[Khotbah] Super Father, Minggu 18 Maret 2018
SUPER FATHER
Kejadian 15:6
“Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran”
Tuhan berfirmanlah kepada Abram agar dia pergi dari negerinya dan dari sanak saudaranya ke negeri yang akan Tuhan tunjukkan kepadanya, dan janji Tuhan bahwa Abram akan menjadi bangsa yang besar, diberkati dan membuat namanya masyhur dan akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Respon Abram saat itu sangat luarbiasa, sehingga dapat kita katakan bahwa Abram memiliki kerohanian yang baik, buktinya:
- Abram meninggalkan Ur Kasdim (Kej 12:1)
“Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu”
Abram melakukan Perjalanan dari Ur Kasdim ke Haran dan masuk ketanah perjanjian hal ini berarti :
- Meninggalkan tempat berhala
Yosua 24:2 “Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain”
Abram meninggalkan tempat tinggalnya yang dahulu adalah tempat penyembahan kepada berhala. Hal ini merupakan gambaran kehidupan lama, yang harus ditinggalkan dan mengambil keputusan untuk bertobat dan menerima kehidupan baru dalam Tuhan.
- Mentaati panggilan
Abram taat kepada panggilan Tuhan pada dirinya.
Ada beberapa tingkatan panggilan yaitu:
– Panggilan untuk bertobat
– Panggilan untuk beribadah
– Panggilan untuk melakukan firman Tuhan
– Panggilan untuk melayani
- Abram percaya kepada janji Tuhan (Kej 15:6)
Roma 4:18 “Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”
Bagaimanakah sikap yang benar terhadap janji Tuhan?
- Harus dipercaya, jika tidak itu adalah dosa (Maz 119:11)
“Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau”
Percayalah kepada semua janji Tuhan pasti digenapi dalam hidup kita.
- Diminta (II Sam 7:25)
“Dan sekarang, ya TUHAN Allah, tepatilah untuk selama-lamanya janji yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluarganya dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu”
Mintalah agar semua janji Tuhan terjadi atas hidup kita. Mintalah apa yang menjadi kebutuhan dan kerinduan kita kepada Tuhan.
- Direnungkan (Luk 2:19)
“Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya”
Renungkanlah janji Tuhan itu siang dan malam. Kata merenungkan juga berarti bahwa kita membayangkan apa yang kita inginkan itu telah menjadi kenyataan.
- Dirindukan (Maz 119:82)
“Habis mataku merindukan janji-Mu; aku berkata: “Bilakah Engkau akan menghiburkan aku?”
Rindukanlah semua janji Tuhan tergenapi dalam hidup kita.
- Abram menghormati Tuhan (Kej 17:17)
“Tertunduklah Abraham dan tertawa” dalam bhs Inggris adalah “bowed down to the ground” hal ini artinya adalah menyembah sampai dahi menyentuh tanah. Hal ini adalah bukti bahwa Abraham sangat menghormati Allah.
Abram adalah seorang yang rohani namun dia menjadi down grade karena terpengaruh oleh saran istrinya Sarai yang kurang rohani.
Mengapa? Karena ada tawaran yang menarik dari Sarai untuk mengambil Hagar sebagai isterinya.
Akibat hal tersebut, maka Abram salah bertindak yaitu:
- Melepaskan otoritasnya dengan cara memberikan wewenang kepada Sarai untuk menindas Hagar (Kej 16:6) “Kata Abram kepada Sarai: “Hambamu itu di bawah kekuasaanmu; perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik.” Lalu Sarai menindas Hagar, sehingga ia lari meninggalkannya”
- Melahirkan anak yang bermasalah yaitu Ismael yang tingkah lakunya seperti keledai liar (Kej 16:12) “Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya.”
- Mengusir Ismael (Kej 21:14) “Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba”
Namun akhirnya Abram diupgrade oleh Tuhan menjadi Abraham, dan dia menjadi bapa segala bangsa, bapa orang percaya….amin
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th

Leave a Reply