[Cool] Mengalami Pertumbuhan Iman , Rabu 06 Desember 2017

TOPIK MINGGU LALU : “MENGAMPUNI ITU MUTLAK”.
SEBUTKAN 3 CARA MENGAMPUNI YANG SEMPURNA?

MENGALAMI PERTUMBUHAN IMAN
Ref: Matius 17:20

PENDAHULUAN

Mengapa dua orang beribadah di tempat yang sama, belajar yang sama, mendengar firman yang sama, tapi mengalami pertumbuhan dan pengalaman iIahi yang berbeda?! Iman dan percaya itu selalu bersama-sama, di mana iman itu dipunyai karena tindakan percaya. Kita terbiasa hidup dengan melihat, bukan hidup karena percaya. Di sini masalahnya bukan tentang tidak memiliki iman, tetapi karena kurang percaya. Jika ada yang bertanya adakah tingkatan pertumbuhan iman? Tentu saja ada. Secara sederhana ada perbedaan sebagai berikut:

  • Iman yang lemah (Rom.14:1) dan iman yang kuat (1Kor.16:13).
  • Iman yang kecil (Luk.17:6) dan iman yang besar (Mat.15:28).
  • Iman kanak-kanak (1Kor.13:11,14:20) dan iman dewasa (Ibr.5:14).
  • Kurang beriman (Mat.14:31) dan beriman sepenuhnya (Mat.21:21-22).

URAIAN

Bagaimana mengalami pertumbuhan iman?

  1. Iman bertumbuh karena firman Tuhan.

Iman timbul dari pendengaran akan firman Allah (Rom.10:17). Supaya iman tumbuh dan tambah teguh, kita perlu firman Tuhan tiap hari untuk dibaca, direnungkan, dan dipraktekkan. Dengan demikian kita mendapatkan kekuatan Allah untuk mengalahkan dunia (Rom.1:16-17).

  1. Iman bertumbuh oleh pengujian.

Pengujian iman adalah tindakan Allah untuk meningkatkan iman seseorang jadi lebih berkualitas. Jika iman itu hidup, maka setiap orang percaya harus siap menghadapi berbagai ujian yang diperlukan untuk pertumbuhan rohaninya sehingga memperoleh buah yang matang.

  1. Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan penderitaan.

Ada resiko aniaya atas tiap orang yang beribadah kepada Tuhan (2Tim.3:12). Mengapa demikian? Karena penderitaan bukan saja merupakan konsekuensi ibadah kita, tapi juga sebuah panggilan dan karunia (Fil 1:29). Setiap penderitaan yang kita alami, bernilai sebagai karunia panggilan dan sebagai alat pendidikan untuk menumbuhkan iman kita.

  1. Iman bertumbuh dengan persoalan.

Orang percaya tidak pernah lepas dari masalah (Mzm.34:20). Jika kita menghadapi persoalan masih dengan cara dan sikap yang lama, pasti kita akan kalah. Hadapilah dengan sikap yang baru, maka pasti kemenangan akan kita peroleh.

SHARING

“Adakah kejadian hidup saudara yang membuat iman terguncang? Apa yang saudara alami dan lakukan selanjutnya? Bagikan!”

PENUTUP

Di penghujung 2017 ini, bagaimana dan ada di mana iman kita? Biarlah hidup kita masih terus memiliki keyakinan pada ”dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”.

Leave a Reply