[Khotbah] The 7 Miracles on Mount Carmel Bag.7, Minggu 03 September 2017

The 7 Miracles on Mount Carmel (7)
1 Raja-raja 16:29-31
“Ahab, anak Omri, menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja Yehuda. Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya”

Saat  pemerintahan raja Ahab, dia melakukan apa yang jahat dengan mengambil Izebel anak Etbaal raja orang Sidon menjadi isterinya, sujud menyembah dan beribadah kepada Baal, membuat mezbah/kuil bagi Baal di Samaria, membuat patung asyera dan menimbulkan sakit hati Tuhan.
Akibatnya adalah Tuhan menjadi murka dan hujan tidak turun selama 3,5 tahun,sehingga terjadi kelaparan yang sangat hebat di Samaria
Setelah itu Tuhan akhirnya bertindak dan memberi perintah kepada Elia  “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada Ahab, sebab Aku hendak memberi hujan ke atas muka bumi.” (I Raja 18:1)
Pelajaran dari ayat ini adalah:
– Tidak selamanya Tuhan membiarkan umatNya menderita, ada waktunya Tuhan melawat umatNya dan memberikan kelegaan dan jalan keluar.
– Tidak selamanya Tuhan membiarkan kejahatan menguasai umatNya, karena Tuhan pasti akan menjadi pembela bagi kita dan akan menghukum orang yang melakukan kejahatan.
Saat kita melihat peristiwa di gunung Karmel, maka kita akan melihat beberapa hal yang terjadi yaitu kebenaran vs kepalsuan, nabi asli vs nabi palsu, nabi Elia vs nabi baal.
Ada 7 mujisat yang terjadi digunung Karmel yaitu :
1. Miracle of Fight, 2. Miracle of Calling 3. Miracle of Build 4. Miracle of Speak 5. Miracle of Pray 6. Miracle of Repentance 7. Miracle of Faith
Keadaan Israel pada saat itu:
– Raja Ahab dan orang Israel berdosa pada Tuhan
– Elia bernubuat dan beriman supaya hujan tidak turun dan terjadi.
– Elia bernubuat dan beriman supaya hujan turun dan terjadi.
Dalam Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”
Pelajaran tentang iman
1. Asal atau sumber iman Kristen yaitu:
Roma 10:17 “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus” jadi kita harus bersikap yang benar terhadap firman Tuhan. Bagaimana sikap yang benar terhadap firman Tuhan?
A. Diterima yaitu melalui kotbah yang disampaikan (I Tes 2:13)
B. Diingini seperti bayi yang ingin akan air susu yang murni (I Pet 2:2)
C. Diyakini kekuatannya sehingga tidak boleh diremehkan. Jika kita kita percaya akan firman Tuhan, maka akan menjadi kekuatan dan berkat buat kita (Roma 1:16). Namun jika kita meremehkan firman, akan menanggung akibatnya (Amsal 13:13)
2. Ukuran Iman
A. Iman sebesar biji sesawi (Mat 17:20) tetapi dapat melakukan perkara-perkara besar.
B. Iman yang bertambah (II Tes 1:3) iman harus bertambah, tidak stagnan.
C. Iman yang besar (Mat 8:10) iman yang dimiliki oleh perwira Kapernaum, yang membuat Tuhan kagum padanya. Perwira ini bukan orang Israel, namun imannya besar dan dipuji oleh Tuhan.
D. Iman yang sempurna (Ibrani 12:2) karena Tuhan Yesus yang menyempurnakan iman kita.
3. Jenis iman
Ada beberapa jenis iman yaitu
A. Iman Ikut-ikutan
Filipus memanggil Natanael untuk berjumpa dengan Yesus (Yoh 1:45-47) “Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.”
Dari kisah ini, kita dapatkan pelajaran bahwa :
– Ikutlah kepada ajakan yang baik seperti beribadah, melayani dll.
– Jangan bosan untuk mengajak orang lain untuk datang pada Tuhan.
B. Iman Bersama
Saat ada empat orang yang membawa seorang lumpuh kepada Tuhan Yesus, maka Tuhan Yesus melihat iman mereka dan Yesus berkata kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” (Markus 2:3-5)
Contoh lainnya adalah dalam Markus 5:40-41 saat Tuhan Yesus berdoa dan membangkitkan anak yang mati. “Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu”
C. Iman Nekat
Imannya Petrus yang sangat nekat yaitu mau turun keair dan berjalan diatas air. Matius 14:29 “Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus”
3 demonstrasi iman Elia
A. Elia percaya sekalipun belum melihat (I Raja 18:41)
B. Elia berdoa sampai sesuatu terjadi. Elia berdoa sampai 7 kali. Ingat Pray Until Something Happen (PUSH)
C. Elia percaya sekalipun hanya melihat tanda kecil.
Yaitu awan sebesar telapak tangan dan akhirnya Tuhan memulihkan keadaan Israel dan menurunkan hujan.
Mujisat diatas gunung Karmel masih berlaku sampai hari ini diantara orang percaya. Tuhan menanti munculnya Elia-Elia akhir zaman yang melakukan pekerjaan besar bersama dengan Tuhan Yesus…..amin

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th

Leave a Reply