daud diurapi jd raja

[Cool] Pengurapan, Rabu 23 Agustus 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “P E M U R N I A N”.

INGATKAN TENTANG DUA HAL YANG DILAKUKAN AGAR BISA MELEWATI MASA PEMURNIAN!

PENGURAPAN
Ref: 1 Samuel 16:13

PENDAHULUAN

Hal pertama yang Tuhan perintahkan kepada Nabi Samuel saat bertemu Daud adalah “urapi dia!”. Pengurapan adalah hal pertama yang penting untuk Daud terima sebelum Tuhan pakai sebagai raja. Kalau hidup kita mau mengalami kuasa maksimal dalam pelayanan, keluarga, usaha, dll, maka kita harus dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus. Pengurapan menjadikan hidup kita maksimal. Apa yang Gembala Sidang kita lakukan lewat doa & pengurapan minyak, mungkin secara manusia adalah sesuatu yang biasa (hanya mengolesi minyak), tapi sebagai orang percaya kita tahu bahwa ada kuasa dalam pengurapan.

URAIAN

Setelah diurapi dengan minyak, maka sejak saat itu dan seterusnya, berkuasalah Roh Tuhan atas Daud. Kata “berkuasa” di ayat tersebut dalam bahasa Ibrani adalah TSALACH. Dari arti “tsalach”, kita akan melihat minimal ada 3 hal yang akan dialami oleh seseorang yang hidupnya dipenuhi urapan Tuhan:

  1. Membuat sibuk.
  • Orang yang dipenuhi Roh Kudus, tidak akan diam, tapi hidupnya sibuk, artinya bergerak.
  • Sama seperti Kis.1:8 = terus bergerak karena ada kuasa (dunamos) yang menggerakkan kita untuk melakukan hal-hal besar.
  1. Membuat perubahan.
  • Daud dari orang biasa menjadi raja. Ini adalah perubahan. Petrus yang penakut, saat dipenuhi Roh Kudus, tiba-tiba berubah jadi pemberani dan berkhotbah di depan ribuan orang.
  • Saat hidup kita dipenuhi urapan Roh Kudus, maka ada hasil yang akan terlihat, yaitu perubahan yang lebih baik.
  1. Berhasil dan beruntung.
  • Semua orang pasti mau hidupnya mengalami keberhasilan. Pengurapan Roh Kudus memberikan jaminan agar hidup kita mengalami keberhasilan. Lihatlah perbedaan akhir hidup Daud yang sukses (1Taw.29:28) <2> dan Saul yang ditinggalkan Roh Tuhan (1Sam.16:14) <3> bahkan akhir hidupnya tragis.

SHARING

“Apakah saudara sudah dibaptis Roh Kudus dengan tanda awal berbahasa roh? Minta dan perolehlah!”

PENUTUP

Saat ini kita memasuki Pentakosta ke-3, di mana Roh Kudus dicurahkan secara dahsyat (Yoel 2:28-32). Saat Roh Kudus dicurahkan, maka semua orang (5 generasi) dipakai Tuhan untuk suatu tujuan penuaian jiwa. Saat hidup kita menerima pengurapan Roh Kudus, maka Tuhan sedang siapkan kita untuk jadi penuai-penuai di akhir jaman.

Pemurnian Emas

[Cool] PEMURNIAN, Rabu 16 Agustus 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “HARTA TERPENDAM”.

INGATKAN TENTANG 3 JENIS HARTA TERPENDAM DALAM DIRI TIAP MANUSIA!

PEMURNIAN
Ref: Ayub 23:10

PENDAHULUAN

Dari kisah Ayub kita bisa belajar kalau hidup kita mau memiliki kualitas emas, maka harus mau diuji, karena hanya dengan ujian yang akan membuat hidup kita semakin dimurnikan seperti emas murni. Tahun Ayin Zayin adalah Tahun Pedang. Fungsi pedang di Ibr.4:12 adalah untuk memisahkan. Akan ada pemisahan antara yang sungguh-sungguh dengan yang main-main, yang kudus dengan yang tidak kudus, yang setia dengan yang tidak setia. Tujuan pemisahan tersebut adalah agar hidup kita semakin dimurnikan menjelang kedatangan Tuhan menjemput gerejaNya (Why.22:11) <2>; karena itu janganlah terkejut jika semua masuk dalam proses pemurnian. Pemurnian yang dialami Ayub, identik dengan “masalah”, di mana Ayub harus kehilangan keluarganya, harta bendanya, bahkan dia mengalami sakit parah. Masalah Tuhan ijinkan untuk memurnikan hidup kita.

