TheYoungNewGeneration

[COOL] Lahirnya Generasi Baru, Rabu 23 Januari 2019

LAHIRNYA GENERASI BARU

Ref: Yeremia 1:7-10 <1>

PENDAHULUAN

Memasuki 2019 yang merupakan Tahun Ayin Tet (5779; Kalender Ibrani), di mana mata Tuhan tertuju kepada orang-orang yang dikasihiNya, Tuhan sedang menyiapkan suatu generasi kaum muda (khususnya usia 20-30) yang lahir (Tet=bejana/rahim/tempat- kelahiran) untuk bergerak di Pentakosta Ketiga ini bagi penuaian jiwa yang sangat besar khususnya di Indonesia. Generasi ini disebut sebagai Generasi Yeremia. Generasi yang berani, penuh talenta, berprinsip, dan siap menjalankan misi pelayanan yang penuh tantangan.

URAIAN

Karakteristik Generasi Yeremia adalah sebagai berikut:

  1. Berani menerima panggilan Tuhan dalam usia muda (Yer.1:7) <2>.
  • Usia muda tidak menghalangi kuasa Tuhan untuk memakainya.
  • Sebuah generasi yang penuh semangat untuk menyampaikan perintah Tuhan.
  1. Berani “melawan arus” (Yer.1:8) <3>.
  • Berani berperang melawan ketidakbenaran, ketidakadilan.
  • Berani tampil beda dan menunjukkan identitas dirinya sebagai murid Kristus.
  • Berani karena janji Tuhan: Aku menyertai kamu!
  1. Berani berkata benar (Yer.1:9) <4>.
  • Sekalipun bertentangan dengan prinsip dunia.
  • Generasi yang tegas bagi kebenaran. Tegas = tidak bertele-tele.
  • “Cuek” tapi berprinsip kebenaran dan tidak takut dikucilkan.
  1. Berani menerima tanggungjawab (Yer.1:10) <5>.
  • Mengerti nilai otoritas yang diberikan Tuhan.
  • Generasi yang merasa bertanggungjawab bagi generasinya.

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut berdasarkan pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Apa reaksi generasi muda atas berita Firman Tuhan saat ini? Apa respon mereka dan apa respon generasi di atas mereka? Diskusikan!”

PENUTUP

Tuhan sedang memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memberikan kesaksian bagi dunia dan kesempatan untuk menunjukkan diri mereka sebagai generasi pemenang. Apa yang akan dilakukan belum tentu langsung menghasilkan tuaian, tapi Tuhan bukan sekedar melihat hasil, tapi respon dari generasi ini. Tuaian sudah menguning, mari selamatkan generasi muda.

Selfish

[COOL] Jangan Egois, Rabu 16 Januari 2019

JANGAN EGOIS

Ref: 2 Korintus 5:21 <1>

PENDAHULUAN

Ayat di atas memperlihatkan pada kita bahwa Yesus tidak mementingkan dirinya sendiri. Yesus atas kehendak Allah, rela berbuat sesuatu untuk umat manusia. Dia yang bertahta dalam kemuliaan, turun ke dunia demi keselamatan. Dia yang kaya rela jadi miskin demi kita menjadi kaya (2Kor.8:9) <2>. Apa yang Tuhan Yesus lakukan, itu mengajarkan kepada kita agar hidup kita ini bukan untuk kepentingan diri sendiri semata, tapi juga untuk kepentingan orang banyak. Jangan lagi hidup dengan egois.

URAIAN

Hidup yang tidak egois artinya:

  1. Memberi hidup kepada Tuhan (12:29-30) <3>.
  • Berikan tempat utama / prioritas kepada Tuhan.
  1. Memberi hidup kepada sesama (Flp.2:3-4) <4>.
  • Hidup bagi sesama = peduli kepada sesama = berkarya bagi orang lain.
  • Sesama: keluarga, tubuh Kristus, lingkungan kerja, tempat aktivitas, bangsa.

