[Khotbah] Doa, Pujian & Penyembahan , Minggu 09 April 2017

DOA, PUJIAN & PENYEMBAHAN
Wahyu 5:7-14
“Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: “Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!”
DNA Gereja Bethel Indonesia Menorah adalah “Prajurit Tuhan yang gagah perkasa yang mempunyai gaya hidup berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam serta melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini”
Oleh karena itulah kita sebagai umat Tuhan harus memiliki gaya hidup yang suka berdoa,memuji dan menyembah Tuhan.
Ada beberapa hal yang akan terjadi saat kita berdoa, memuji dan menyembah Tuhan yaitu :
1. Persiapan dalam peperangan rohani (II Tawarikh 20:1-28)
Saat itu kerajaan Yehuda sedang menghadapi musuh yang besar yaitu bani Moab, Amon, dan orang Meunim. Saat itu Yosafat dan seluruh bangsa Yehuda menjadi takut karena hal itu. Apa yang mereka lakukan?
– Berdoa dan berpuasa (ayat 3-4)
– Memuji Tuhan (ayat 19)
– Menyembah Tuhan (ayat 18)
Akibatnya adalah Tuhan yang berperang bagi mereka, dan semua pasukan musuh itu dikalahkan dan mereka membawa pulang jarahan.
Menurut kalender Yahudi, tahun 2017 adalah tahun Ayin Zayin. Ayin artinya mata, yaitu mata Tuhan yang tertuju pada kita, dan mata kita yang tertuju pada Tuhan. Zayin artinya pedang yang berarti peperangan. Mau atau tidak, siap atau tidak kita akan masuk dalam medan peperangan roh. Dan ingat bahwa kita bukan berperang dengan darah dan daging tapi berperang dengan roh jahat diudara.
2. Memutuskan ikatan/belenggu (Kisah Rasul 16:23-26)
Saat dipenjara dan dibelenggu, Paulus dan Silas berdoa, memuji dan menyembah Tuhan, dan akhirnya belenggu mereka dihancurkan.
Doa, pujian dan penyembahan kepada Tuhan akan memutuskan segala ikatan dan belenggu dalam hidup kita.
Belenggu dan ikatan itu dapat berupa roh jahat, trauma, ketakutan, sakit penyakit, kebiasaan buruk, kepahitan, dll.
3. Membentuk karakter (Wahyu 4:8-11)
Keempat makhluk sorgawi dan 24 tua-tua serta seluruh penghuni sorga setiap saat memuji dan sujud menyembah Allah. Bahkan mereka melemparkan mahkotanya dihadapan Tahta Allah.
Hal ini menunjukkan betapa mereka merendahkan diri dihadapan Allah, dan memberikan pujian dan hormat dan kemuliaan hanya bagi nama Tuhan Yesus. Doa,pujian dan penyembahan dapat membentuk karakter kita menjadi orang yang rendah hati, tidak sombong, tidak arogan sebab kita selalu sadar bahwa pujian dan kemuliaan hanya diberikan kepada Tuhan.
4. Melepaskan kita dari hal yang jahat (Daniel 6:11-12)
Saat Daniel berada dikerajaan Babel dan Media Persia, banyak orang yang tidak suka kepada Daniel karena dia hanya seorang buangan namun dapat diangkat menjadi pemimpin dan penguasa. Hal ini membuat mereka sangat iri dan akhirnya merancangkan hal yang jahat bagi Daniel.
Apa yang dilakukan oleh Daniel dalam menghadapi situasi yang tidak baik tersebut? Firman Tuhan mengatakan bahwa tiga kali sehari Daniel berlutut (menyembah), berdoa dan memuji Tuhan dan akhirnya Tuhan melepaskan Daniel dan membalikkan keadaan tersebut sehingga musuh-musuhnya yang akhirnya binasa.
Hal-hal yang jahat yang dapat mengganggu kita dapat berupa serangan roh jahat, orang yang bermaksud jahat, malapetaka, kecelakaan, sakit penyakit dll.
5. Persiapan untuk menghadapi masa sulit (Markus 14:26-32)
Sebelum Tuhan Yesus masuk dalam siksaan dan disalibkan, Dia mempersiapkan diriNya dengan memuji menyembah Allah dan berdoa dengan sungguh-sungguh, ini adalah gaya hidup Yesus. Tuhan Yesus berdoa ditaman, ditempat sunyi, dibukit, diatas gunung dll.
Hal inilah yang membuat Dia dapat melewati semua penderitaanNya.
Doa,pujian dan penyembahan merupakan investasi kita hari ini untuk menghadapi masa sukar dihari depan nanti.
Mari kita memiliki gaya hidup doa,pujian dan penyembahan sehingga dapat mengalami mujisat Tuhan…..amin.

Oleh Pdt Aris Andrijanto SE,MA

Leave a Reply