intim

[COOL] HATI YANG TERJAGA, 26 November 2019

HATI YANG TERJAGA
Yehezkiel 36:26, Amsal 4:23

Dampak tidak menjaga hati:

1. Sombong.
#Berikan contoh kesombongan dalam kehidupan sehari-hari; dalam dunia kerja / pelayanan / pendidikan / dll.
Kesombongan adalah dosa pemberontakan terhadap Tuhan. Pemberontakan Lucifer (Yes.14:11-15), ketidaktaatan Adam & Hawa (Kej.3:5-6), perlawanan Babel (Kej.11:2-4), arogansi Nebukadnezar (Dan.4:28-33).

2. Motivasi salah.
#Apakah motivasi itu? Darimana sumber motivasi? Berikan contoh motivasi, baik yang positif maupun yang negatif.
Menjadi orang yang percaya Kristus artinya menjadi orang-orang yang hidup dalam tujuan-tujuan kekekalan, bukan tujuan duniawi / kedagingan. Hidupnya sehari-hari dan juga keterlibatannya dalam pelayanan pekerjaan Tuhan, ditujukan untuk menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang, bukan untuk popularitas diri maupun kekayaan (Rom.16:17-18).

3. Menyimpan kesalahan orang lain (Kol.3:12-13).
#Tahukah saudara bahwa ketidakmampuan mengampuni berujung pada tidak dapat masuk Surga? Cari / dapatkan ayatnya! [Mat.6:14-15]
Cenderung sensitif. Mudah tersinggung. Sulit mengampuni. Tidak ada untungnya menyimpan hal-hal yang tidak seharusnya disimpan. Bereskan, minta ampun pada Tuhan, dan ampuni kesalahan sesama.

4. Tidak bisa unity.
#Berikan contoh unity dalam kehidupan sehari-hari. Berikan contoh unity di Cool ini.
Perlu kerendahan hati untuk bisa unity. Bisa jaga ego. Mau mendahulukan kepentingan sesama di atas pribadi (Flp.2:1-4). Tanda hati kita tidak beres adalah jika tidak bisa unity dengan sesama (di keluarga / di pekerjaan / di Cool / di gereja).

5. Perkataannya negatif.
#Diskusikan mengapa bisa keluar perkataan negatif dari mulut kita? Bisakah kita menilai seseorang dari apa yang diperkatakannya?
Perkataan negatif (tidak sopan, kasar, kutuk, sumpah serapah) adalah hal-hal yang tidak boleh ada pada seorang Kristen. Perkataan yang keluar dari mulut, bersumber dari hati (Luk.6:45).

6. Jatuh dalam dosa.
#Benarkah kondisi hati bisa berdampak pada dosa? Ceritakan pendapat saudara dan berikan contohnya.
Hati yang kotor adalah penyebab kejatuhan dalam dosa. Pikiran jahat dan nafsu bersumber dari hati yang tidak terjaga (Mat.15:18-19).

Hati kita harus terus terjaga. Bersih, jauh dari segala kenajisan, dan taat pada perintah Tuhan, agar bisa mengalami janji kelimpahan Tuhan. Jika tidak bisa menjaga hati, kita tidak akan siap untuk dipakai Tuhan dalam masa penuaian jiwa besar-besaran di Pentakosta Ketiga ini. Bukalah hati pada Tuhan. Tinggallah dalam hadiratNya. Bertobatlah jika hati masih belum terjaga. Tuhan masih beri kesempatan.

gambar Allah 16

[COOL] PENENTU HIDUP DAN MATI, 19 November 2019

PENENTU HIDUP DAN MATI
Amsal 18:21

Dekade Pey dilambangkan sebagai ‘mulut’. Tuntunan Tuhan di musim ini adalah agar kita lebih lagi memperhatikan setiap kata yang keluar dari mulut kita; karena kehidupan dan kematian bahkan dipengaruhi oleh lidah kita. Perkataan kita bisa berkenan kepada Allah jika kita:
1. Mengisi hati dengan firman Tuhan tiap hari (Luk.6:45).
Yang keluar dari mulut itu berasal dari hati. Hati yang diisi firman Tuhan menghasilkan mulut yang mengeluarkan firman Tuhan juga. Hati yang diisi oleh kebencian / dendam / sakit hati / dsb, apa yang akan keluar daripadanya?! Caci maki / sumpah serapah / gosip / dsb. Mau berkenan pada Allah? Tidak ada jalan lain: Isi hati kita dengan firman Tuhan tiap hari.
#Apakah saudara membaca firman Tuhan? Apakah dilakukan tiap hari? Jika tidak, mengapa?! [Manfaatkan Program HEBAT]

2. Membiasakan diri memperkatakan hal-hal yang baik / membangun (Im.20:23).
Segala sesuatu yang dilakukan dengan konsisten, akan membuatnya jadi kebiasaan, dan kebiasaan membentuk karakter. Biasakanlah memperkatakan hal yang baik / membangun. Kata-kata kotor dan sia-sia hanyalah mendatangkan masalah besar bagi kita; buang itu jauh-jauh atau kita harus berhadapan dengan penghakiman ilahi kelak (Mat.12:36). Kita semua adalah hamba-hamba Tuhan, karena itu kita dituntut untuk menjadi teladan melalui perkataan kita (khususnya kita selaku Gembala Cool atas jemaat yang Tuhan percayakan).
#Apakah hal yang membuat kita sulit untuk terbiasa memperkatakan hal-hal yang baik / membangun? [Dibutuhkan komitmen dan pertolongan Roh Kudus]

