intim

[COOL] MEMENUHI PERMINTAAN TUHAN, 29 Oktober 2019

MEMENUHI PERMINTAAN TUHAN
Ulangan 10:12-13

Agar janji berkat Tuhan dinyatakan, Tuhan meminta kita sebagai umatNya untuk melakukan hal-hal berikut:

1. Takut akan Tuhan.
#Berikanlah contoh tentang sikap takut akan Tuhan.
Orang yang takut akan Tuhan, akan taat pada pimpinan Roh Kudus, ia akan menjadikan hidupnya sebagai saksi Kristus (Kis.1:8).

2. Hidup menurut jalan yang Tuhan tunjukkan.
#Berikan contoh tentang hidup menurut jalan Tuhan.
Orang yang hidupnya menuruti jalan Tuhan, akan melakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan (Kol.3:23). Orang yang demikian, pasti menjadikan Tuhan sebagai orangtua / komandan / pelatih / guru atas hidupnya.

3. Mengasihi Tuhan.
#Berikanlah contoh tentang sikap mengasihi Tuhan.
Orang yang mengasihi Tuhan, tidak lagi hidup dalam dosa (2Kor.5:17).

4. Beribadah kepada Tuhan.
#Berikanlah contoh tentang beribadah kepada Tuhan. Sejauh mana ibadah kita selama ini?
Orang yang beribadah kepada Tuhan melakukannya dengan sikap yang tidak asal-asalan (Ibr.12:28-29), serta ia akan menyerahkan seluruh aspek hidupnya kepada Tuhan (Rom.12:1); bukan sebagian-sebagian.

Janji berkat Tuhan bagi yang melakukan permintaan Tuhan adalah supaya baik keadaan kita (Ul.10:13), yang artinya:
1. Tuhan perintahkan berkat menghampiri hidup kita (Ul.28:8).
2. Tuhan perintahkan kebaikan dan kemurahanNya mengikuti hidup kita (Mzm.23:6).
Yang Tuhan minta itu tidak sulit. Jika Ia meminta sesuatu kepada kita, Ia tahu bahwa kita pasti bisa melakukannya. Tuhan mengasihi kita dan selalu ingin memberkati kita, karena itu yang perlu kita lakukan sepanjang hidup ini adalah senantiasa menempatkan diri kita di bawah tangan Tuhan yang perkasa (1Ptr.5:6).

urapan

[COOL] SPIRITUAL CHECK UP, 22 Oktober 2019

SPIRITUAL CHECK UP
Wahyu 3:1-6

Kitab Wahyu adalah kitab profetik. Sebuah kita nubuatan yang menggambarkan apa yang akan terjadi nanti dan juga menggambarkan tentang Surga. Gembala Pembina sering mengingatkan kita untuk membaca Kitab Wahyu, supaya kita tahu apa yang harus kita lakukan menjelang kedatanganNya. Salah satu hal yang akan kita pelajari saat ini adalah tentang jemaat Tuhan di Kota Sardis. Jemaat di Sardis menggambarkan keadaan orang Kristen yang nampaknya hidup padahal sudah mati; ini adalah hal yang mengerikan!

Ciri rohani yang mati:

1. Melayani menurut standar sendiri, bukan standar Tuhan (ay.2).
Tuhan tidak mendapati pekerjaan kita didapati sempurna di hadapanNya. Kita pikir itu sudah ‘top’, tapi belum tentu di hadapan Tuhan. Dalam kekristenan, yang bahaya itu adalah jika kita pikir apa yang kita lakukan itu sudah hebat, padahal sebaliknya. Karena itu betapa penting mengerti apa yang Tuhan mau.
#Berikan contoh tentang pekerjaan / pelayanan yang sesuai standar Tuhan.

2. Menerima firman tapi tidak melakukannya (ay.3a).
Yang sesuai kehendak Tuhan saat firmanNya disampaikan adalah: Menerima, mendengar, menuruti, dan bertobat. Kita harus bertobat karena kita ini rentan berbuat salah / dosa. Tuhan ingatkan bahwa ketaatan dalam melayani itu adalah penting sekali.
#Kapan terakhir kali saudara bertobat? Apa pemicunya? Apakah pernah melakukan ketidaktaatan dalam pekerjaan / pelayanan? Apa akibatnya?

3. Tidak berjaga-jaga (ay.3b).
Sardis berlokasi di tebing yang curam sehingga sulit ditaklukkan. Karena hal inilah mereka merasa aman dan meremehkan musuh. Dalam mengikuti Tuhan, kita harus selalu berjaga-jaga. Jangan pernah meremehkan apapun juga. Sekecil apapun bagian kita, maka itu adalah hal besar di hadapan Tuhan. Saat kita meremehkan sesuatu, itu artinya kita tidak berjaga-jaga.
#Apakah saudara pernah meremehkan sesuatu dan hal itu berakibat negatif kepada saudara? Ceritakan!

4. Tidak menjaga kekudusan (ay.4).
Melayani Tuhan itu harus dalam kekudusan. Mencemarkan pakaian artinya tidak menjaga kekudusan. Tanpa kekudusan, di hadapan Allah Yang Maha Kudus bisa mengakibatkan kematian. Bisa mati usahanya, keadaan keluarganya, kariernya, kesehatannya, dll.

