[Khotbah] Power And Miracle, Minggu 24 Maret 2019
POWER AND MIRACLE
Matius 14:13-21
Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.
Dalam firman Tuhan ini dikisahkan tentang Tuhan Yesus yang melakukan mujisat memberi makan 5000 orang laki-laki dengan 5 roti dan 2 ikan, bahkan sisanya 12 bakul.
Apa yang dimaksud dengan mujisat? Mujisat adalah apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia, itulah semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.
Jadi mujisat adalah apa yang tidak mungkin bagi manusia, tapi mungkin bagi Allah. Mujisat adalah apa yang mustahil bagi manusia tapi tidak mustahil bagi Allah.
Ada 3 kunci untuk mengalami mujisat Tuhan yaitu:
- Jangan lari dari masalah (ayat 15)
“Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.”
Saat itu murid-murid Tuhan mau lari dari masalah, karena mau menyuruh orang banyak itu mencari makan sendiri.
Selama kita masih hidup didunia, kita pasti akan menghadapi masalah, sebab itu adalah proses pemurnian dari Tuhan, dan jika kita akhirnya dapat keluar dari masalah, maka kita keluar sebagai pemenang bahkan lebih dari pemenang.
Dalam I Tes 3:1-3 dikatakan “supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu”
Saat itu jemaat di Tesalonika sedang mengalami masalah, dan Paulus mengirim Timotius untuk menguatkan hati dan iman mereka.
Banyak orang kristen yang tidak tahan menghadapi masalah, namun kita harus tetap percaya. Apapun masalah yang kita hadapi, hadapi dengan sikap hati yang benar dan dengan cara pandang yang benar.
Contohnya Daud saat menghadapi Goliat, secara fisik Daud tidak mungkin dapat mengalahkan Goliat yang jauh lebih tinggi dan kuat. Namun
Daud membuktikan kepada semua orang bahwa bersama dengan Allah, dia dapat mengalahkan Goliat. Allah yang membuat Daud menang atas Goliat, dan Dia masih Allah yang sama yang akan memberi kemenangan atas setiap masalah yang sedang kita alami. Tuhan mau agar kita menghadapi masalah itu bersama-sama dengan Tuhan sebab Dia adalah sumber pertolongan kita.
- Persembahkan apa yang ada kepada Tuhan (ayat 17-18)
“Jawab mereka: “Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan.”
Anak kecil itu punya 5 roti dan 2 ikan dan dia persembahkan untuk diberkati oleh Tuhan untuk memberi makan 5000 orang.
Melayani Tuhan adalah mempersembahkan hidup kita dan apa yang ada pada kita untuk dipakai oleh Tuhan. Presiden Amerika Jimmy Carter mengatakan “jangan tanya apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan pada negara”. Artinya adalah jangan tanyakan apa yang gereja telah berikan pada kita, namun tanyakan apa yang telah kita lakukan untuk gereja kita.
Roma 12:1-2 “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati”
Bawalah apa yang ada pada kita yaitu harta, talenta, waktu, hidup kita untuk Tuhan.
(I Kor 15:10) “Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku”
Selama kita masih hidup, masih kuat dan masih sehat, marilah kita terus melayani Tuhan dan jangan sia-siakan kesempatan yang Tuhan berikan untuk menjadi berkat bagi orang lain.
- Percaya bahwa mujisat masih ada (ayat 19)
Tuhan Yesus mengambil roti, menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberi makan 5000 orang, mereka makan dengan kenyang dan sisanya ada 12 bakul.
Kita harus percaya bahwa mujisat masih berlaku sampai dengan hari ini dan Tuhan Yesus adalah sumber mujisat. Perkatakan firman Tuhan dengan iman, maka mujisat terjadi. Mujisat terjadi bagi orang yang percaya, tapi tidak akan terjadi bagi orang yang bimbang dan ragu sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin dan orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya (Yak 1:6-8)
Jadi kunci untuk mengalami mujisat adalah percaya dan bertindak.
Kita datang ke gereja jangan untuk mencari mujisat, tapi carilah sumber mujisat yaitu Tuhan Yesus….amin
Oleh Pdt. dr. Deddy Goandys MA