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut berdasarkan pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Perhatian atau kepedulian apa yang pernah saudara lakukan bagi orang lain?”

PENUTUP

Kristus telah menjadi teladan bagi kita. Dia memberikan seluruh kehidupanNya buat umat manusia. Kita yang sudah menerimaNya, harus meniru keteladanan Kristus, yaitu hidup yang tidak egois / mementingkan diri sendiri.

 

Sesuatu yang baru

[COOL] Sesuatu Yang Baru, Rabu 09 Januari 2019

SESUATU YANG BARU

Ref: Yesaya 43:19-21 <1>

PENDAHULUAN

Manusia suka pada sesuatu yang baru. Memasuki tahun yang baru mungkin ada yang ingin anda punyai, misalnya motor / mobil / rumah yang baru; tetapi kadang-kadang rasanya tidak memungkinkan dengan merasakan ketidakmampuan / kegagalan di tahun yang lalu. Ketahuilah Tuhan sanggup membuat jalan di padang gurun dan sungai di padang belantara. Tuhan sanggup membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin, karena Allah kita adalah Allah yang sanggup melakukan mujizat yang tidak lazim; tetapi untuk meraih janji Allah, kita harus memiliki iman. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan. Segala sesuatu dinilai dari pengharapan (Ibr.11:1) <2>.

URAIAN

Pengharapan memberikan:

  1. Kekuatan (Ibr.6:13-19) <3>.
  • Seperti orang yang selamat dari kapal yang karam.
  • Seperti orang yang selamat dari gempa.
  • Seperti Yusuf yang akhirnya jadi Raja Muda Mesir.
  1. Semangat (1Tim.4:8-10) <4>.
  • Orang yang dipenjara seumur hidup.
  • Orang yang memancing di laut.
  • Orang yang sakit kanker.
  • Seorang ibu yang ingin memiliki anak.
  • Kesaksian pribadi.

PENUTUP

Yer.17:7-8 : Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Jesus Raja Damai

[COOL] Yesus Raja Damai, Rabu 12 Desember 2018

YESUS RAJA DAMAI

Ref: Yesaya 9:5 <1>

PENDAHULUAN

Orang yang memiliki damai adalah orang yang merasakan tenang, tenteram, dan merasakan bahagia. Selalu berpikir optimis, berani menghadapi masa depan, selalu bersemangat, dan bergairah. Orang yang memiliki damai akan memiliki pikiran yang sehat, serta akan menimbulkan kreativitas dan inisiatif yang baru. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki damai akan merasakan tertekan, stres, depresi, gampang tersinggung / sensitif, uring-uringan, cepat marah, cepat tua, bahkan cepat mati.

URAIAN

Cara untuk memiliki damai:

  1. Hidup Dalam Kebenaran (Yes.32:17) <2>.
  • Kebenaran adalah kejahatan dibalas kebaikan. Ditampar pipi kiri, berilah pipi kanan.
  • 5:10,39 <3>.
  1. Hidup Dalam Damai (Rom.12:18) <4>.
  • Jangan ada konflik. Jangan ada pertengkaran.
  • Jangan jadi pembuat masalah (trouble maker).
  • Kalau ingin damai, jangan punya musuh.
  • Hentikan / cegah terjadinya peperangan.
  • Harus bisa mengampuni (Luk.6:37-38) <5>.
  • Harus bisa mengucap syukur (1Tes.5:18) <6>.
  1. Memperhatikan Perintah Tuhan (Yes.48:18) <7>.
  • Sungai yang tidak pernah kering berarti berkat yang tidak berkesudahan.
  • Harus melakukan dengan usaha keras (Rom.14:19) <8>.
  • Harus memiliki kasih (Mat.22:37-40) <9>.

PENUTUP

Hidup dipenuhi dengan pilihan. Pilihan yang kita tentukan akan menentukan masa depan. Rancangan Tuhan bukanlah kecelakaan, tetapi damai sejahtera untuk memberikan hari depan yang penuh pengharapan.