[Khotbah] Amanat Agung, Minggu 18 Juni 2017
AMANAT AGUNG
Matius 28:19-20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Kisah Rasul 1:8 “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Sebelum Tuhan Yesus naik ke sorga, Dia memberikan amanat agung kepada murid-muridNya dan kepada kita.
Ada beberapa hal yang akan kita pelajari dari ayat ini yaitu:
– PERGI….artinya bahwa kita tidak disuruh untuk menunggu atau datang, tapi pergi memberitakan Injil Kerajaan Sorga.
– BERITAKAN PADA SETIAP ORANG….artinya bahwa kita tidak memilih-milih orang saat memberitakan Injil, karena semua orang harus mendengar kabar baik yaitu Injil keselamatan didalam Yesus (Mark 16:15)
– JADIKAN MEREKA MURID-KU….artinya bahwa orang yang telah percaya pada Tuhan Yesus, bukan hanya sekedar menjadi anggota gereja tapi akan menjadi seorang murid Kristus dan akhirnya mereka juga akan memuridkan orang lain.
Dalam dunia ini hanya ada dua jenis orang yaitu:
1. Orang yang terhilang yang harus dijangkau, yang harus mendengar tentang kabar baik yaitu keselamatan didalam Tuhan Yesus. Orang yang terhilang juga adalah orang yang sudah jauh dari Tuhan. Mereka adalah orang yang sudah menjadi kristen tapi tidak melakukan firman Tuhan dan kehendak Tuhan. Orang yang terhilang adalah orang yang tidak mau taat kepada Tuhan dan firmanNya. Ini lah yang harus dijangkau.
2. Orang yang sudah selamat dan harus dilatih, yaitu dilatih untuk menjadi pemberita Injil kepada orang lain. Kita yang sudah menerima keselamatan harus bersaksi tantang Tuhan Yesus kepada semua orang, supaya mereka juga diselamatkan.
Bagaimana caranya bersaksi?
– Berbagi pengalaman atau kesaksian pribadi tentang kasih Tuhan Yesus yang sudah kita alami dalam hidup ini. Apa saja yang telah kita alami bersama dengan Tuhan, dan perbuatan Tuhan yang ajaib dapat kita sampaikan pada mereka.
– Tidak perlu pakai permisi atau minta persetujuan dari mereka, karena kita bicara tentang Injil kepada mereka tanpa paksaan atau intimidasi.
– Langsung mendoakan mereka yang sakit (kadangkala kita jangan dulu memberitahukan tentang siapakah Yesus. Bila mereka telah mengalami kesembuhan, barulah kita bersaksi tentang Yesus kepada mereka). Saat orang mengalami sakit dan pergumulan hidup, maka mereka pasti akan mau untuk didoakan, jadi bertindaklah dengan iman.
Ada 3 cara berbagi kesaksian yaitu :
1. Ceritakan keadaan hidup kita sebelum menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Mungkin dahulu kita adalah orang yang suka mabuk, pemarah, penipu, penjinah, penjahat dll, tapi Tuhan sanggup untuk mengubah hidup kita. Dan kalau Tuhan sanggup mengubah hidup kita, maka Dia juga pasti sanggup untuk mengubah hidup mereka.
2. Ceritakan tentang pengalaman kita saat berjumpa dan menerima Kristus lewat sakit penyakit, masalah, musibah dll.
Seringkali cara Tuhan untuk menolong kita tidak seperti yang kita bayangkan, tapi itulah yang menjadi pengalaman berharga bagi kita.
3. Ceritakan keadaan hidup sekarang saat kita berada didalam Kristus, karena hidup kita ada perubahan, penuh dengan sukacita, pengharapan, pemulihan dalam hidup ini.
Bagaimana hal ini dapat berhasil?
Kuncinya adalah taat saja pada amanat agung Tuhan Yesus, maka mujisat akan terjadi. Mengapa dapat terjadi mujisat? Karena Tuhan Yesus berjanji menyertai kita sampai kesudahan alam.
Kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang kedua sudah sangat dekat, dan barangsiapa yang percaya kepada Tuhan Yesus akan diselamatkan, namun yang tidak percaya akan menerima hukuman.
Jadi marilah kita melakukan amanat agung Tuhan, dengan memberitakan Injil kerajaan sorga tentang keselamatan didalam Tuhan Yesus Kristus. Amin.
Oleh Pdt Theo

Leave a Reply