3. Memiliki pergaulan yang baik (Mzm.1:1, 1Kor.15:33).
Dengan siapa kita bergaul, akan mempengaruhi eksistensi kita. Apa akibatnya jika kita bergaul dengan penggosip / pemarah / dll.? Berhati-hatilah memilih teman / komunitas. Saat ini Cool adalah tempat terbaik di jaman ‘now’ bagi siapa pun untuk bisa mengalami pertumbuhan rohani. Ajak lebih banyak lagi orang-orang untuk masuk Cool.

Berkenan atau tidaknya kita di hadapan Tuhan, ditentukan oleh lidah kita. Lidah kita ini pada dasarnya adalah penentu hidup mati kita dan sukses gagal kita. Sekarang… ambillah keputusan yang benar!

bible-250x160

[COOL] SENJATA AMPUH, 12 November 2019

SENJATA AMPUH
Yakobus 3:5

Pisau adalah alat yang sangat berguna, sekaligus bisa jadi alat yang berbahaya. Demikian pula dengan lidah manusia yang bisa mendatangkan hal-hal positif maupun sebaliknya. Firman Tuhan nyatakan bahwa perkataan kita bisa mendatangkan berkat atau mendatangkan penghukuman (Mat.12:37) dan pilihan itu ada di tangan kita. Apakah kita akan menjadikannya sebagai senjata ampuh untuk hal yang bermanfaat atau untuk hal yang mematikan. Jika kita memilihnya bukan untuk hal-hal sembarangan, namun untuk hal yang bermanfaat, maka lidah kita akan dipakai untuk

1. Menghibur / menasehati / menguatkan (Ef.4:29, Ams.16:24).
Perkataan yang baik adalah “obat” bagi orang-orang yang sedang menghadapi masalah / sakit penyakit / putus asa / dsb.
#Sudahkah kita melakukannya? Seberapa sering kita melakukan hal ini?

2. Memberitakan Injil (Mrk.16:15-16).
Amanat Agung adalah perintah Tuhan buat semua orang Kristen dan Tuhan karuniakan kuasa bagi mereka yang melakukannya dengan setia sampai akhir (Why.2:26).
#Pernahkah saudara memberitakan Injil? Apa yang dibicarakan? Apa yang disampaikan? Apa respon yang saudara peroleh?

3. Memuji / memuliakan Allah (Mzm.103:1-5).
Dampaknya: Segala kesalahan diampuni, segala penyakit disembuhkan, jiwa diselamatkan, dimahkotai kasih dan rahmat Tuhan, dan dipuaskan dengan kebaikan Tuhan.
#Apakah saudara suka memuji menyembah Tuhan? Kapan dan di saat apa saudara melakukannya? Nyanyian rohani apa yang saudara sukai?

Dalam Dekade Pey ini, perolehlah perkenanan Tuhan melalui setiap perkataan yang keluar dari mulut kita. Jangan gunakan itu dengan sia-sia. Ucapan kita bisa mendatangkan berkat atau masalah. Pilihlah hal yang benar.

intim

[COOL] ANDA ORANG YANG TEKUN?, 5 November 2019

ANDA ORANG YANG TEKUN?
Ibrani 10:36

Ketekunan adalah sikap yang harus dimiliki tiap orang percaya. Orang percaya artinya orang beriman, dan orang beriman bisa bertekun menghadapi segala keadaan. Semakin kita tekun, semakin kita bertumbuh dalam pengenalan kita pada Kristus. Di jaman ‘now’ yang serba instan, makin banyak orang tidak tahan untuk bertekun. Tidak tahan menghadapi tantangan dan pergumulan hidup. Akhirnya memilih zona nyaman / cari aman. Ini bukanlah cara Tuhan. Tuhan pasti beri kita kemampuan untuk bertekun. Kita harus mengetahui bahwa:
1. Ketekunan dihasilkan melalui kesengsaraan / masalah / problematika kehidupan (Rom.5:3-5).
#Berikan kesaksian pengalaman hidup saat kita bisa bertekun khususnya dalam menghadapi masalah. Ceritakan apa hasilnya.
2. Ketekunan dalam berserah pada Tuhan, menghasilkan kekuatan / pertolongan / mujizat dari Tuhan (Flp.4:13, 1Kor.10:13).
3. Ketekunan bisa dilakukan dengan konsisten jika kita menyadari bahwa Allah tidak tinggal diam dalam segala situasi kehidupan kita (Rom.8:28).
#Berikan kesaksian tentang perbuatan Tuhan yang ajaib justru melalui suatu peristiwa yang awalnya dirasakan tidak menyenangkan.

Ketekunan terkait dengan kesetiaan. Kesetiaan adalah salah satu buah Roh Kudus (Gal.5:22-23). Orang yang tidak bisa bertekun artinya orang yang tidak bisa setia. Orang yang tidak setia, tidak akan dapat bertahan menghadapi kehidupan ini.