StrongAndFaith

[COOL] Kekuatan Iman, Rabu 29 Agustus 2018

KEKUATAN IMAN

Ref: Lukas 18:8b

PENDAHULUAN

Keadaan jaman hingga saat ini masih tetap didapati hal-hal yang membingungkan dan tidak menentu. Kegoncangan-kegoncangan tetap dapat terjadi atas setiap orang, baik dalam hal ekonomi, kesehatan, rumah tangga, dan masalah-masalah lainnya. Bagi setiap orang percaya, yang dibutuhkan adalah kekuatan imannya dalam menghadapi semua itu. Saat Tuhan kelak datang kembali, Ia akan mencari adakah orang-orang yang masih bertahan dalam imannya?

URAIAN

Memiliki iman yang teguh ditandai hal-hal berikut ini:

  1. Kesungguhan mempercayai Tuhan (Ibr.11:1).

Menaruh percaya secara total kepada kuasa dan kasih Tuhan, sekalipun doa kita belum dijawab dan sekalipun keadaan belum seperti yang kita harapkan.

  1. Kesungguhan membangun keintiman dengan Tuhan (Rom.10:17).

Dengan cara memiliki “gaya hidup” berdoa-memuji-menyembah Tuhan dan kesukaan untuk membaca serta merenungkan firman Tuhan.

  1. Kesungguhan melakukan apa yang firman Tuhan katakan (Yak.1:22).

Menjadi seorang Kristen adalah menjadi seorang murid Kristus yang bukan sekedar mendengar firmanNya, melainkan juga melakukannya.

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut berdasarkan pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Saksikan bagaimana reaksi saudara saat goncangan kehidupan datang menerpa dan apa yang saudara lakukan selanjutnya.”

PENUTUP

Kehidupan memang tidak semulus yang manusia harapkan, tetapi justru diperhadapkan dengan berbagai tantangan / rintangan. Orang percaya pun harus menghadapi semuanya itu, tetapi karena ia menjalani kehidupan ini bersama dengan Tuhan yang hidup, maka ia akan dimampukan menghadapi apapun dan menjalaninya menuju kemenangan, namun untuk memperolehnya dibutuhkan kekuatan dari imannya yang teguh.

Serukan namaNya

[COOL] Membalas kebaikan Tuhan, Rabu 22 Agustus 2018

MEMBALAS KEBAIKAN TUHAN

Ref: Mazmur 116:12-19 <1>

PENDAHULUAN

Mari renungkan perbuatan Tuhan dalam hidup kita. Seperti halnya pemazmur, kita pun sebagai orang percaya, pasti akan mengatakan hal yang sama, bahwa perbuatan Tuhan itu tidak terbilang banyaknya dalam hidup kita. Dan itu semua tidak akan pernah bisa kita ganti atau membalasNya, kecuali hanya dengan bersyukur kepada Tuhan.

URAIAN

Ungkapan syukur yang bisa kita lakukan untuk membalas kebaikan Tuhan adalah:

  1. Mengangkat piala keselamatan (Mzm.116:13a) <2>

Nyatakan / ungkapkan / perlihatkan dalam keseharian kita tentang rasa hormat, kagum, dan takut akan Tuhan.

  1. Mempersembahkan korban syukur.
  • Korban syukur yang utama adalah diri kita sendiri. Berikanlah diri kita menjadi hamba yang selalu taat pada Tuhan (Mzm.116:16) <3>.
  • Korban syukur lainnya adalah persembahan yang kita berikan di rumah Tuhan (Mzm.116:19) <4>. Persembahan ini sebagai ucapan syukur kepada Tuhan dalam bentuk kontribusi bagi perkembangan Kerajaan Allah di dunia ini.
  1. Menyerukan nama Tuhan (Mzm.116:13b) <5>.
  • Tak henti-hentinya berdoa memuji menyembah Tuhan.
  • Tekun melakukan persekutuan dengan orang-orang seiman.

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut berdasarkan pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Sikap apa yang telah kita nyatakan sebagai ungkapan syukur? Apakah kita menjalani hidup ini sebagai orang yang suka bersyukur?”

PENUTUP

Jalanilah hidup yang tidak pernah terputus dari Tuhan. Ungkapkan syukur kita sebagai suatu cara untuk membalas kebaikan Tuhan (Angkat piala keselamatan. Persembahkan korban syukur. Serukan nama Tuhan). Jagalah persekutuan dengan Tuhan, maka berkat, penyertaan, pertolongan, hikmat, dan kekuatan Tuhan, dilimpahkan atas kita.

sikap hidup orang merdeka

[COOL] Sikap Hidup Orang Merdeka, Rabu 15 Agustus 2018

SIKAP HIDUP ORANG MERDEKA

Ref: 1 Petrus 2:11-17 <1>

PENDAHULUAN

Merdeka mengandung arti:

  1. Bebas dari perhambaan, penjajahan.
  2. Tidak terikat, tidak tergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa.

Sebagai orang Kristen (orang yang percaya kepada Kristus), kita adalah orang merdeka. Namun jika kita merenungkan sejenak ke belakang, siapakah diri kita yang dahulunya, maka kita akan menemukan bahwa sebenarnya dahulu kita pun telah dijajah oleh kuasa dosa. Dalam suratnya kepada jemaat di Roma (6:15-23) <2>, Rasul Paulus menekankan bahwa dahulunya kita adalah hamba dosa yang kemudian telah dimerdekakan oleh Kristus dengan kuasa darahNya.

