[Khotbah] Sang Pemburu Roti, Minggu 03 Desember 2017
SANG PEMBURU ROTI
Yohanes 6:2
“Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit”
Dunia penuh dengan masalah sehingga gereja dan orang percaya harus mengalami mujisat dan tampil beda.
Cool (Community of Love) harus jadi kota perlindungan dan tiap anggota harus memiliki kuasa untuk menolong orang lain.
Akan tetapi ada syaratnya yaitu:
1. Kenalilah sang pemberi kuasa
2. Pujilah dan sembahlah Dia didalam roh
3. Tenggelamkan diri kita didalam kasihNya
4. Layanilah Tuhan dengan sepenuh hati
Jika tidak, maka kita akan sama dengan orang banyak yang berbondong-bondong untuk mengikut Yesus, siapakah mereka? Yaitu para pemburu roti. Karena mereka mengikut Yesus hanya sebatas kebutuhan jasmani.
Apa yang terjadi dengan mereka?
1. Mereka terheran-heran
Mereka bertanya-tanya Tuhan Yesus naik apa? Sebab hanya ada satu perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat.
Mereka tidak mengetahui bagaimana Yesus sampai didaerah itu, hal ini seperti kita juga yang seringkali tidak mengetahui rancangan Tuhan (Yes 55:8) “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN”
Apa tindakan kita supaya jalan kita dipimpin oleh Tuhan?
A. Percayalah bahwa Tuhan mengetahui jalan yang terbaik (Maz 139:3) “Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi”
B. Percayalah bahwa Tuhan menetapkan jalan yang terbaik (Maz 37:23) “TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya”
C. Percayalah bahwa Tuhan melindungi jalan hidup kita (Maz 139:5) “Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku”
2. Mereka memiliki kerinduan yang palsu
Mereka datang bukan untuk mencari Tuhan Yesus, tapi mencari roti. Kita harus memiliki kerinduan hanya pada Tuhan seperti yang diungkapkan oleh pemazmur dalam Maz 42:2 “Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran bani Korah. Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah”
Manifestasi kerinduan mereka adalah:
– Bernyanyi memuji Tuhan
– Beribadah dan bersekutu dengan Tuhan
Mengapa kita harus memiliki kerinduan kepada Tuhan? Karena dunia ini sarat dengan kerinduan palsu, dan jangan mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya.
Jika kita tidak lagi rindu akan Tuhan, maka kita sedang mati rohani, oleh karena itu kita harus membangkitkan rasa rindu pada Tuhan.
Bagaimana membangkitkan kerinduan kepada Tuhan?
– Kalahkan kepentingan badani
– Bangkitkan kecintaan menyanyi dan memuji Tuhan
– Jangan meninggalkan persekutuan
3. Hanya memikirkan kenikmatan sesaat
Para pemburu roti ini hanya berpikir untuk perut mereka dan kemudian setelah itu akan dibuang kedalam jamban (Mat 15:17) oleh karena itu Tuhan Yesus menegur mereka dan berkata “sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang”
Roti diseberang danau bersifat sementara, tapi roti hidup yaitu Tuhan Yesus sendiri adalah kehidupan kekal sampai selama-lamanya….amin
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th

Leave a Reply