[Khotbah] Firman dan Urapan, Minggu 30 September 2018
FIRMAN DAN URAPAN
Efesus 5:1
“Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih”
Menjadi penurut Allah artinya bahwa kita sebagai orang percaya, adalah orang yang menjadi peniru-peniru Allah, yang mau menjadi/mencontohi karakternya Allah.
Seperti seorang anak yang suka meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya, demikian juga kita suka mencontohi apa yang dilakukan oleh Allah. Sebagai orang percaya, kita harus bercermin kepada Yesus yang melakukan segala sesuatu seperti yang Bapa lakukan.
Jadi dalam seluruh aspek hidup kita, kita harus melihat Tuhan Yesus.
Ada beberapa hal yang Yesus lakukan sebagai penurut Allah yaitu:
- Yesus merendahkan hati
Filipi 2:6 “yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan”
Yesus adalah anak Allah, tapi Dia mau mengosongkan, merendahkan diriNya, mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Tuhan Yesus memberikan contoh kepada kita tentang ketaatan dan mau menuruti kehendak Bapa.
Akibatnya adalah Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi.
Matius 5:3 “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga”
Kata miskin berasal dari bhs Yunani yaitu “anaf” artinya rendah hati, seperti seekor keledai yang membungkukkan dirinya supaya orang bisa naik diatas punggungnya.
Merendahkan hati adalah sebuah sikap hati yang berkenan pada Allah
- Yesus hidup oleh firman dan penuh dengan firman.
Saat Yesus memulai pelayananNya, Dia berpuasa dan kemudian Iblis datang untuk mencobai Dia (Mat 4:3) tapi Yesus dapat mengalahkan semua pencobaan dari iblis. Yesus menghadapi semua pencobaan dari Iblis dengan berkata “ada tertulis”. Hal ini menunjukkan pada kita bahwa Yesus memakai firman Tuhan untuk mengalahkan pencobaan Iblis.
Apa yang harus dilakukan untuk menghadapi pencobaan dari Iblis? Bagaimanakah cara kita mengalahkan sakit penyakit? Apa yang harus kita lakukan saat masalah datang dalam hidup kita?
Jawabannya adalah dengan cara memperkatakan firman Tuhan dengan iman dan urapan Roh Kudus.
Firman Tuhan itu seperti pedang yang menyerang iblis.
Mengapa Yesus saat dicobai dapat langsung memperkatakan firman? Karena hidupNya penuh dengan firman, sehingga firman itu langsung keluar dengan sendirinya. Apa yang keluar dari mulutNya meluap dari hatiNya yang penuh dengan firman. Yesus penuh firman dalam hatinya.
II Kor 10:4 “karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng”
Semua dapat dikalahkan dengan firman Allah, semua dapat diubahkan oleh firman Tuhan.
- Yesus menerima pengurapan Roh Kudus
Luk 4:18 “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku”
Tuhan Yesus menerima pengurapan Roh Kudus terlebih dahulu sebelum melayani sesama manusia. Pada saat Dia selesai dibaptis di sungai Yordan, maka turunlah Roh Kudus seperti burung Merpati atasnya.
Kis 10:38 “yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia”
Dalam pelayananNya Yesus sangat bergantung pada urapan Roh Kudus, sehingga kitapun juga harus selalu bergantung pada Roh Kudus agar pengurapanNya turun atas hidup kita.
Sebagai orang percaya, kita harus hidup dalam firman Tuhan dan selalu menerima urapan yang baru dari Roh Kudus.
Kej 1:2 “Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air”
Apa yang dilakukan oleh Roh Allah? Dia melayang-layang ini berarti bahwa Dia sedang mengerami sesuatu yaitu firman Allah. Sehingga pada saat Allah berfirman “jadilah terang, maka terang itu jadi” itu karena Roh Allah.
Saat kita mengucapkan firman yang diurapi oleh Roh Kudus, maka apa yang kita ucapkan itu pasti akan terjadi, mujisat terjadi.
Jika hari ini kita mengalami masalah, sakit penyakit, pergumulan hidup, maka ucapkan firman Tuhan dengan urapan Roh Kudus maka kita akan melihat mujisat Tuhan….amin
Oleh Pdt Andreas (Bandung)