URAIAN

Apa yang Ayub lakukan untuk bisa melewati masa pemurnian?

  1. Menjaga perkataan (Ayb.42:6)<3>.
  • Tujuan iblis menghancurkan Ayub adalah agar ia mengeluarkan kata-kata kutuk (Ayb.1:11, 2:5) <4>.
  • Jagalah perkataan kita. Saat Ayub mencabut perkataannya, maka ia melewati masa pemurnian dan hidupnya dipulihkan.
  1. Menjaga hati (Ayb.42:8) <5>.
  • Tuhan ajarkan agar kita harus punya hubungan yang baik dengan sesama. Tidak ada kepahitan, tidak ada dendam.
  • Bayangkan jika Ayub sakit hati dengan teman-temannya; pasti sulit untuk mau mendoakan mereka. Jaga hati..!!!

SHARING

“Adakah yang masih punya kepahitan dengan sesama? Belajar ampuni orang lain!”

 

PENUTUP

Pemurnian yang Ayub alami membuktikan kalau kualitas kehidupannya adalah kualitas emas. Emas adalah sesuatu yang bernilai tinggi. Saat hidup kita bisa melewati proses pemurnian, maka nilai hidup kita akan semakin tinggi, baik di hadapan Tuhan maupun manusia. Ayub mengalami berkat dua kali lipat (Ayb.42:12) saat hidupnya memiliki kualitas emas.

Potensi diri

[Cool] Harta Terpendam, Rabu 09 Agustus 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “MENERIMA APA YANG KITA MINTA”.

INGATKAN TENTANG PRINSIP-PRINSIP AGAR DAPAT MENERIMA APA YANG KITA MINTA!

HARTA TERPENDAM
Ref: 2 Korintus 4:7

PENDAHULUAN

Jabatan, kekuasaan, kekayaan, seringkali menjadi rebutan. Semua orang berlomba untuk mendapatkannya. Tidaklah salah jika kita punya keinginan atau cita-cita setinggi langit, tetapi ingatlah bahwa semua hal yang mengubahkan seseorang, bukanlah yang ada di luar sana, tetapi justru ada di dalam kita. Di dalam diri kita ada harta terpendam, harta besar yang seringkali tidak disadari oleh banyak orang. Di bawah bumi ada dua harta besar, yaitu ladang minyak dan satu lagi adalah yang ada di kuburan! Di kuburanlah banyak harta terpendam yang tersia-siakan, yaitu potensi yang tidak pernah terealisasikan. Harta terpendam yang tidak pernah menyelesaikan rencana-rencana besar yang Tuhan sudah siapkan bagi seseorang, yang kemudian akhirnya mati dan terkubur di bawah sana.

URAIAN

Harta terpendam itu adalah potensi yang merupakan anugerah Tuhan. Janganlah dikubur, tapi diberdayakan bagi kemuliaan Tuhan. Harta terpendam / potensi itu adalah sebagai berikut:

  • Tuhan lihat hati manusia. Jangan menjadi kecil hati atau bahkan rendah diri karena apa yang nampak secara manusiawi, tidaklah menunjukkan keaslian jati diri kita (1Sam.16:7) <2>.
  • Milikilah integritas / nilai diri yang menunjukkan bahwa kita adalah orang benar. Orang benar adalah orang yang telah dibenarkan Tuhan, yang hidupnya mengasihi dan melayani Tuhan.
  • Hati yang melekat kepada Tuhan membuat Tuhan menjadikan kehidupan seseorang berpotensi untuk senantiasa melakukan kehendak Tuhan sepanjang hidupnya (Kis.13:36) <3>.
  • Mau menjadi orang besar? Mau mengalami hal-hal besar? Hanya dibutuhkan iman sebesar biji sesawi untuk bisa mengalami dan melakukan hal-hal besar yang dari Tuhan (Mat.13:31-32) <4>.
  • Roh Kudus dicurahkan agar kita memiliki potensi untuk jadi alat kemuliaan Tuhan. Untuk memberitakan kabar baik tentang Tuhan. Potensi kuasa dari Tuhan akan menggerakkan perkataan dan pengetahuan kita agar nama Tuhan disebarkan di muka bumi ini (Kis.1:8, 1Kor.1:5) <5>.
  • Kuasa dari Tuhan seumpama kunci untuk membuka dan menutup. Juga untuk mengikat dan melepaskan. Kuasa seperti ini adalah kuasa yang dahsyat (Mat.18:18) <6>.

