[Khotbah] THE YEAR OF NEW DIMENSION (1)
THE YEAR OF NEW DIMENSION (1)
Ulangan 28:13
“TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia”
Saat firman Tuhan ini disampaikan oleh Musa kepada orang Israel, mereka sedang berada dipadang gurun. Kita ketahui bahwa sebelum itu, orang Israel berada di Mesir sebagai budak selama 430 tahun. Akibat perbudakan di Mesir, maka terbentuklah karakter yang buruk dalam hidup mereka. Apa karakter buruk mereka?
– Slave yaitu sebagai budak yang kehilangan hak
– Low spirit yang memiliki roh yang lemah
– Under pressure hidup dibawah tekanan dari penguasa Mesir
– Inferiority yaitu rasa rendah diri
Namun ketika mereka sudah keluar dari Mesir dan saat Tuhan menampakkan diriNya di atas gunung Sinai, maka mereka dibawa Tuhan untuk masuk kesatu dimensi yang lain dan mereka ditetapkan menjadi satu bangsa. Mereka punya hukum yaitu Taurat dan Tuhan memperkuat perjanjianNya dengan memberikan tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madunya.
Sama seperti firman Tuhan yang diberikan kepada orang Israel, Tuhan juga mau agar kita menjadi kepala dan bukan ekor.
Bagaimanakah karakter kepala?
1. PIONEER
Bagaimanakah ciri seorang pioneer?
A. Berani mengambil resiko
Seorang pioneer akan berani melakukan sesuatu walaupun itu mengandung resiko. Dalam Alkitab dikisahkan tentang contoh orang yang tidak berani mengambil resiko. Dia adalah Barak bin Abinoam (Hak 4:1-9) “Ia menyuruh memanggil Barak bin Abinoam dari Kedesh di daerah Naftali, lalu berkata kepadanya: “Bukankah TUHAN, Allah Israel, memerintahkan demikian: Majulah, bergeraklah menuju gunung Tabor dengan membawa sepuluh ribu orang bani Naftali dan bani Zebulon bersama-sama dengan engkau”
Barak artinya halilintar dan dia adalah komandan pasukan Israel, saat itu dia mendapat perintah dari Deborah, untuk maju menyerang Sisera panglima tentara Yabin. Namun Barak tidak mau maju berperang jika Deborah tidak ikut berperang. Akhirnya Deborah ikut pergi berperang dan orang Israel mengalami kemenangan.
Akibatnya adalah kehormatan untuk mengalahkan musuh Israel, jatuh kepada seorang perempuan yaitu Yael isteri Heber.
Barak tidak berani mengambil resiko untuk menyerang Sisera dan tentara Kanaan. Seorang pioneer selalu berani bertindak dengan iman walaupun harus menanggung resiko.
B. Berani membayar harga
– Visi besar memerlukan tindakan besar. Kita harus memiliki visi dan mimpi yang besar.
– Tindakan besar memerlukan biaya/harga yang besar. Setelah kita memiliki visi dan mimpi yang besar, maka itu memerlukan biaya yang besar.
– Harga besar akan menghasilkan tuaian yang besar. Namun saat kita membayar harga yang besar, maka kita akan mendapatkan hasil berupa tuaian yang besar.
Seorang pioneer berani untuk membayar harga yang besar karena dia tahu bahwa ada kesuksesan dan hasil yang besar yang akan diperolehnya.
C. Sukses bukan atas karya orang lain
Seorang pioneer tidak akan mengambil keuntungan atau mengambil hak orang lain. Maksudnya adalah tidak bermegah atas hasil yang dicapai orang lain. Seorang pioneer bermegah atas hasil yang dia capai. Seperti Paulus dalam II Kor 10:16 “Ya, kami hidup, supaya kami dapat memberitakan Injil di daerah-daerah yang lebih jauh dari pada daerah kamu dan tidak bermegah atas hasil-hasil yang dicapai orang lain di daerah kerja yang dipatok untuk mereka”
2. STARTER
Starter adalah seorang yang bertindak pertama kali. Apakah ciri-cirinya?
A. Tahu kekuatan diri sendiri
Seperti Elia dan janda Sarfat. Janda Sarfat itu memiliki minyak dan tepung yang jumlahnya sedikit, namun akhirnya minyak dan tepung itu tidak habis sepanjang musim kelaparan sehingga dapat memelihara kelangsungan hidup keluarga janda itu juga Elia (I Raja 17:14) “Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi.”
Elia memiliki mata rohani yang tajam untuk melihat potensi yang ada pada janda Sarfat itu walaupun kelihatannya sedikit dan tidak berarti.
Bukan hanya itu saja, Elia dapat melihat tanda-tanda dari Tuhan yaitu saat dia berdoa, ada awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut,dan dia berkata bahwa akan ada hujan lebat dan badai terjadi.
Hal ini juga terjadi pada Tuhan Yesus yang melihat potensi besar dalam 5 roti dan 2 ikan, sehingga dapat memberi makan 5000 orang laki-laki saja dan mereka makan sampai kenyang, bahkan masih ada sisanya yaitu 12 bakul (Mat 14:17) “Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak”……(bersambung)
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th
