karya salib

[COOL] Karya Salib Kristus, Selasa 30 April 2019

KARYA SALIB KRISTUS

Ref: Yohanes 3:16

PENDAHULUAN

Beberapa hari yang lalu kita baru saja memperingati Jumat Agung, peringatan kematian Tuhan Yesus. Melalui kematian Sang Juru Selamat, maka tercurahlah anugerah terbesar yaitu keselamatan jiwa bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Allah bagi pribadinya. Kiranya kita selalu ingat atas apa yang telah terjadi kepada Tuhan Yesus sehingga kita memperoleh kesempatan atas keselamatan jiwa kita. Tuhan Yesus mau disiksa dan bahkan mati demi kita. Melalui kematian Tuhan Yesus, Allah memberikan pengampunan dosa buat kita yang percaya kepada Yesus.

URAIAN

Apakah respon yang seharusnya kita lakukan atas karya salib Kristus ini?

  1. Jaga keselamatan kita (Flp.2:12).
  2. Bagikan kabar keselamatan (Mat.28:19-20).

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut menurut pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Apakah kita sudah melakukan dua hal di atas? Dengan cara bagaimanakah?”

PENUTUP

Marilah kita hargai karya salib Kristus yang begitu mulia dengan cara menjalani kehidupan dengan benar dan mau menjadi alat untuk membagikan keselamatan bagi orang-orang di sekitar kita.

bad-choice

[COOL] Jangan Salah Pilih!, Selasa 24 April 2019

Jangan Salah Pilih!

Ref: Filipi 1:21

PENDAHULUAN

Dalam kehidupan ini ada 3 peristiwa yang tidak bisa kita pilih: (1) Kelahiran, (2) Nama yang diberikan orangtua saat kita dilahirkan, dan (3) Kematian. Khususnya kematian, hal ini adalah sebuah misteri dan tidak seorang pun bisa tahu kapan kematian akan menjemput. Namun demikian, kita justru memiliki pilihan untuk menjadi ”siapa” saat nafas kita berhenti berhembus. Apakah kita jadi seseorang yang hidupnya berkenan bagi Tuhan? Atau hanya menjadi manusia sia-sia?! Keduanya adalah pilihan kita.

URAIAN

Beberapa faktor berikut ini akan mempengaruhi pilihan kehidupan kita:

  1. Apa yang mengendalikan pikiran kita?
  • Baca dan renungkanlah Firman Tuhan tiap hari (2Tim.3:16).
  • Penuhi pikiran kita dengan Firman Tuhan. Biarlah prinsip hidup kita berdasarkan firmanNya saja, sehingga kita terbiasa memikirkan perkara di “atas” dan memikirkan hal-hal yang bernilai “positif” (Kol.3:2, Flp.4:8).
  1. Bagaimana pergaulan hidup kita?
  • Siapa kita akan nampak dari seperti apa pergaulan kita (1Kor.15:33).
  1. Sejauh mana hidup kita berjaga-jaga?
  • Perhatikan / evaluasi hati kita setiap waktu (Ams.4:23).

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut menurut pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Apakah kita mengalami kesulitan jika dalam menentukan pilihan kehidupan itu berdasarkan firman Tuhan? Mengapa dan bagaimana mengatasinya?”

PENUTUP

Hanya orang yang sudah menetapkan pilihan hidupnya hanya kepada Tuhan saja, yang berani berkata bahwa hidupnya adalah bagi Tuhan Yesus dan jika ia mati itu adalah keuntungan baginya. Jadikanlah hal ini sebagai pegangan hidup kita selama kita masih hidup di bumi ini. Perbuatlah ini dan itu hanya untuk kemuliaan Tuhan saja (Kol.3:17,23).

Intim Dengan Tuhan

[COOL] Harus Intim Dengan Tuhan, Selasa 16 April 2019

HARUS INTIM DENGAN TUHAN
Ref: Yohanes 15:7

PENDAHULUAN
Bukankah janji firman Tuhan itu luar biasa bagi mereka yang mau intim dengan Tuhan? Mereka yang intim dengan Tuhan berarti hidup mereka bergantung penuh pada firman Tuhan. Orang yang intim dengan Tuhan memperoleh suatu janji: Apa yang dikehendakinya, akan diterimanya. Jika ia menghendaki segala hal yang seturut dengan kehendak Allah, maka ia akan menerima apa yang diinginkannya.