SHARING

“Renungkan sejauh mana kehidupan saudara telah diberdayakan? Apakah potensi yang kita miliki selama ini justru terkubur? Apakah selama ini kita merasa hidup kita tidak maksimal? Apa penyebabnya? Adakah penghalangnya? Bagikan pengalaman saudara!”

 

PENUTUP

Harta terpendam harus digali. Jangan biarkan terkubur! Alami kehidupan yang maksimal. Singkirkan cara pandang yang selama ini salah (merasa tidak berguna, merasa kecil, merasa lemah, merasa tidak mungkin, dsb). Di dalam diri kita ada benih yang Tuhan sudah tabur. Kita harus tumbuhkan, harus sirami, harus pelihara, supaya jadi “pohon” yang besar dan “berbuah”. Dalam buah ada benih, jadi bisa terus menghasilkan benih dan terus menghasilkan buah tanpa henti. Itulah sebenarnya diri kita. Itulah kehebatan potensi yang Tuhan sudah anugerahkan bagi kita semua. Sebuah kebun buah-buahan yang bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

 

Rom.11.36, Mzm.92:13, Yes.48:18, Yer.17:7-8, Yoh.10:10b.

Pemberian Tuhan Yang Terbaik

[Cool] Menerima apa yang kita minta, Rabu 02 Agustus 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “IMAN MENENTUKAN KEBAHAGIAAN DALAM KELUARGA”.

INGATKAN TENTANG 3 HAL MENGAPA IMAN DIBUTUHKAN DALAM KELUARGA!

MENERIMA APA YANG KITA MINTA
Ref: Matius 21:22

PENDAHULUAN

Tahun 2017 adalah Tahun Mujizat Penuaian. Gembala Pembina menyampaikan ada empat prinsip yang harus kita yakini dan lakukan agar kita dapat mengalami janji “mujizat penuaian”, yaitu: (1) Harus percaya, (2) Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, (3) Jangan sombong, dan (4) Kita harus bayar harga. Janji di atas adalah salah satu dari berbagai janji yang Tuhan sediakan untuk memberkati umatNya. FirmanNya katakan bahwa apa saja yang kita minta, maka kita akan menerimanya.

URAIAN

Prinsip firman Tuhan agar kita dapat menerima apa yang kita minta adalah sebagai berikut:

  1. Kita harus punya iman yang percaya sepenuhnya pada Tuhan (Ibr.11:1) <2>.
  2. Kita harus cinta Tuhan sepenuh hati dan tinggal dalam hadiratNya dan firmanNya (1Kor.2:9, Yoh.15:7, 1Yoh.5:14-15, Yoh.14:11-14) <3>.
  3. Kita harus jaga kekudusan dan jadi orang benar; sehingga doa kita penuh kuasa (Yak.5:16)<4>.
  4. Kita harus tekun dan jangan jemu dalam berdoa (Luk.18:1-8) <5>.
  5. Kita tidak boleh bimbang dalam meyakini Tuhan dan janji firmanNya (Yak.1:6-7) <6>.
  6. Kita harus tetap menaikkan permintaan, sekalipun Tuhan tahu kebutuhan kita (Mat.7:7) <7>.

SHARING

“Apakah setiap kita meminta kepada Tuhan itu selalu dijawab? Apakah permintaan itu sesuai kehendak Tuhan? Baca Yak.4:2-3 dan refleksikan dalam kehidupan rohani saudara!”

 

PENUTUP

Perhatikan dan hiduplah dalam kehendak Tuhan, karena itulah hal yang menyenangkan Tuhan. Saat Tuhan disenangkan, Dia pasti memberikan apa yang kita minta dan butuhkan, sehingga kita dapat mengalami hidup yang bahagia (Yes.48:18).