urapan

[COOL] PESAN MAHA PENTING, 1 Oktober 2019

PESAN MAHA PENTING
Matius 28:19-20

Pesan maha penting itu dikenal dalam dunia kekristenan sebagai Amanat Agung Tuhan Yesus. Berikut ini adalah hal-hal yang harus dilakukan orang percaya agar pesan Tuhan Yesus ini bisa terlaksana:
1. Dengan doa (Yak.5:16b).
#Apa yang selama ini kita doakan? Lebih sering mendoakan hal pribadi, atau doa untuk kepentingan orang lain juga?
Doa adalah sarana kita untuk “meminta” jiwa kepada Tuhan agar diselamatkan, sehingga jiwa-jiwa yang kita doakan menjadi milik Tuhan.
2. Dengan kata-kata (Mrk.16:15).
#Dalam kehidupan sehari-hari, apa yang rutin kita bicarakan? Apa yang sering keluar dari mulut kita saat berjumpa dengan sesama? Di keluarga / tempat pekerjaan / sekolah / kampus / lingkungan beraktivitas / gereja / dll.?
Tuhan minta kita melakukan sesuatu melalui perkataan kita. Ingatlah bahwa ada kuasa Tuhan di mulut kita. Gunakanlah itu untuk memberitakan Injil.
3. Dengan tindakan (Mat.5:16, Kis.1:8)
#Bagaimana dengan tingkahlaku kita selama ini? Ujilah diri sendiri, seperti apakah kita menurut kita pribadi; apakah memang benar demikian adanya jika ditanyakan kepada orang lain? Apakah tindak tanduk kita membuat orang lain dapat melihat Kristus dalam kita?
Perbuatan kita menentukan siapa kita. Apa yang terlihat di depan orang lain, mencerminkan karakter dan kepribadian kita.

Amanat itu bukanlah pesan / perintah biasa, melainkan sangat khusus, sangat penting bagi yang menerima amanat tersebut. Tuhan Yesus nyatakan ini sebelum Ia naik ke Surga, karena pada waktunya kelak Ia akan datang kembali untuk melihat apakah kita murid-muridNya melakukan apa yang Ia minta. Kita benar-benar adalah murid Tuhan jika kita memiliki kasih dan kerinduan untuk merebut jiwa-jiwa bagi Tuhan (Yud.1:22).

suree

[COOL] PANGGILAN MENGIKUTI YESUS, 24 September 2019

PANGGILAN MENGIKUTI YESUS
Matius 4:18-22

Kisah tersebut adalah peristiwa Tuhan Yesus memanggil murid-muridNya untuk pertamakalinya. Tuhan ajak mereka untuk jadi penjala manusia. Panggilan Tuhan tidak serta merta langsung membuat mereka mampu jadi penjala manusia, tapi melalui proses pemuridan, mereka dibentuk Tuhan dan akhirnya menjadi seorang murid.

Proses panggilan seorang murid Kristus:
1. Menyangkal diri (Mat.16:24).
Menyangkal diri artinya melawan atau menundukkan keinginan diri kepada Tuhan. Seringkali keinginan diri ditunggangi oleh keinginan ‘daging’.
#Sebutkan apa saja keinginan daging (Gal.5:19-21).
2. Memikul salib dan mengikut Yesus (Mat.16:24).
Banyak orang salah mengartikan ‘pikul salib’. Dianggap beban kehidupan, penyakit, kesusahan hidup, dll. Salib bermakna pengorbanan. Yesus menanggung salib karena Dia berkorban bagi umat manusia. Jadi memikul salib adalah suatu keputusan hidup untuk berani menderita karena Yesus. Berani sangkal diri untuk Yesus. Bisa berakibat kehilangan sesuatu / sahabat / keluarga karena Kristus, bahkan mungkin kehilangan nyawa karena Kristus.
#Sebutkan contoh tentang ‘memikul salib’! (Diasingkan, hilang pekerjaan, dll.).
3. Menjadi seperti Yesus (Rom.8:29).
Melalui seluruh proses perjalanan kita di dunia ini, seharusnya semua potensi hidup kita diarahkan untuk selalu disempurnakan dan jadi serupa dengan Tuhan Yesus. Mat.5:48 mengatakan bahwa kita ‘harus’ sempurna. Kata ‘harus’ adalah sesuatu yang ‘mutlak’. Murid Kritus mutlak harus jadi seperti Tuhan Yesus.
#Melalui hal apa kita menjadi sempurna seperti Tuhan Yesus? (Firman Tuhan, proses, keintiman, dll.).

Luk.6:40 : Kita memang belum sempurna seperti Tuhan Yesus, tetapi melalui kehidupan inilah, kita berkesempatan jadi sempurna seperti Guru kita. Kita harus terus intim dengan Nya dan terus belajar firmanNya, maka kita ada di jalur yang benar untuk akhirnya bisa serupa seperti Tuhan Yesus. Murid Kristus pastilah mengikuti panggilan Kristus.

