[COOL] Kita Adalah Penuai, Rabu 03 April 2019
KITA ADALAH PENUAI
Ref: Yesaya 60:1-3
PENDAHULUAN
Beberapa tahun terakhir ini, kita terus menerus diingatkan bahwa kita sedang memasuki musim tuaian jiwa, bahkan penuaian yang terbesar dan terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus kedua kalinya. Terlebih di era Pentakosta Ketiga ini di mana Roh Kudus dicurahkan sedemikian besarnya untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus (Mat.28:18-20). Tuaian jiwa memang milik Tuhan, tapi Tuhan mencari orang-orang yang mau diajak bekerjasama dengan Tuhan sebagai penuai-penuai. Ini adalah tugas kita semua! Jadilah alatNya dalam tuaian jiwa terbesar dan terakhir ini.
URAIAN
Bagaimana kita bisa dipakai Tuhan sebagai para penuai jiwa?
1. Bangkitlah.
– Mengapa harus bangkit? Karena ternyata banyak gereja Tuhan yang saat ini sedang tidur. Tidak meresponi panggilan Tuhan. Tidak peduli agenda Tuhan di akhir jaman ini, yaitu penuaian jiwa besar-besaran.
– Semua sibuk dengan agenda masing-masing yang sarat dengan kepentingan masing-masing juga.
– Tuhan cari orang-orang percaya yang mau bangkit meresponi keinginan Tuhan bagi jiwa-jiwa diselamatkan.
2. Jadilah Terang.
– Setelah bangkit untuk meresponi panggilan Tuhan, langkah selanjutnya adalah menjadi terang. Jadilah cahaya bintang dalam dunia yang gelap ini (Flp.2:15).
– Cara hidup kita harus berbeda dengan orang dunia (yang bengkok hati dan sesat), sehingga mereka tertarik kepada Kristus melalui kehidupan kita, karena kita adalah ‘display’nya Tuhan di dunia ini.
– Nyatakanlah kehidupan yang tidak bercacat dan tidak bercela.
3. Ketahuilah Bahwa Kemuliaan Tuhan Terbit Atas Kita.
– Kita bisa bangkit dan menjadi terang, bukan oleh kekuatan kita sendiri, melainkan karena terang Tuhan datang, yaitu pengurapanNya atas kita, sehingga kita menerima kemuliaan Tuhan.
– Urapan Tuhan adalah hal yang kita butuhkan, karena itu akan memampukan kita untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus.
– Kita akan jadi ‘manusia yang ‘lain’, yang penuh kuasa dan otoritas (1Sam.10:6). Manusia yang dimampukan untuk jadi terang.
SHARING
Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut menurut pengalaman hidup saudara.”
Khusus: “Bagaimana kehidupan kita di tengah-tengah aktivitas / pekerjaan / sekolah / komunitas kita selama ini? Apakah berbeda dengan dunia? Apakah selalu menjaga kebenaran? Apakah senantiasa menjadi terang atas kegelapan?”
PENUTUP
Penuaian jiwa yang terbesar dan terakhir ada di depan mata kita. Bersiaplah untuk bangkit menerima panggilan Tuhan menjadi penuai-penuai. Hiduplah jadi terang dan garam di mana pun Tuhan tempatkan kita. Mintalah urapan Roh Kudus selalu menyertai kita.
