[Khotbah Natal] Paket Sang Raja, Minggu 25 Desember 2016

Ayat : Lukas 2:1-7

“Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia”

Pada saat pemerintahan Kaisar Agustus, dia mengeluarkan perintah untuk melakukan sensus penduduk yang dimulai pada tahun 8 SM-5 M dan yang terdaftar adalah sekitar 4.233.000 jiwa. Karena perintah ini, maka semua orang harus kembali kedaerah asalnya termasuk Yusuf dan Maria yang harus kembali ke Betlehem. Dan akhirnya Yesus dilahirkan di Betlehem dan diletakkan dipalungan dengan terbungkus kain lampin.

Tuhan Yesus lahir kedalam dunia ini untuk memberikan kita paket/hadiah berupa:

  1. Kesukaan Besar (Lukas 2:10)

Tuhan Yesus lahir kedalam dunia ini untuk membawa kesukaan besar yaitu berkat, dan yang pertama kali merasakannya adalah Yusuf dan Maria. Ada tiga berkat besar yang diterima oleh Yusuf dan Maria yaitu:

– Berkat jasmani yaitu pada saat orang Majus datang membawa emas, kemenyan dan mur.

– Berkat rohani yaitu pada saat para gembala datang dan menyampaikan berita dari Malaikat tentang siapakah Yesus. Hal ini meneguhkan iman mereka bahwa apa yang telah terjadi atas diri mereka merupakan susuatu yang benar dan datangnya dari Allah dan atas kehendak Allah. Juga perkataan orang Majus yang datang menyembah Dia karena telah dituntun oleh bintangNya di timur.

– Berkat perhatian dari sesama yaitu pada saat kelahiran Yesus, mereka tidak merasa sendiri, karena banyak orang yang datang dan ada bersama sama dengan Yusuf dan Maria (Lukas 2:18). Mereka dikunjungi oleh para gembala, orang Majus dan para Malaikat.

Sebuah perhatian yang diberikan dari teman atau kerabat haruslah dilandasi sikap yang tidak membedakan kasta, harta dan tahta. Juga harus saling menerima apa adanya, saling mendidik, mengajar, menuntun,

menasihati, saling mengampuni kesalahan dan berkorban bagi orang lain.

  1. Keselamatan (Lukas 2:8-20)

Para gembala mendengar berita dari Malaikat tentang kabar keselamatan. Bagaimanakah sikap para gembala tersebut?

– Berkata (ayat 15) “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.”

Hal ini artinya adalah ada kata sepakat, kesatuan hati, kebersamaan, senasib sepenanggungan, mencari tahu, meneliti apa yang terjadi. Hal ini yang juga harus kita lakukan yaitu memiliki kesatuan hati karena berkat itu akan diperintahkan kepada kita (Maz 133:1) Juga harus memiliki rasa haus dan lapar akan firman Tuhan dengan membaca dan merenungkannya (Maz 111:2).

– Bertindak (ayat 16) “Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan”

– Melihat Yesus (ayat 17) “Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu”. Mereka akhirnya memiliki perjumpaan pribadi dan pengalaman pribadi dengan Tuhan Yesus.

– Memuji dan memuliakan Yesus (ayat 20) “Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah”

  1. Damai Sejahtera (Lukas 2:14)

Tuhan Yesus datang kedalam dunia untuk membawa damai sejahtera bagi manusia. Ada beberapa pelajaran tentang damai sejahtera yaitu:

– Damai sejahtera hanya datang dan sumbernya dari Tuhan Yesus.

– Tidak memandang keadaan

– Tidak memandang tempat

– Hanya milik orang percaya

– Harus dipelihara, jangan sampai hilang.

Amin…..

 

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th

Leave a Reply