[Cool] Hidup Padahal Mati, Rabu 26 April 2017
EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN”.
SEBUTKAN DUA HAL YANG DIKEHENDAKI TUHAN!
HIDUP PADAHAL MATI
Ref: Wahyu 3:1 <1>
PENDAHULUAN
Pelajaran firman Tuhan kali ini adalah membandingkan diri kita (selaku orang Kristen) dengan jemaat mula-mula di Sardis. Apakah kita ini menjadi umat Tuhan yang melakukan aktivitas ibadah, tapi sebenarnya kerohaniannya mati?! Karena itulah yang terjadi di Sardis. Mereka tanpa sadar merasa hidup, tapi realitanya mati, karena itu Tuhan menegur mereka. Mari saat ini kita akan mengukur / mengetahui keadaan rohani kita yang sebenarnya.
URAIAN
Indikator seorang Kristen yang hidup padahal mati (rohnya):
- Melakukan segala sesuatu asal-asalan.
- Tidak dilakukan dengan segenap hati = asal-asalan.
- Meliputi pekerjaan, pelayanan, ibadah, dsb.
- Nasehat: Why.3:2 <2>.
- Mendengar firman Tuhan tapi tidak melakukannya.
- Tidak mempraktekkan firman Tuhan beresiko jatuh kembali dalam dosa.
- Jika tidak mau bertobat juga, kita pasti menyesal saat teguran Tuhan datang.
- Nasehat: Why.3:3 <3>.
- Menjalani kehidupan tanpa kekudusan.
- Tidak bisa menjaga tingkah laku dan perkataan.
- Tanpa kekudusan tidak mungkin bisa jadi saksi Kristus.
- Nasehat: Why.3:4 <4>.
SHARING
“Hal-hal apa saja yang pernah Tuhan percayakan kepada kita yang belum kita lakukan secara maximal.”
PENUTUP
Renungkan kembali teguran-teguran yang Tuhan katakan. Jika kita belum menjadi sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki, kita harus bertobat dan menyatakan komitmen lagi di hadapan Tuhan, untuk menjadi orang-orang Kristen yang benar-benar “hidup”. Ada upah besar dari Tuhan yang menanti kita di depan.

Leave a Reply