#Apakah saudara pernah mengalami pergumulan ini? Halangan apa yang pernah terjadi dalam kehidupan saudara yang penyebabnya adalah tidak menjaga kekudusan? Ceritakan!
Dari ciri jemaat Sardis di atas, apakah kita memiliki ciri-ciri yang demikian? Yang mana jika ada? Apa yang harus kita lakukan?
Jika kita mau hidup sesuai standar firman Tuhan dan menyenangkan Dia: Taatilah Tuhan, setialah dalam hal kecil, hiduplah kudus. Saat kita melakukannya, maka Tuhan akan menyatakan suatu pengakuan yang luar biasa (baca ay.5). Pengakuan Tuhan adalah penerimaan Tuhan kepada kita; jika sebaliknya, maka kita tertolak!

jumpu

[COOL] PEMULIHAN KELUARGA, 15 Oktober 2019

PEMULIHAN KELUARGA
Kisah Para Rasul 3:21

Salah satu unsur dalam pemulihan ‘segala sesuatu’ adalah pemulihan keluarga. Ingat mujizat pertama yang Tuhan Yesus lakukan? Ia mengubah air jadi anggur dalam sebuah pesta perkawinan (Yoh.2). Itu terjadi dalam kehidupan keluarga. Pemulihan dalam keluarga berbicara tentang “pemulihan hubungan”. Dalam Matius 5:17-48, kita dapat melihat prinsip-prinsip tentang hubungan antara manusia. Secara khusus hari ini kita akan belajar tentang satu prinsip saja dari Mat.5:41 (Prinsip Dua Mil). Lakukan hal-hal berikut agar hubungan keluarga bisa berjalan baik dan bahkan terjadi pemulihan:
1. Berikan lebih.
Satu beri dua: Buat orang dunia ini namanya kerugian. Untuk membangun hubungan dalam keluarga, kita jangan hitung-hitungan. Harus berani berikan lebih. Bahkan sesuatu yang istri atau suami tidak minta, kita berani berikan.
#Berikan contoh dalam hal memberi lebih bagi pasangan kita! (Suami bantu istri membereskan rumah / urusan jemput anak / dll.)
2. Tidak mementingkan diri sendiri.
Satu beri dua = tidak egois = jangan mau menang sendiri. Gambaran angka satu melambangkan tunggal / tidak ada yang lain. Setelah seseorang berkeluarga, ia melibatkan pribadi lain dalam kehidupannya, karena itu jangan mementingkan diri sendiri.
#Berikan contoh sikap yang egois dalam berkeluarga! (Masalah membeli makanan; ingat pasangan, ingat anak / dll.)
3. Surprise (berikan kejutan).
Satu beri dua = Minta 1 dapat 2 = Beli 1 dapat 2 = SURPRISE! Memperoleh sesuatu yang tidak disangka, mendatangkan rasa senang. Berikan kejutan bagi pasangan atau anggota keluarga kita. Senangkan mereka dengan hal-hal demikian.
#Apakah saudara pernah memberikan kejutan yang menyenangkan bagi anggota keluarga? Ceritakan kejadiannya! Apa yang mereka rasakan kemudian?!

Mari kita introspeksi, apakah hubungan kita dalam keluarga sudah harmonis? Maleakhi 4 menceritakan tentang kedatangan Tuhan kelak. Peristiwa itu digambarkan dengan terjadinya pemulihan keluarga. Mengapa harus dipulihkan? Karena sudah rusak dan iblis terus berusaha menghancurkan keluarga demi keluarga, sehingga ‘image’ kita tentang Bapa di Surga menjadi salah. Menjelang kedatangan Tuhan, keluarga harus pulih lebih dahulu.

[COOL] ANDA DISERTAI TUHAN?, 08 Oktober 2019

ANDA DISERTAI TUHAN?
Matius 1:23, 28:20b

Ada beberapa hal yang bisa membuat kita jauh dari Tuhan, di mana kita seringkali ‘menuduh’ Tuhan tidak menyertai kita:
1. Terikat dosa (Yes.59:1-2).
#Apakah arti dosa menurut saudara? Adakah jalan untuk bebas dari dosa? Setelah bebas dari dosa, bagaimanakah kita menjalani kehidupan ini?
2. Gagal fokus (Yak.4:8).
#Apakah kita masih suka ‘galfok’? Dalam menyikapi kehidupan ini, cara pandang apa yang lebih sering kita gunakan: Surgawi atau Duniawi? Bagaimana kita menjalani kekristenan: Terus dekat dengan Tuhan atau masih suka ‘mendua hati’? Apa yang lebih kita sukai: Perkara jasmani atau rohani?

Perkenanan Tuhan atas kita adalah jika kita melakukan kehendak Allah di jaman kita hidup saat ini. Namun sehebat / sepandai / sekaya apa pun, kita tidak dapat melakukannya tanpa penyertaan Tuhan. Jika kita melibatkan Tuhan, maka sampai kapan pun Tuhan tidak akan biarkan / tinggalkan kita (Ibr.13:5b, Yes.46:4). Kita harus terus hidup dalam firmanNya supaya kita bisa mengalami penyertaan Tuhan yang sempurna (Yoh.15:7).