URAIAN
Orang yang intim dengan Tuhan dikenal sebagai orang benar, bukan orang fasik. Mazmur 1:1-3 mengajarkan ciri-ciri orang yang intim dengan Tuhan, sebagai berikut:
1. Tidak mengikuti nasehat orang-orang yang tidak kenal Tuhan.
– Suka untuk mengikuti nasehat firman Tuhan dan melakukannya.
2. Tidak menjalani kehidupan dalam kedagingan (tidak kompromi dosa).
– Hidup dalam kasih, mudah mengampuni, dan suka memberi / menolong.
3. Tidak dapat hidup tanpa Roh Kudus.
– Roh Kudus memberdayakan hidupnya. Roh Kudus membuatnya bersemangat, segar, dan hidupnya berbuah.

SHARING
Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut menurut pengalaman hidup saudara.”
Khusus: “Apakah kita sudah menghidupi firman Tuhan? Menghidupi itu bukan sekedar tahu, tapi melakukannya juga? Bagaimana?”

PENUTUP
Keintiman dengan Tuhan mendatangkan banyak keuntungan. Apa yang dikehendakinya akan diterimanya dan apa yang dilakukannya dibuat Tuhan berhasil. Janganlah coba-coba hidup di luar Tuhan jika kita tidak ingin mengalami kegagalan demi kegagalan (Yoh.15:5).

IMG_20190331_191057

[COOL] Kita Adalah Penuai, Rabu 03 April 2019

KITA ADALAH PENUAI
Ref: Yesaya 60:1-3

PENDAHULUAN
Beberapa tahun terakhir ini, kita terus menerus diingatkan bahwa kita sedang memasuki musim tuaian jiwa, bahkan penuaian yang terbesar dan terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus kedua kalinya. Terlebih di era Pentakosta Ketiga ini di mana Roh Kudus dicurahkan sedemikian besarnya untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus (Mat.28:18-20). Tuaian jiwa memang milik Tuhan, tapi Tuhan mencari orang-orang yang mau diajak bekerjasama dengan Tuhan sebagai penuai-penuai. Ini adalah tugas kita semua! Jadilah alatNya dalam tuaian jiwa terbesar dan terakhir ini.

URAIAN
Bagaimana kita bisa dipakai Tuhan sebagai para penuai jiwa?
1. Bangkitlah.
– Mengapa harus bangkit? Karena ternyata banyak gereja Tuhan yang saat ini sedang tidur. Tidak meresponi panggilan Tuhan. Tidak peduli agenda Tuhan di akhir jaman ini, yaitu penuaian jiwa besar-besaran.
– Semua sibuk dengan agenda masing-masing yang sarat dengan kepentingan masing-masing juga.
– Tuhan cari orang-orang percaya yang mau bangkit meresponi keinginan Tuhan bagi jiwa-jiwa diselamatkan.
2. Jadilah Terang.
– Setelah bangkit untuk meresponi panggilan Tuhan, langkah selanjutnya adalah menjadi terang. Jadilah cahaya bintang dalam dunia yang gelap ini (Flp.2:15).
– Cara hidup kita harus berbeda dengan orang dunia (yang bengkok hati dan sesat), sehingga mereka tertarik kepada Kristus melalui kehidupan kita, karena kita adalah ‘display’nya Tuhan di dunia ini.
– Nyatakanlah kehidupan yang tidak bercacat dan tidak bercela.
3. Ketahuilah Bahwa Kemuliaan Tuhan Terbit Atas Kita.
– Kita bisa bangkit dan menjadi terang, bukan oleh kekuatan kita sendiri, melainkan karena terang Tuhan datang, yaitu pengurapanNya atas kita, sehingga kita menerima kemuliaan Tuhan.
– Urapan Tuhan adalah hal yang kita butuhkan, karena itu akan memampukan kita untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus.
– Kita akan jadi ‘manusia yang ‘lain’, yang penuh kuasa dan otoritas (1Sam.10:6). Manusia yang dimampukan untuk jadi terang.
SHARING
Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut menurut pengalaman hidup saudara.”
Khusus: “Bagaimana kehidupan kita di tengah-tengah aktivitas / pekerjaan / sekolah / komunitas kita selama ini? Apakah berbeda dengan dunia? Apakah selalu menjaga kebenaran? Apakah senantiasa menjadi terang atas kegelapan?”

PENUTUP
Penuaian jiwa yang terbesar dan terakhir ada di depan mata kita. Bersiaplah untuk bangkit menerima panggilan Tuhan menjadi penuai-penuai. Hiduplah jadi terang dan garam di mana pun Tuhan tempatkan kita. Mintalah urapan Roh Kudus selalu menyertai kita.