URAIAN

Apa yang telah kita perbuat dengan kemerdekaan yang telah Kristus berikan dalam kehidupan kita? Bagaimana seharusnya sikap hidup orang merdeka?

  1. Sikap terhadap diri sendiri.
  • Jauhkan diri dari keinginan daging (Ptr.2:11) <3>.
  • Keinginan daging (Gal.5:19:21) <4> adalah musuh Allah. Suatu perbuatan lama yang dikuasai dosa, yang pernah memperhambakan diri kita sehingga jauh dari Kristus dan tidak memiliki kemenangan.
  • Keinginan daging adalah perhambaan dosa yang pada akhirnya membawa kepada maut.
  • Keingan daging bisa terlepas dengan cara memiliki Roh Kristus (Rom.8:9-11) <5>.
  1. Sikap terhadap lingkungan / orang tidak seiman.
  • Milikilah cara hidup yang baik (1Ptr.2:12) <6>.
  • Teladani Daniel (Dan.6) <7>: Ketaatan dan kesetiaannya pada Allah telah menjadikan banyak bangsa berlutut menyembah Allah dan mengantarnya pada suatu kehidupan yang terhormat.
  1. Sikap terhadap orang seiman (1Ptr.2:17, Gal.6:10) <8>.
  • 2:17, Gal.6:10. <9>
  • Cool disediakan Tuhan agar sebagai keluarga Allah kita bisa saling melengkapi. Jika satu menderita, semua anggota turut menderita. Jika satu dihormati, semua anggota turut bersukacita.
  • Saling membangun dan saling melengkapilah satu dengan lainnya, sehingga tercapai suatu kehidupan yang sesuai dengan kehendak Kristus Sang Kepala Gereja.
  1. Sikap terhadap pemerintah (1Ptr.2:13, Tit.3:1) <10>.
  • Tunduk, taat, dan lakukan pekerjaan yang baik.

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut berdasarkan pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Bagaimana sikap hidup kita hari-hari ini? Apakah sudah sebagai orang merdeka? Atau masih sebagai orang terjajah?”

PENUTUP

Sebagai orang yang telah dimerdekakan oleh darah Kristus, kita tidak boleh hidup sekehendak hati kita, tetapi hendaklah kita senantiasa hidup sesuai dengan kehendak Kristus, yaitu dengan cara: menjauhkan diri dari keinginan daging, memiliki cara hidup yang baik di tengah-tengah orang-orang yang tidak seiman, mengasihi saudara-saudara kita, serta tunduk kepada pemerintah karena Allah. Dengan demikian, percayalah bahwa kita akan mendapatkan berkat dari Allah dan manusia.

Sadar dan berjaga-jaga

[COOL] Sadar dan berjaga-jaga, Rabu 08 Agustus 2018

SADAR DAN BERJAGA-JAGA

Ref: 1 Petrus 5:8 <1>

PENDAHULUAN

Satu nubuatan tentang Tuhan Yesus yang belum tergenapi adalah kedatanganNya yang kedua kali. Saat ini setiap orang percaya sedang dalam masa penantian atas kedatanganNya. Ketahuilah bahwa bagaimana sikap kita dalam masa penantian ini akan menentukan apa yang akan kita alami dan terima saat hari kedatanganNya kelak.

URAIAN

Sikap yang benar dalam penantian kedatangan Kristus kali kedua:

  • Artinya memiliki kesadaran penuh tentang siapa diri kita sebelum mengenal Tuhan. Sadar bagaimana status kita setelah Tuhan selamatkan. Sadar tentang apa yang harus kita jaga dan pelihara dalam keselamatan ini. Sadar tentang apa yang menjadi tugas orang yang telah diselamatkan. Sadar tentang apa yang akan diterima oleh orang percaya saat kedatangan Sang Raja.
  • Kita ini orang berdosa (Rom.3:23, Rom.6:23) <2>.
  • Kita adalah umat kepunyaan Allah (1Ptr.2:9) <3>.
  • Kita berharga di mata Allah (Yes.43:4) <4>.
  • Kita adalah anak Allah (Yoh.1:12, Rom.8:15-17) <5>.
  1. Berjaga-Jaga.
  • Artinya tidak tertidur. Bangun. Dalam kondisi selalu siaga. Waspada.
  • Karena kedatangan Tuhan tidak kita ketahui (Mat.24:42) <6>.
  • Supaya kita jangan jatuh dalam pencobaan (Mat.26:41) <7>.
  • Supaya kita bisa menghadapi serangan iblis (1Ptr.5:8) <8>.
  • Karena itu adalah nasehat Tuhan (1Tes.5:6, Mrk.13:37) <9>.
  • Supaya kita memperoleh tuntunan Tuhan (Hab.2:1) <10>.
  • Supaya kita berbahagia dan mendapat upah (Luk.12:37) <11>.

SHARING

Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut berdasarkan pengalaman hidup saudara.”

Khusus: “Hal-hal apa sajakah yang dapat menjebak seseorang sehingga ia ada dalam keadaan tidak berjaga-jaga? Bagaimana sikap berjaga-jaga itu?

PENUTUP

Kita harus hidup dalam keadaan sadar dan berjaga-jaga setiap hari, dan senantiasa di bawah tuntunan Roh Kudus, sehingga kita hidup dalam kebenaran, kesetiaan, dan dalam iman.