[Khotbah] Right off Christians (3), Minggu 05 November 2017
RIGHT OF CHRISTIANS (3)
Lukas 15:11-12
Dua orang anak yang dikisahkan oleh Alkitab yaitu anak sulung dan anak bungsu, merupakan gambaran gereja Tuhan saat ini.
Anak bungsu terhilang diluar rumah bapanya dan anak sulung terhilang didalam rumah bapanya.
Ada beberapa kesalahan anak bungsu yaitu:
– Meminta haknya yaitu warisan kepada bapanya.
– Menentukan isi warisan padahal yang menentukannya adalah sang pemberi warisan.
Warisan adalah sebuah anugerah kepada seseorang yang sebenarnya tidak berhak untuk menerimanya.
Bapa selalu ingin memberikan warisan dan memberikan hak kepada kita sebagai anak-anaknya. Apakah hak yang diberikan bapa kepada anaknya?
1. Pelukan dan ciuman (Lukas 15:20) “Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia”
Pelukan dan ciuman dari bapanya adalah bukti kasih. Begitu besarnya kasih Bapa pada kita, sehingga Dia disorga tidak pernah senang melihat kita menderita akibat dosa. Hal ini juga seperti yang Tuhan Yesus rasakan yaitu memberikan reaksiNya saat melihat orang menderita yaitu saat :
A. Melihat Maria dan Marta kehilangan Lazarus (Yoh 11:33-35)
“Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu”
Yesus menangis bukan karena Lazarus telah mati, tapi karena melihat Maria dan Marta yang kehilangan orang yang dikasihinya. Kita harus menangis saat kehilangan keluarga kita, maksudnya bukan menangisi mereka saat mereka mati, namun saat mereka terhilang dan tidak percaya pada Tuhan Yesus. Kita harus menangisi mereka yang terhilang.
B. Melihat Yerusalem yang tidak mau bertobat (Luk 19:41)
“Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya”
Apakah dosa dari Yerusalem? Yaitu Bait Allah dijadikan sarang penyamun (Mat 21:13). “dan berkata kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”
Saat itu di Bait Allah ada beberapa jenis orang yaitu :
– Pedagang dan penukar uang yang memandang mammon sebagai tuhannya, dan akhirnya mereka diusir oleh Tuhan Yesus.
– Imam dan ahli Taurat yang memandang dengan jengkel kepada Yesus sehingga mereka tidak mendapatkan apa-apa dari Tuhan.
– Orang sakit yang memandang mujisat kepada Tuhan dan menerima mujisat dan menjadi sembuh.
Apa yang Tuhan inginkan terjadi di Bait Allah?
– Munculnya pengajaran, yaitu firman Tuhan yang memberkati kita dan
menjamah kehidupan kita (Yesaya 2:2-3)
– Munculnya kekudusan, karena kita dapat naik kegunung kudusNya Tuhan
(Yesaya 56:7)
– Munculnya kesukaan sebab sukacita dari Tuhan itu kekuatan kita
– Munculnya perkenanan atas korban yaitu hidup kita dan apa yang ada
pada kita
– Munculnya doa, pujian dan penyembahan kepada Tuhan
C. Melihat orang lapar (Mat 15:32)
Tuhan Yesus tergerak oleh belas kasihan saat melihat orang lapar. Apakah prinsip Alkitab tentang makanan?
– Makan secukupnya, jangan serakah, dan rakus (Mat 6:11) “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya”
– Makan makanannya sendiri (II Tes 3:11-12) “Orang-orang yang demikian kami peringati dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri”
– Menjauhkan diri dari makanan berhala (Kis 21:25) “Tetapi mengenai bangsa-bangsa lain, yang telah menjadi percaya, sudah kami tuliskan keputusan-keputusan kami, yaitu mereka harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan.”
– Dinikmati dengan damai sejahtera (Ams 17:1) “Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan”…..amin
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th

Leave a Reply