[Khotbah] The 7 Miracles on Mount Carmel Bag.5, Minggu 06 Agustus 2017
The 7 Miracles on Mount Carmel (5)
1 Raja-raja 16:29-31
“Ahab, anak Omri, menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja Yehuda. Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya”
Saat pemerintahan raja Ahab, dia melakukan apa yang jahat dengan mengambil Izebel anak Etbaal raja orang Sidon menjadi isterinya, sujud menyembah dan beribadah kepada Baal, membuat mezbah/kuil bagi Baal di Samaria, membuat patung asyera dan menimbulkan sakit hati Tuhan.
Akibatnya adalah Tuhan menjadi murka dan hujan tidak turun selama 3,5 tahun,sehingga terjadi kelaparan yang sangat hebat di Samaria
Setelah itu Tuhan akhirnya bertindak dan memberi perintah kepada Elia “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada Ahab, sebab Aku hendak memberi hujan ke atas muka bumi.” (I Raja 18:1)
Pelajaran dari ayat ini adalah:
– Tidak selamanya Tuhan membiarkan umatNya menderita, ada waktunya Tuhan melawat umatNya dan memberikan kelegaan dan jalan keluar.
– Tidak selamanya Tuhan membiarkan kejahatan menguasai umatNya, karena Tuhan pasti akan menjadi pembela bagi kita dan akan menghukum orang yang melakukan kejahatan.
Saat kita melihat peristiwa di gunung Karmel, maka kita akan melihat beberapa hal yang terjadi yaitu :
Kebenaran vs kepalsuan, nabi asli vs nabi palsu, nabi Elia vs nabi baal.
Ada 7 mujisat yang terjadi digunung Karmel yaitu;
- Miracle of Fight,
- Miracle of Calling
- Miracle of Build
- Miracle of Speak
- Miracle of Pray.
I Raja2 18:36 “Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: “Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali.”
Ini adalah doa dan seruan Elia kepada Allah.
Saat itu Elia mempersembahkan korban petang, hal ini merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh Elia untuk melanjutkan yang telah dilakukan oleh Harun dan anak-anaknya yang telah diatur oleh hukum Taurat.
Ada beberapa pelajaran dari ayat firman Tuhan ini.
1. Doa adalah tindakan mencari dan berhubungan dengan Tuhan (Yes 55:6)
2. Semua orang percaya berhak dan bisa berdoa (Maz 145:18)
3. Dapat dilakukan disetiap saat dan dimanapun juga (Luk 21:36)
4. Dibutuhkan kesungguhan hati supaya bisa berdoa (Yak 5:17)
5. Dibutuhkan keberanian untuk percaya (I Yoh 5:14)
7 penghalang doa
1. Kejahatan/dosa (Yes 59:1-2)
Kejahatan membuat “pemisah” dan dosa membuat Tuhan “bersembunyi” dan tidak mendengar seruan doa kita. Periksalah hidup kita, sebelum kita berdoa, karena jika ada dosa, maka Tuhan tidak akan menjawab doa kita.
2. Motivasi yang salah (Yak 4:3) milikilah motivasi yang benar dalam segala hal, bukan didasari oleh keinginan daging kita. Jangan berdoa dan meminta sesuatu kepada Tuhan hanya untuk dihabiskan dan untuk memuaskan hawa nafsu kita.
3. Bimbang (Yak 1:6-7) permohonan doa kita harus dengan iman dan jangan bimbang. Bimbang itu ada dipikiran kita, dan cara untuk menghilangkan kebimbangan yaitu minta urapan Tuhan atas hidup kita, dan dengarkanlah kesaksian hidup orang lain yang telah ditolong oleh Tuhan.
4. Hubungan suami isteri yang salah (I Pet 3:7) hidup bijaksana dengan pasangan kita agar doa kita jangan terhalang. Jangan selalu ada pertengkaran dan ribut dalam rumah tangga kita.
5. Tidak menolong orang yang lemah (Ams 21:13) Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.
6. Memiliki niat yang jahat (Maz 66:17-18) “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar”
7. Membunuh (Yes 1:15) dalam I Yoh 3:15 dikatakan bahwa orang yang membenci sesamanya adalah seorang pembunuh.
Apa tindakan supaya doa kita dijawab oleh Tuhan?
1. Percaya sudah menerima (Mar 11:24) bayangkan bahwa apa yang kita minta dan doakan, telah terjadi dan telah kita terima.
2. Turutilah segala perintah Tuhan (I Yoh 3:22) dengan menuruti perintah Tuhan dan berbuat apa yang berkenan padaNya.
3. Meminta sesuai dengan kehendakNya (I Yoh 5:14) Tuhan akan mengabulkan doa kita jika kita meminta sesuai dengan kehendak Tuhan.
4. Berseru atau Proclaim / Publish (Maz 50:15)
Ada 3 jawaban doa.
– Ya artinya bahwa Dia akan menjawab doa kita langsung
– Tidak sebab Dia akan memberikan yang lebih baik
– Tunggu sebab dia akan memberi yang terbaik bagi kita
Mujisat digunung Karmel adalah upaya Elia untuk berhubungan dengan Tuhan dalam doa, caranya adalah
1. Sesuai tata cara Tuhan (I Raja2 18:36) mempersembahkan korban
2. Kerinduan supaya nama Tuhan dikenal (I Raja2 18:36)
3. Kerinduan supaya Tuhan mendemonstrasikan kuasaNya (I Raja 18:37)
4. Kerinduan memenangkan jiwa (I Raja2 18:37b)
Marilah kita berdoa dan berseru kepada Tuhan, dan kita akan mengalami mujisat Tuhan…..amin.
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th









