[Khotbah] Right Of Christians Part.1, Minggu 08 Oktober 2017
RIGHT OF CHRISTIANS PART.I
Lukas 15:11
“Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki, Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka”
Kata “mempunyai” dalam bhs Yunani adalah Echo, bhs Inggris adalah Accompany artinya menemani, menyertai, mendampingi.
Namun pada suatu saat anak bungsu ini meminta harta milik yang menjadi hak dan bagiannya, hal ini adalah suatu kesalahan karena Alkitab hanya mengenal hak kesulungan saja (Kej 49:3) “Ruben, engkaulah anak sulungku, kekuatanku dan permulaan kegagahanku, engkaulah yang terutama dalam keluhuran, yang terutama dalam kesanggupan”
Apakah yang dikatakan Alkitab tentang hak kesulungan? Anak yang sulung mendapat dua bagian berkat (Ulangan 21:17) “Tetapi ia harus mengakui anak yang sulung, anak dari isteri yang tidak dicintai itu, dengan memberikan kepadanya dua bagian dari segala kepunyaannya, sebab dialah kegagahannya yang pertama-tama: dialah yang empunya hak kesulungan.”
Dalam Alkitab dikisahkan tentang Esau dan Yakub (Kejadian 27:36) “Kata Esau: “Bukankah tepat namanya Yakub, karena ia telah dua kali menipu aku. Hak kesulunganku telah dirampasnya, dan sekarang dirampasnya pula berkat yang untukku.” Lalu katanya: “Apakah bapa tidak mempunyai berkat lain bagiku?”
Ada hubungan antara hak kesulungan dan berkat.
– Hak kesulungan disediakan / pemberian oleh Tuhan secara otomatis kepada semua anak sulung sejak lahir. Ini merupakan hubungan pribadi dengan Tuhan.
– Berkat diturunkan oleh bapak melalui penumpangan tangan kepada siapa yang dikehendakinya. Ini merupakan hubungan pribadi dengan ayahnya.
Bagi Esau, hubungan dengan Tuhan tidaklah penting, tetapi hubungan dengan ayahnya itulah yang terutama. Esau berpikir bahwa yang tidak kelihatan itu tidak penting, dan yang kelihatanlah yang jauh lebih penting.
Ketika Yakub meminta hak kesulungan, Esau rela, tetapi ketika dia kehilangan berkat, Esau menjadi marah.
Hak kesulungan adalah:
- Menjadi pemimpin setelah ayahnya
- Menjadi imam dalam keluarga
Perantara antara keluarga dengan Tuhan, setelah ada hukum Taurat, hak kesulungan mendapat dua bagian lebih besar dari hak seorang anak.
Hak kesulungan dapat hilang jika
– Dipandang rendah dan dilepaskan, contohnya Esau (Kej 25:34)
– Dosa seperti yang dilakukan oleh Ruben yang berzinah dengan Bilha gundik ayahnya (Kej 35:22)
Pelajaran dari kisah ini adalah bahwa hidup ini adalah pilihan.
Yakub memilih yang tidak kelihatan, sehingga Yakub menerima berkat (Kej 27:27-28) Sedangkan Esau memilih yang kelihatan, yang ada didepan matanya, sehingga Esau menerima kutuk (Kej 27:39-40)
Hasil dari pilihan Yakub
- Tanah yang subur dan embun (ayat 28) artinya kita mengalami perasaan ketergantungan kepada Tuhan
- Bangsa-bangsa akan takluk (ayat 29) saat ini hampir semua lini telah dipegang oleh orang Yahudi
- Siapa yang mengutuk Israel akan dikutuk, siapa yang memberkati Israel akan diberkati
- Hidupnya berubah setelah diganti namanya menjadi Israel
Hasil dari pilihan Esau
- Menjadi hamba adiknya (ayat 37)
- Mengejar berkat dengan air mata, karena ada kutuk (ayat 38)
- Mendiami tanah kering dan gersang (ayat 39)
- Hidup dari pedang yaitu dengan kekerasan
- Edom artinya merah dan tinggal didaerah Jordania
Keadaan Anak bungsu memilih untuk keluar dari rumah ayahnya, sehingga akibatnya adalah :
– Melarat dalam hal kepemilikan dan tentang hubungan (Lukas 15:14)
– Menjadi penjaga babi (Lukas 15:15)
– Kelaparan (Lukas 15:16)
– Tertuduh (Lukas 15:18)
Oleh karena itu, pilihlah yang tidak kelihatan, yang terbaik, yang sesuai dengan kehendak Tuhan, dan kita akan menjadi orang yang diberkati dan menerima keselamatan…amin
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th

Leave a Reply