Heaven-Hell

[Cool] Surga dan Neraka, Rabu 21 Juni 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “PEPERANGAN ROHANI”.

BAGAIMANAKAH KONSEP YANG BENAR TENTANG PEPERANGAN ROHANI?

SURGA DAN NERAKA

Ref: Yohanes 14:2 <1>

PENDAHULUAN

Apabila kita mendengar kata “Surga”, apa yang kita bayangkan? Sebaliknya apabila kita mendengar kata “Neraka”, apa juga yang ada dalam pikiran kita? Surga dan Neraka adalah dua tempat tujuan terakhir manusia.

URAIAN

Apakah yang Alkitab ceritakan tentang Surga? Surga adalah Rumah Bapa Surgawi, tempat indah yang disediakan bagi orang percaya yang melakukan firmanNya (Yoh.14:2-3) <2>.

Siapa saja yang bisa masuk ke Surga? Apakah semua orang Kristen akan masuk Surga?

  1. Mereka yang namanya tercatat dalam Kitab Kehidupan (Why.21:27) <3>.
  2. Mereka yang setia melakukan firmanNya dan menang atas dosa (Why.3:5) <4>.
  3. Mereka yang melakukan kehendak Bapa di Surga (Mat.7:21) <5>.

Orang yang tidak masuk ke Surga, pastilah masuk ke Neraka. Menurut Alkitab, gambaran Neraka adalah sebagai berikut:

  1. Suatu kondisi yang terpisah dengan Tuhan untuk selama-lamanya (Mat.25:41) <6>.
  2. Tempat penghukuman kekal (Mat.25:41,46) <7>.
  3. Tempat penderitaan (Luk.16:23-28) <8>.
  4. Lautan api dan belerang yang menyala-nyala (Why.21:8) <9>.

Siapa yang masuk neraka?

  1. Mereka yang tidak mau bertobat (Yoh.3:18) <10>.
  2. Mereka yang menyangkal Yesus (2Tim.2:12b) <11>.
  3. Mereka yang tidak kudus; yang masih hidup dalam kedagingan (1Kor.6:9-10, Gal.5:19-21, Ef.5:5) <12>.

SHARING

“Pernahkah kita mendengar atau membaca kesaksian orang-orang yang diijinkan Tuhan untuk melihat Surga dan Neraka? Bagaimana menurut saudara tentang apa yang mereka saksikan, terkait dengan kebenaran Alkitab tentang Surga dan Neraka? Ceritakan!”

 

PENUTUP

Banyak kesaksian orang-orang yang dibawa Tuhan melihat Surga dan Neraka, bahkan Rasul Paulus pun pernah diangkat melihat Surga (2Kor.12:2-4). Untuk itu, kita harus lebih sungguh-sungguh menjaga kehidupan kita, supaya setiap kita bisa masuk ke Surga (2Ptr.3:10-11).

peperanganrohani

[Cool] Peperangan Rohani, Rabu 14 Juni 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “KUAT DALAM PENDERITAAN”.

APA YANG TERJADI JIKA KITA KUAT DALAM PENDERITAAN?

PEPERANGAN ROHANI

Ref: Efesus 6:10-12 <1>

PENDAHULUAN

Banyak orang Kristen walaupun sudah bertahun tahun percaya Tuhan, bahkan aktif melayani, namun masih mengalami kerohanian yang jatuh bangun, bahkan tidak sedikit yang lemah, kalah, bahkan terhilang, karena tidak tahan dalam pergumulan hidup yang mereka alami. Mereka sesungguhnya tidak sadar ketika mereka menjadi orang percaya, mereka sudah masuk ke medan peperangan rohani.

Apa yang dimaksud dengan peperangan rohani?

  1. Peperangan kita melawan dunia (1Yoh.2:16) <2>.
  2. Peperangan melawan diri sendiri (Rom.7:14-25, 2Kor.10:5) <3>.
  3. Peperangan terhadap dosa (Kej.4:7) <4>.
  4. Peperangan terhadap iblis (Luk.8:2) <5>.

URAIAN

Tuhan sudah menetapkan kemenangan bagi umatNya, tetapi mengapa masih banyak yang gagal dan masih kalah? Karena banyak umat Tuhan berperang dengan konsep yang salah. Konsep yang benar secara alkitabiah tentang peperangan rohani adalah sebagai berikut:

  1. Sadarilah bahwa kemenangan adalah milik kita (Mzm.20:7) <6>.
  2. Roh di dalam kita lebih berkuasa dari roh yang ada di dunia (1Yoh.4:4) <7>.
  3. Wajib menggunakan senjata Allah dengan lengkap (Ef.6:10-17) <8>.
  4. Berjaga-jagalah senantiasa (1Ptr.5:8-9) <9>.
  5. Tunduklah pada Allah (Yak 4:7) <10>.

SHARING

“Adakah hal lainnya yang kita perlukan untuk bisa hidup selalu berkemenangan?”

 

PENUTUP

Dalam peperangan rohani, selain selengkap senjata Allah, doa-pujian-penyembahan-puasa-unity turut mendukung kemenangan yang kita butuhkan. Janganlah takut menghadapi peperangan rohani, karena Tuhan sendiri yang beserta kita. Majulah dan rebutlah kemenangan bersama Kristus.

penderitaan-hidup

[Cool] Kuat dalam penderitaan, Rabu 07 Juni 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “TRANSFORMASI OLEH ROH KUDUS”.

MENGAPA TUHAN YESUS INGIN SETIAP ORANG KRISTEN DIPENUHI ROH KUDUS?

