[Cool] Kedaulatan Allah Begitu Nyata , Rabu 16 November 2017
TOPIK MINGGU LALU : “HIDUP DALAM KEJUJURAN”.
INGATKAN TIGA HAL PENGHALANG TERSEBUT.
KEDAULATAN ALLAH BEGITU NYATA
Ref: Yesaya 45:8-9
PENDAHULUAN
Satu hal yang tidak dapat dipungkiri dan tidak dapat dibantah adalah bahwa Allah itu berdaulat atas hidup kita. Dalam kondisi apapun, senang, susah, berlimpah berkat, masalah, pergumulan, dsb, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Hari ini kita akan belajar dari kisah kehidupan Yusuf, sehingga kita yakin bahwa kedaulatan Allah begitu nyata juga atas hidup kita.
URAIAN
Seringkali Tuhan memanfaatkan tantangan / kesulitan kehidupan ini sebagai alat untuk memurnikan kita (Mzm.66:10). Berikut adalah pergumulan hidup Yusuf dan pelajarilah keteladanannya:
- Mendapat perlakuan yang tidak adil:
Ketidakadilan yang dirasakan Yusuf berasal dari berbagai pihak (saudara-saudaranya, majikannya, dan teman sepenjaranya). Ketidakadilan adalah realita hidup yang juga bisa kita alami, mungkin dari keluarga, pekerjaan, lingkungan pendidikan, dsb.
- Respon terhadap ketidakadilan:
- Tidak mengomel. Tidak mengeluh. Tidak protes. Tidak berbantah-bantahan dengan Tuhan.
- Tidak menangisi keadaan. Belajar dari keadaan “kekalahan” tersebut.
- Tidak membiarkan diri jatuh dalam dosa.
- Tidak “berhenti”, tapi terus “menjalani” hidup apa adanya.
- Meyakini kedaulatan Tuhan bahwa ada rencana baik Tuhan dalam kehidupan ini (Kej.45:8, 50:20) <2>.
SHARING
“Saling berbagilah pengalaman tentang bagaimana kedaulatan Allah dialami / terjadi atas kehidupan saudara!”
PENUTUP
Kita tentu tahu bagaimana selanjutnya kehidupan Yusuf, ia menjadi penguasa di Mesir, berlimpah dengan berkat, kejayaan dan kebesaran. Yusuf alami itu karena berhasil melewati masa pemurnian. Kedaulatan Allah begitu nyata, bukan saja bagi Yusuf tapi juga bagi kita. Segala situasi jika dihadapi bersama Tuhan, maka kedaulatanNya akan menolong, memampukan, dan menyertai kita (Flp.4:13).



