[Khotbah] PENTAKOSTA , Minggu 04 Juni 2017

PENTAKOSTA
Keluaran 34:22
“Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun”

Dalam Perjanjian Lama, Pentakosta bagi orang Israel adalah hari ke lima puluh setelah Paskah. Hari Pentakosta diumumkan sebagai:
– Hari pertemuan kudus (Imamat 23:21) dimana semua laki-laki berkumpul ditempat kudus untuk membawa korban persembahan kepada Tuhan, mengucap syukur atas segala kebaikan Tuhan.
– Hari raya bersukaria (Ulangan 16:15) mereka bersukaria sebab berkat Tuhan atas tanah, sehingga mereka dapat memanen gandum selama berminggu-minggu.
Dalam Perjanjian Baru, hari Pentakosta adalah hari pencurahan Roh Kudus (Kisah rasul 2:1-4) “Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya”
Hari Pentakosta ini adalah peristiwa yang terjadi dengan sistematis yaitu:
– Semua orang percaya berkumpul (ayat 1)
– Terjadinya manifestasi Roh (ayat 2-3)
– Terjadinya lawatan Roh (ayat 3)
– Terjadinya Baptisan Roh (ayat 4)
– Muncul karunia Roh (ayat 4)
Ada 7 efek dari Pentakosta yaitu:
  1. Roh Kudus turun atas semua orang
Roh Kudus tidak pernah membedakan orang, dan siapa yang siap akan menerima. “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Lukas 11:13)
Baptisan Roh Kudus adalah merupakan tindakan iman, harus percaya.
Saat itu 120 murid melakukan persiapan :
A. Menanti janji Bapa (Kisah rasul 1:4)
Menanti bhs Yunani : Parimeno (stay around) tinggal disekitar / dalam hadirat Allah.
B. Bertekun dalam doa (Kisah rasul 1:14)
Memohon kepada Tuhan untuk menggenapi janjiNya.
C. Mereka sehati (Kisah rasul 1:14)
Tidak ada perselisihan, kemarahan, bebas dari dosa.
D. Persiapan iman-orang percaya (Kisah rasul 2:1)
Semua orang percaya berkumpul disatu tempat.
    2. Keberanian untuk memberitakan Injil
(Kisah rasul 4:29) “Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu”
Orang yang dipenuhi Roh Kudus akan suka bercerita tentang Tuhan Yesus.
    3. Kerinduan kepada firman Tuhan
(Kisah rasul 2:42) “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa” seperti Daud saat dia berada dipadang gurun dalam keadaan sengsara, Daud merindukan Tuhan (Mazmur 63:1-4) “Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda. (63-2) Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair”
  4. Mengadakan banyak mujisat
Melayani berdasarkan kuasa dan otoritas dari Tuhan Yesus dan mereka banyak mengadakan tanda-tanda dan mujisat.
  5. Suasana gembira dan penuh dengan pujian kepada Tuhan
Orang yang dipenuhi Roh Kudus akan selalu bersukacita.
    6. Disukai banyak orang
Tidak memiliki musuh.
7. Memenangkan banyak jiwa
Banyak orang percaya kepada pemberitaan Injil Yesus, dan mereka membawa jiwa-jiwa bagi nama Tuhan Yesus.

Marilah kita mengalami pengalaman pribadi dengan Roh Kudus, dan kita akan melihat hal-hal yang luarbiasa bersama Dia….Amin

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th

Leave a Reply