Kuat dalam penderitaan

Ref: Filipi 1:9 <1>

PENDAHULUAN

Kehidupan kita seringkali diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang menuntut keputusan kita, apakah kita bisa tetap berpegang pada kebenaran atau ikut arus dunia. Ketika kita mengambil keputusan untuk berpegang dalam kebenaran, terkadang kita harus menderita dengan keputusan tersebut. Di sinilah sesungguhnya panggilan kita di dunia ini, yaitu meneladani yang Yesus lakukan (1Ptr.2:21) <2>; namun jangan salah, resiko penderitaan yang perlu kita tanggung, bukanlah penderitaan akibat dosa, melainkan penderitaan karena nama Kristus.

URAIAN

Jika kita kuat dalam penderitaan, pelajaran dan berkat apa yang bisa kita peroleh darinya?

  1. Penderitaan menjadikan kita berharap penuh pada Tuhan (2Kor.1:8-9) <3>.
  • Penderitaan mengajar kita untuk lebih berharap kepada Tuhan. Ada di zona nyaman seringkali membuat kita terlena dan tanpa disadari beresiko padamnya roh kita.
  • Ketidaknyamanan / penderitaan adalah sarana Tuhan untuk membuat kita terjaga dan selalu berharap kepadaNya; itu membuat iman kita meningkat.
  1. Penderitaan membawa kita dalam kemuliaan kekal (2Kor.4:17) <4>.
  • Saat penderitaan menghampiri, kita harus tahu bahwa ada kemuliaan kekal di depan kehidupan kita mendatang.
  1. Penderitaan membuat kita berhenti berbuat dosa (1Ptr.4:1) <5>.
  • Jika kita beroleh karunia untuk menderita bagi Kristus, itu adalah kesempatan yang memudahkan kita untuk menolak dosa.

SHARING

“Menurut saudara, penderitaan seperti apa yang sesuai kehendak Allah? Seperti apakah penderitaan karena (pemberitaan) Injil itu?”

 

PENUTUP

Setiap orang Kristen harus mempunyai komitmen untuk mempertahankan imannya, meskipun dalam mempertahankannya, harus membuatnya menderita (1Tes.3:3). Janji Tuhan adalah kita dijadikan ahli waris, jika kita menderita bagi Tuhan (Rom.8:17-18).

PencurahanRohkudus

[Cool] Transformasi oleh Roh Kudus, Rabu 31 Mei 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “PENUH DENGAN ROH KUDUS”.

APA TANDA ORANG YANG SENANTIASA PENUH ROH KUDUS?

 

TRANSFORMASI OLEH ROH KUDUS

Ref: Kisah Para Rasul 1:4-5 <1>

PENDAHULUAN

Beberapa waktu yang lalu (14 April 2017) kita memperingati Jumat Agung atau Peringatan Kematian Yesus. Yesus telah membuktikan bahwa Ia hidup, yaitu pada hari ke-3 Dia bangkit dari kematian, kemudian secara berulang kali Yesus menampakkan diriNya kepada murid-muridNya selama 40 hari (Kis.1:3) <2>, hingga akhirnya  Ia naik ke Surga; di mana kita juga memperingati peristiwa tersebut (25 Mei 2017). Setelah itu, 10 hari berikutnya kita akan merayakan Pentakosta (50 hari setelah peristiwa kematian Tuhan Yesus), di mana janji Bapa yang dikatakan Yesus, digenapi di sebuah kamar loteng, di Yerusalem; 120 orang murid dipenuhi oleh Roh Kudus.

URAIAN

Mengapa Tuhan Yesus menekankan murid-murid untuk dipenuhi Roh Kudus?

  1. Karena Roh Kudus berdampak transformatif dalam hidup kita (Kis.1:8) <3>.
  • Petrus dan murid-murid lainnya mengalami perubahan hidup setelah dipenuhi Roh Kudus; penuh kuasa dan otoritas Allah.
  • Seseorang yang ditransformasi oleh Roh Kudus pasti berdampak pada lingkungannya.
  • Banyak orang Kristen jangankan jadi saksi, tetapi menolong dirinya sendiri pun tidak bisa, tetapi saat ia dipenuhi Roh Kudus, maka hidupnya jadi dinamis oleh kuasa Allah.
  1. Karena Roh Kudus akan memimpin kita pada seluruh kebenaran (Yoh.14:26, 16:13) <4>.
  • Roh Kudus membuat kita mengerti firman Tuhan dan memampukan kita bisa mengaplikasikannya dalam hidup sehari-hari; tanpaNya, sulit sekali mengerti dan menjalankan firman Tuhan.
  1. Karena Roh Kudus akan menolong kita dalam berdoa (Rom.8:26) <5>.
  • Kadang dalam kehidupan ini, kita harus berhadapan dengan misteri kehidupan yang tidak bisa kita selesaikan dengan hikmat kita sendiri, bahkan ketika kita berdoa pun, kita tidak tahu apa yang harus kita doakan, tetapi Roh Kudus membantu kita untuk berdoa kepada Allah.
  • Roh Kudus tahu apa yang terbaik buat kita. Dia tahu apa yang akan terjadi di depan hidup kita.

SHARING

“Seberapa rindu saudara dipakai Tuhan jadi dampak bagi keluarga dan masyarakat? Pernahkah saudara meminta Roh Kudus untuk mentransformasi hidup saudara?”

 

PENUTUP

Dipenuhi Roh Kudus merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan orang Kristen, karena Ia akan menjadikan seorang Kristen menjadi pribadi yang lain, yang berdampak transformatif.