[Cool] Ibadah Yang Benar, Rabu 04 Oktober 2017

EVALUASI TOPIK MINGGU LALU : “HARTA YANG HARUS DIJAGA”.
HARTA APAKAH YANG TUHAN BERIKAN PADA KITA UNTUK DIJAGA?!

Ibadah Yang Benar
Ref: Yohanes 4:23

PENDAHULUAN

Tuntunan Tuhan terus mengingatkan kita agar kita meninggalkan manusia lama kita dan senantiasa mencari perkara-perkara yang di atas, yaitu perkara-perkara rohani. Kita harus mempersiapkan diri sebagai umat yang layak untuk menyambut kedatangan Tuhan yang ke dua kali. Kita pun harus berani memperkatakan bahwa hari-hari ini kita sedang memasuki era Pentakosta ke-3. Hari-hari ini ada satu hal yang penting untuk kita lakukan, yaitu kita harus memastikan memiliki ibadah yang benar kepada Tuhan. Ibadah bukan berbicara tentang kehadiran kita di gereja. Orang Farisi dan ahli Taurat selalu hadir di Bait Allah, tetapi Yesus menyatakan bahwa mereka itu munafik (Mat.7:5) <2>. Bagaimanakah ibadah yang benar itu?

URAIAN

Pengertian tentang ibadah yang benar:

  1. Ibadah = ab-o-daw = ăbôdâh ; Yunani (Yos.24:15) <3>.
  • NKJ : to serve the Lord = seperti hamba yang siap melayani Tuannya.
  • Berbicara tentang sikap hati.
  • Contoh Maria: ia melayani Tuhan, duduk di kaki Tuhan, meminyaki kaki Tuhan (Luk.10:39, Yoh.12:3) <4>.
  1. Ibadah = thrēskos; Yunani (Yak.1:26-27) <5>.
  • NKJ : to be religious / Godliness / Holiness = seremonial dalam ibadah.
  • Berbicara tentang keberadaan hati kita, apakah saleh / kudus (Yak.1:26-27) <6>.

 

Ukuran ibadah bagi Tuhan adalah bagaimana kondisi hati kita kepada Dia. Bagaimana sikap hati kita kepada Dia. Bagaimana cara yang benar dalam melakukan ibadah kepada Tuhan?

Beribadah dalam roh dan kebenaran (Yoh.4:23) <7>.

Tuhan mau agar tubuh kita penuh roh / kerinduan sebagai persembahan yang hidup dan Tuhan mau kita menjadi penyembah yang benar, yang menyembahnya dalam kesalehan / kekudusan.

SHARING

“Bagaimana ibadah saudara saat ini? Apakah seperti seorang hamba yang melayani tuannya segala kesalehan dan kekudusan? Mari kita perbaiki ibadah kita!”

PENUTUP

Melakukan ibadah yang benar adalah suatu upaya untuk meninggalkan manusia lama kita (2Kor.5:17) dan sebuah upaya mencari perkara-perkara yang di atas (Kol.3:1-4). Kita semua harus terus mempersiapkan diri untuk menjadi umat yang layak bagi Tuhan. Sembahlah Dia dalam roh dan kebenaran.

 

Leave a Reply