IMG_20190918_104213

[COOL] MENJADI MURID YESUS, 18 SEPTEMBER 2019

MENJADI MURID YESUS

Matius 28:19

Ciri menjadi murid Tuhan Yesus:
1. Melepaskan dirinya dari segala miliknya (Luk.14:33).

#Berikan contoh apa saja yang perlu kita “lepaskan”? (Harta, pengampunan, dll.)

Murid Yesus berani melakukan apapun juga yang Tuhan mau untuk kita lepaskan. Bukan berarti kita tidak boleh memiliki sesuatu di dunia ini. Apapun yang kita punya semuanya adalah dari Tuhan, sehingga tidak ada satu pun dari yang kita miliki, membuat kita terikat pada dunia ini.

2. Saling mengasihi (Yoh.13:35).
#Sebutkan penghalang untuk bisa saling mengasihi! (Sombong / angkuh, sakit hati, merasa lebih benar dari orang lain, dll.).
Tidak ada tawar menawar dari ayat tersebut, bahkan dalam 1Yoh.3:15 dikatakan bahwa membenci saudara, disamakan dengan seorang pembunuh.

3. Berbuah banyak (Yoh.15:8).
#Buah apa yang harus kita hasilkan? (Buah Roh; Gal.5:22-23. Buah pelayanan; jiwa-jiwa yang dibawa kepada Kristus).

Tuhan Yesus menghendaki tiap orang bukan hanya menjadi pengikutNya ― bukan sekedar jadi orang percaya saja ― melainkan untuk menjadi muridNya.

#Menurut saudara: Apa perbedaan antara “murid” dan “orang percaya”?
Banyak orang percaya dan kenal Tuhan Yesus, tapi berhenti hanya sampai “di situ” (Yoh.12:42-43). Sedangkan murid adalah seorang percaya yang mau berjalan bersama Kristus, mau menuruti segala ajaranNya, disempurnakan setiap waktu, dan akhirnya jadi sama seperti Tuhan Yesus. Marilah kita jadi murid-murid Tuhan Yesus, yang tidak puas sekedar berstatus ‘Orang Kristen’, tapi ada keinginan untuk selalu jadi pelaku Firman Tuhan.

intim

[COOL] KEINTIMAN DENGAN TUHAN, 10 SEPTEMBER 2019

KEINTIMAN DENGAN TUHAN

Mazmur 25:14

 

#Mengapa kita harus memiliki hubungan intim dengan Tuhan? (Umat yang tidak mengenal Tuhan akan binasa; Hos.4:6. Karena jika melayani Tuhan hanya demi ‘kelihatan’, akhirnya bisa kehilangan keselamatan; Mat.7:21-23).

 

Bagaimana kita bisa memiliki hidup yang intim dengan Tuhan?

  • Selalu merindukan Tuhan (Mzm.42:1-2,63:1-2).

#Sebutkan beberapa contoh orang yang memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. (Memiliki waktu untuk saat teduh, bersekutu dengan Tuhan / membaca dan merenungkan firmanNya)

Kerinduan itu soal hati. Tuhan sudah tanamkan kerinduan itu di hati manusia. Orang yang merindukan Tuhan pasti selalu kuat kehidupannya (Yes.40:31).

  • Selalu rindu hidup dalam hadirat Tuhan.

#Seperti apakah hadirat Tuhan itu? Dapatkah mengalami hadirat Tuhan dalam kehidupan sehari-hari? Bagaimana caranya? (Melalui doa-pujian-penyembahan)

Orang yang intim dengan Tuhan akan selalu tinggal dalam hadiratNya dan membawa hadirat Tuhan ke mana pun ia pergi. Ke kantor, sekolah, pelayanan, dll. Orang lain bisa merasakan kehadiran Tuhan melalui keberadaan kita. Contoh: Musa (Kel.34:29-35). 

  • Selalu rindu menyenangkan hati Tuhan (Kis.13:22b).

#Apa yang bisa dilakukan untuk menyenangkan hati Tuhan?

Orang yang menyenangkan Tuhan akan mendapatkan perkenananNya. Orang yang menyenangkan Tuhan, suka melakukan perintah Tuhan (Mat.22:37, 1Yoh.2:3-6).

 

Keintiman adalah hasil dari sebuah proses. Keintiman tidak bisa terjadi secara instan. Butuh waktu, kedisplinan, dan konsistensi. Demikian pula dalam hal keintiman kita dengan Tuhan. Tuhan tentu saja mengenal hati dan pikiran kita, lebih dari yang kita tahu. Tapi karena keintiman harus melibatkan dua pihak, maka kita harus mengenal Tuhan lebih dalam  lagi. Kekristenan tidak ditentukan dari seberapa lama kita mengenal Tuhan, tetapi seberapa dalam kita mengenal Tuhan. Seberapa dalam kita mengenal Tuhan diukur dari seberapa intim hubungan kita dengan Tuhan. Apakah kita yakin selama ini sudah mengenal Tuhan dengan intim?