[KHOTBAH] BUILT RELATIONSHIP FOR THE NATION , 28 April 2019
BUILT RELATIONSHIP FOR THE NATION
(Kej 1:26-28)
“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka”
Allah adalah pencipta langit dan bumi, dan menciptakan manusia. Dia menciptakan manusia itu serupa dan segambar dengan Allah, sehingga kemampuan illahi ada dalam diri manusia, termasuk kemampuan untuk mencipta sesuatu.
Tetapi saat manusia jatuh dalam dosa, maka mereka diusir dari taman Eden. Tapi benih illahi yaitu kemampuan untuk menciptakan sesuatu tetap ada dalam diri manusia. Hal ini dapat kita lihat bagaimana manusia mampu menemukan dan menciptakan sesuatu yang berguna bagi kepentingan umat manusia.
Namun akibat dosa itu, maka manusia kehilangan kemuliaan Allah, dan manusia kehilangan hubungan dengan Allah. Oleh karena itu Allah mau memulihkan hubungan dengan manusia, mengapa?
- Karena hubungan bertujuan untuk menunjukkan potensi yang ada dalam hidup kita.
Tuhan mau membangun hubungan dengan manusia agar dapat menunjukkan potensi illhi yang ada dalam diri manusia. Apa yang dimaksud dengan potensi? Kemampuan atau keahlian yang masih terselubung dan tersembunyi didalam diri kita.
Contoh seorang pemain musik, yang memang pandai bermain musik, namun suatu saat dia menjadi seorang penyanyi, artinya bahwa dia memiliki potensi sebagai penyanyi, namun pada saat dia menjadi pemain musik, dia belum mengetahuinya. Setiap orang pasti memiliki potensi, dan yang tahu potensi dalam diri manusia adalah diri sendiri dan Tuhan.
Tuhan adalah pribadi yang paling berkepentingan untuk menyingkapkan apa yang ada dalam diri manusia yaitu potensi, asalkan kita mau memberi kesempatan padaNya.
Potensi adalah pekerjaan Tuhan, yang telah dimulaiNya, dan terus akan dikerjakan dalam hidup kita.
Setiap kita memiliki potensi illahi, namun masalahnya adalah apakah kita menyadari bahwa kita memiliki potensi di dalam diri kita.
Hubungan itu untuk mengembalikan kita kembali pada bentuk dan keadaan yang semula, yaitu sebelum manusia jatuh dalam dosa.
Sebab Roh yang didalam diri kita lebih besar dari roh yang ada dalam dunia ini, sehingga kita harus terus menggali dan mengasah potensi diri kita, bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus.
- Karena hubungan bertujuan membawa kita lebih baik dan lebih dekat pada rencanaNya.
Apa maknanya? Yaitu hubungan harus dibangun dengan jarak tertentu. Seperti sebuah denah rumah, yang digambarkan dengan memakai ukuran jarak. Tuhan mau agar hubungan yang selama ini terputus akibat dosa, dapat terjalin kembali dan kita lebih mendekat padaNya.
(Pengkotbah 4:9-12) “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka”
Pernikahan adalah lembaga yang diciptakan oleh Tuhan untuk membangun hubungan yang kualitasnya lebih baik.
Hidup berdua adalah suatu investasi yang membawa kualitas hubungan kearah lebih baik.
Bagaimana caranya agar bisa muncul kualitas yang lebih baik?
Yaitu saat ada masalah, karena masalah adalah area yang paling ideal untuk menunjukkan kualitas hubungan yang terbangun.
Allah tidak dapat menunjukkan kebaikan dan kesetiaanNya jika kita tidak terlebih dahulu mengalami proses kehidupan. Karena Lewat proses kehidupan, Allah membuktikan semua janjiNya. Untuk naik ke level selanjutnya, kita membutuhkan proses kehidupan. (Amsal 27:17) “Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya”
Hubungan memerlukan orang yang yang bisa saling mendengarkan, bukan hanya untuk sesuatu yang suka didengarkan……amin
Oleh Pdt Andre Pohan (Samarinda)








