[Cool] Janji Penyertaan Tuhan, Rabu 10 Januari 2018
TOPIK MINGGU LALU : “TAHUN PERMULAAN YANG BARU”.
APA YANG TUHAN KEHENDAKI MEMASUKI TAHUN PERMULAAN YANG BARU INI?
JANJI PENYERTAAN TUHAN
(THE YEAR OF THE NEW BEGINNINGS)
PENDAHULUAN
Setiap memasuki tahun yang baru, setiap orang pasti berharap untuk dapat mengalami keadaan yang lebih baik dari tahun yang sudah dilalui. Jika kita amati, baik atas orang percaya maupun belum percaya, ada 3 golongan orang-orang dalam hal sikap / cara pandangnya dalam menghadapi masa yang baru, yaitu: (1) Mereka yang pesimis, (2) Mereka yang pasrah, (3) Mereka yang optimis.
URAIAN
Tema yang disampaikan bagi gereja kita di tahun 2018 ini adalah Tahun Permulaan Yang Baru, di mana Tuhan memberikan janji tentang berkat, anugerah, dan penyertaan yang baru atas kita. Nasehat Tuhan bagi kita di tahun ini adalah:
- Jangan terikat masa lalu (Flp.3:13-14).
Beberapa contoh dalam Alkitab:
- Bangsa Israel saat keluar dari Mesir; Mereka selalu terbelenggu oleh masa lalunya. Walaupun selalu mendapat kebaikan dan mujizat Tuhan, hati dan pikiran mereka selalu kembali ke Mesir, padahal Tuhan sudah janjikan Tanah Perjanjian yang penuh berkat. Ingatan masa lalu mereka, lebih kuat daripada harapan di masa depan.
- Istri Lot; Saat diperintahkan Tuhan meninggalkan Sodom, ia menoleh ke belakang dan menjadi tiang garam. Hati dan pikirannya ada di mana sebelumnya berada (Kej.19:26).
- Yusuf; Hatinya tidak terikat masa lalu (walaupun ia dibenci, dijual, difitnah, dilupakan), tetapi tetap memandang ke depan untuk meraih mimpi-mimpinya, di mana ia akhirnya menjadi orang terkemuka di Mesir (Kej.41:41).
- Paulus; Sebelumnya ia adalah penganiaya jemaat, namun mendapat panggilan Tuhan dan kemudian meninggalkan masa lalunya yang gelap, dan menjadi rasul Tuhan yang luar biasa.
- Arahkan pandangan selalu kepada Tuhan (Kol.3:1-2).
Maka:
- Kita tidak akan merasa takut, karena di tangan Tuhanlah masa depan kita. Ketakutan adalah musuh iman. Tanpa iman, kita tidak akan mendapatkan janji-janji Tuhan digenapi dalam hidup kita. Bahkan tanpa iman, kita tidak mungkin berkenan kepada Allah (Ibr.11:6a).
- Kita akan selalu mendapat kekuatan di saat menghadapi semua persoalan (Mzm.16:8).
SHARING
“Sudah siapkah kita melepaskan keterikatan akan masa lalu kita, di mana masa lalu kita mungkin dipenuhi dengan penyesalan, kesalahan, kegagalan, bahkan kesuksesan?!”
PENUTUP
Tuhan tidak pernah sesaat pun meninggalkan kita dalam kondisi apapun. Dalam Tuhan selalu ada pengharapan akan masa depan (Yer.29:11). Berkomitmenlah untuk selalu mengarahkan pandangan kepada Tuhan dalam segala situasi hidup kita.

Leave a Reply