[Khotbah] The Year OF New Birth(3), Minggu 03 Februari 2019
THE YEAR OF NEW BIRTH (3)
Yehezkiel 36:25-27
Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat
Tahun 2019 adalah “The Year of New Birth” yaitu tahun kelahiran baru. Kelahiran baru seperti benih yang jatuh ketanah, kemudian mati dan akhirnya memunculkan tunas dengan kehidupan yang baru.
Tahun 2019 ini Tuhan akan melakukan sesuatu yang baru, memulihkan keadaan kita, memberikan belas kasihanNya kepada kita.
Didalam Alkitab dikisahkan tentang bangsa Israel yang terjebak kedalam tata cara kehidupan bangsa-bangsa disekeliling mereka sehingga menjadi penyembah berhala dan akhirnya mereka diserahkan kedalam tangan musuh mereka. Saat itu mereka dirampok, dijarah, dipermalukan, dibunuh oleh musuh-musuh mereka. Namun demikian, Tuhan tidak tahan melihat mereka hidup dalam kesusahan, dan akhirnya Tuhan memulihkan kehidupan mereka.
Tuhan mau memulihkan keadaan mereka dengan syarat yaitu:
- Harus ada air jernih (Yeh 36:25a)
- Harus terjadi pentahiran (Yeh 36:25b)
- Harus ada hati yang baru (Yeh 36:26a)
- Harus ada roh yang baru (Yeh 36:26b)
Apa yang dimaksud dengan roh yang baru? Roh yang baru merupakan pengenalan akan Tuhan.
Oleh roh yang baru akan memunculkan hal-hal yang baru seperti:
- Keinginan yang kuat untuk mengenal Tuhan.
- Keinginan yang kuat untuk diam di Bait Allah.
- Keinginan yang kuat untuk melayani sang Raja
Kel 12:40 selama 430 tahun orang Israel ada di Mesir sebagai budak
Kel 1:11 mereka mendirikan kota Pitom dan Raamses
Kel 33 mereka mendirikan kemah pertemuan yang kemudian dibangun menjadi Bait Allah supaya mereka belajar untuk melayani Tuhan.
Saat mereka ada di Mesir mereka melayani Firaun sebagai budak, tapi saat ditanah perjanjian, mereka melayani Tuhan sebagai umat Tuhan.
Jika kita hidup untuk dunia, kita akan melayaninya sebagai budak. Jika kita hidup untuk Tuhan, kita akan melayaniNya sebagai umat.
Mat 25:14 Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan memper
cayakan hartanya kepada mereka.
Pelajarannya :
– Semua orang mendapatkan talenta
– Kuantitas bukan ukuran
– Kualitas yang dicari Tuhan
– Akan ada perhitungan
– Yang mengusahakan akan mendapat upah
– Mendapatkan upah sampai berkelimpahan
– Yang tidak mengusahakan talenta, akan dihukum
Target setiap orang percaya:
– Memenangkan jiwa (Dan 12:3) “Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya”
– Terjadi kemajuan Injil (II Tes 3:1) “Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu”
(Kis 6:7)
Apa akibatnya jika injil diberitakan diseluruh dunia? Jika hal itu terjadi maka akan mempercepat kedatangan Tuhan untuk kedua kalinya (Mat 24:14)
– Terjadinya kemajuan kerajaan Allah (Gereja Tuhan)
Untuk melayani Tuhan, kita memerlukan beberapa hal yaitu:
– Talenta yaitu keahlian kecakapan (Kel 31:2-6)
Musa yang mendapatkan perintah dari Tuhan, dan pelaksananya adalah Bezaleel, Aholiab.
– Komitmen yaitu mempertahankan keputusan apapun yang terjadi (Maz 15:4b) contoh Yefta (Hak 11:31-36)
– Loyalitas yaitu kesetiaan tetap berada ditempat dalam semua keadaan. Tidak beranjak, tidak bergeser, tidak berpindah (Kis 15:36-40; Markus yang meninggalkan pelayanan dan kembali ke Yerusalem. Yak 1:8
Pengkotbah 19:4 ; Ams 25:15)
D. Keinginan yang kuat mempersembahkan seluruh hidup kepada Tuhan.
Rom 12:1 “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Pelajarannya:
– Korban persembahan adalah kehendak Tuhan
– Persembahan utama adalah diri sendiri
– Harta benda akan juga dipersembahkan
Seperti perempuan berdosa yang mempesembahkan dirinya sendiri, rasa bersalah, rasa malu, rambut dan air mata, kehormatan, minyak narwastu, seluruh simpanannya…..amin.
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th
