[Khotbah] The Choosen Generation, Minggu 08 Januari 2016

Ayat : Yoel 2:23
“Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu”

Sion adalah sebuah bukit kecil terletak dekat Yerusalem, dan yang disebut dengan Bani Sion adalah bangsa Israel. Bangsa Israel adalah sebuah bangsa yang kecil jumlah penduduknya dan luas wilayahnya juga sangat kecil, namun hati Tuhan terpikat kepada nenek moyang bangsa Israel yaitu Abraham, Ishak dan Yakub. Padahal Abraham adalah penyembah berhala sebelum dia dipanggil oleh Allah (Yosua 24:2). Tidak ada yang dapat dibanggakan dari bangsa Israel, namun Allah sangat mengasihi mereka (Ulangan 7:6-8) “Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya”
Sebagai orang percaya, kita juga harus dapat membuat hati Tuhan terpikat oleh kita. Walaupun Tuhan begitu mengasihi Israel dan seharusnya merekalah yang menerima keselamatan kekal, namun yang terjadi adalah keselamatan itu akhirnya diberikan kepada bangsa-bangsa lain (Roma 11:11).
Siapakah yang akan diselamatkan ?
1. Seluruh Israel (Roma 11:26)
“Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: “Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub”
Seluruh Israel disini maksudnya adalah seluruh orang Israel yang Mesianik yaitu orang Israel yang mau percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat (Roma 9:27). Orang Israel disini dimaksudkan juga adalah orang Israel rohani atau orang yang bukan Yahudi secara daging (Efesus 2:11-13). Orang yang bukan Yahudi secara daging ini adalah orang yang bersunat hatinya (Kolose 2:11). Yang dimaksud bersunat hati adalah penanggalan akan tubuh yang berdosa. Seperti yang dilakukan oleh Yosua dan orang Israel yang meninggalkan Sitim/Akasia artinya duri. Duri yang harus ditinggalkan inilah yang disebut sunat hati. Sunat hati juga berarti membersihkan diri dari kejahatan (Yeremia 4:14) dan membuang dosa berupa kemarahan, fitnah, kejahatan dll (Kolose 3:8-9).
2. Warga kerajaan sorga (Matius 3:17)
“lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Untuk menjadi warga negara kerajaan sorga, maka kita harus memberi diri untuk dibaptis, karena jika kita dibaptis, maka kita akan menerima pengakuan dari sorga, dan secara otomatis menjadi warga negara kerajaan sorga. Orang yang telah dibaptis adalah orang yang siap untuk menikmati tanah perjanjian dan mendapat warisan illahi.
3. Orang yang dekat (Efesus 2:13)
“Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus”
Maksud dari orang yang dekat adalah orang yang dekat dengan Allah, memiliki hubungan yang intim dengan Allah. Oleh karena itu sebagai orang percaya, kita harus selalu membangun hubungan yang intim dengan Allah.
4. Siap berperang (Efesus 2:14)
“Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan”
Musuh utama orang Israel adalah penduduk asli tanah Kanaan. Mereka harus berperang agar dapat menguasai dan menikmati tanah perjanjian. Musuh kita saat ini adalah perseteruan, dan kita harus merubuhkan tembok pemisah itu. Musuh kita juga adalah karakter lama kita yang masih berkuasa atas hidup kita. Ingatlah bahwa musuh kita bukan darah dan daging tetapi roh-roh jahat diudara (Efesus 6:12).
Jadilah orang percaya yang siap berperang melawan dosa dan kuasa kegelapan….. Amin.

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th.

Leave a Reply