[Khotbah] THE YEAR OF NEW DIMENSION (5), 02 Februari 2020

THE YEAR OF NEW DIMENSION (5)

 

(Ulangan 28:13) “TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia”

(II Korintus 3:18) “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar”

Ditahun 2020 ini kita harus memiliki sesuatu yang dapat memantulkan kemuliaan Tuhan. Dan kita harus mengerti dan percaya bahwa kemuliaan itu datangnya dari Tuhan. Dalam Perjanjian Lama, kata kemuliaan bahasa Ibraninya adalah “Kabod” atau kehadiran Tuhan yang mendemonstrasikan otoritasNya yang hebat dan gagah perkasa.
Ada beberapa tempat dimana Tuhan menyatakan kemuliaanNya yaitu:

1. Di taman Eden
Tuhan mencegah kerusakan yang lebih parah akibat dosa manusia dengan menutup ketelanjangan mereka (pengampunan-second chance). Apa yang Tuhan lakukan saat mereka jatuh dalam dosa? Tuhan menutupi ketelanjangan mereka dengan kulit binatang, yang mana sebelumnya Tuhan mengorbankan seekor binatang.
Gereja Tuhan harus percaya bahwa Tuhan sanggup menghapus dosa dan pelanggaran dengan syarat yaitu merendahkan diri, berdoa, mencari wajah Tuhan, berbalik dari jalan-jalan yang jahat, maka Tuhan akan mendengar dari sorga, mengampuni dosa kita, serta memulihkan kita (II Taw 7:14)

2. Di Mesir
Tuhan hadir di Mesir dan menghajar Firaun, orang Mesir dan para dewa orang Mesir. Apa yang Tuhan lakukan? Dengan memberikan 10 tulah yaitu air menjadi darah, katak, nyamuk, lalat pikat, penyakit sampar pada ternak, penyakit barah, hujan es bercampur api, belalang, kegelapan, kematian pada anak sulung (Kel 7-11).
Dari kisah tersebut, maka terbukti bahwa tidak ada satupun kekuatan didunia ini yang dapat mengalahkan kekuatan Allah. Sebagai orang percaya kita juga harus menang dan mengalahkan berhala zaman now, contohnya:
– saat kita mengadakan perayaan, apakah porsi ibadahnya lebih banyak atau acara-acara perayaannya yang lebih banyak?
– saat kita berpesta mengucap syukur, apakah lebih banyak firman Tuhan atau makan-makannya lebih banyak?
– apakah kita lebih cinta pada uang atau cinta pada Tuhan?
– saat bekerja apakah kita lebih sungguh-sungguh dibandingkan dengan beribadah pada Tuhan?
Jadi berhala zaman now adalah semua hal yang menghalangi ibadah, persekutuan, pelayanan, pengenalan akan firman Tuhan.

3. Di padang gurun
Bagaimanakah kemuliaan Tuhan dinyatakan dipadang gurun?
– membelah laut Teberau yang membuktikan bahwa “alam dapat ditaklukkan”
– menghukum Firaun yang memperlihatkan bahwa “raja dapat dibinasakan”
– saat Amalek dikalahkan dan dihancurkan
– memelihara 3 juta orang Israel dengan memberikan mujisat. Artinya bahwa apa yang mustahil akan terjadi, apa yang tertutup akan dibukakan. Seperti yang terjadi pada Elia saat di sungai Kerit, bagi Ahab sungai Kerit adalah hidden blessing (berkat yang ditutup) tapi bagi Elia itu adalah open blessing (berkat yang dibukakan)
– menaklukan seluruh penduduk Kanaan, sehingga kita juga harus berperang melawan musuh kita yaitu dari dalam berupa nafsu kedagingan, egoisme, irihati dll dan dari luar berupa tawaran dunia, godaan dosa.

4. Di bait Allah Salomo
Saat pentahbisan Bait Allah, maka Tuhan datang dan kemuliaan Tuhan memenuhi Bait SuciNya (II Taw 7:3) “Ketika segenap orang Israel melihat api itu turun dan kemuliaan TUHAN meliputi rumah itu, berlututlah mereka di atas lantai dengan muka mereka sampai ke tanah, lalu sujud menyembah dan menyanyikan syukur bagi TUHAN: “Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”
– kemuliaan Tuhan hadir ditempat dimana Dia disembah
– hadirat Tuhan meruntuhkan semua kemuliaan manusia.
– jabatan, kedudukan, pangkat dan nama besar harus takluk menyembah Tuhan Yesus

5. Di atas gunung Karmel
– Elia mengalahkan nabi Baal (I Raja 18:36-37) Tuhan mau menjawab doa Elia dan mau mendemonstrasikan kuasaNya karena Elia berseru pada Tuhan yang benar. Elia sebagai pelaksana firman Tuhan, memiliki tujuan hanya untuk mempermuliakan nama Tuhan dan melihat pertobatan orang Israel agar kembali menyembah Allah.
– doa Elia dijawab oleh Tuhan dengan menurunkan api dari sorga, sehingga terjadi pertobatan dan nama Tuhan dipermuliakan.
Janji Tuhan ditahun 2020 ini (Ulangan 28:7-8) “TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu”…..amin

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th