[Khotbah] The Year OF New Birth(2), Minggu 20 Januari 2019

THE  YEAR  OF  NEW BIRTH (2)

Yehezkiel 36:25-27

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat”

Tahun 2019 adalah “The Year of New Birth” yaitu tahun kelahiran baru. Kelahiran baru seperti benih yang jatuh ketanah, kemudian mati dan akhirnya memunculkan tunas dengan kehidupan yang baru.

Tahun 2019 ini Tuhan akan melakukan sesuatu yang baru, memulihkan keadaan kita, memberikan belas kasihanNya kepada kita.

Didalam Alkitab dikisahkan tentang bangsa Israel yang terjebak kedalam tata cara kehidupan bangsa-bangsa disekeliling mereka sehingga menjadi penyembah berhala dan akhirnya mereka diserahkan kedalam tangan musuh mereka. Saat itu mereka dirampok, dijarah, dipermalukan, dibunuh oleh musuh-musuh mereka. Namun demikian, Tuhan tidak tahan melihat mereka hidup dalam kesusahan, dan akhirnya Tuhan memulihkan kehidupan mereka.

Tuhan mau memulihkan keadaan mereka dengan syarat yaitu:

  1.          Harus ada air jernih (Yeh 36:25a)
  2. Harus terjadi pentahiran (Yeh 36:25b)
  3. Harus ada hati yang baru (Yeh 36:26a)
  4. Harus ada roh yang baru (Yeh 36:26b)

Apa yang dimaksud dengan roh yang baru? Roh yang baru merupakan pengenalan akan Tuhan.

Oleh roh yang baru akan memunculkan hal-hal yang baru seperti:

  1.     Keinginan yang kuat untuk mengenal Tuhan.

Manusia memiliki lima level dalam pengenalan akan Allah yaitu:

– Tidak mengenal Allah (Hos 4:6) “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah”. Bagaimana tindakan kita bagi orang yang tidak mengenal Allah? Yaitu dengan memberitakan Injil Kerajaan Sorga kepada mereka.

Oleh karena itu harus ada utusan yang membawa berita Injil sehingga mereka dapat percaya pada Tuhan Yesus (Rom 10:14-15)

– Tidak mau mengenal Allah (II Tes 1:8) “dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita”

Kita harus mendoakan orang yang tidak mau mengenal Allah, karena Tuhan mau agar mereka diselamatkan (Fil 2:10-11)

– Mengaku mengenal Allah (Titus 1:16) “Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia”

Kita harus menasihati mereka, menegur apa yang salah. Target kita agar mereka bertobat dari dosa (Kis 3:19)

– Mengenal Allah (Gal 4:9a) “sekarang sesudah kamu mengenal Allah”

Kita harus hidup dalam pengajaran firman Tuhan dan memberikan pengajaran bagi orang lain, supaya dapat bertumbuh dalam iman.

– Dikenal Allah (Gal 4:9b) “sesudah kamu dikenal Allah”

Kita harus menjaga agar kawanan domba itu jangan hilang dan tersesat, dan bertumbuh dalam iman sampai menjadi seperti Yesus (Kel 33:17).

  1.     Keinginan yang kuat untuk diam di Bait Allah.

Bait Allah adalah pusat peribadatan orang Israel yang terletak dikota Yerusalem. Dalam sejarah Israel dicatat tentang Bait Allah yaitu:

– Salomo (971-931 SM) membangun Bait Allah selama 7 tahun (I Raja 6:38)

– Rehabem (926-910 SM) Bait Allah dirampok oleh Sisak raja Mesir (I Raja 14:25-26)

– Asa (908-868) memperbaiki Bait Allah (1 Raja 15:15)

– Ahas menutup Bait Allah dan beberapa perabot dikirim ke Asyur sebagai upeti (II Raja 16:8)

– Hizkia mengambil perak dan mengerat emas di Bait Allah dan memberikan kepada raja Asyur (II Raja 18:15-16)

– Yosia (639-609 SM) menjadi raja pada usia 8 tahun dan memperbaiki Bait Allah (II Raja 22:3-17)

– Nebukadnezar (586 SM) menghancurkan Bait Allah dan menawan bangsa Yehuda di Babel.

– Koresy (536 SM) mengijinkan Zerubabel dan Nehemia kembali ke Yerusalem dan membangun Bait Allah didampingi Ezra ahli kitab.

– Raja Herodes Agung memperbaiki Bait Allah

– Jenderal Romawi yaitu Titus (70 M) menghancurkan Bait Allah dan sampai sekarang sudah 1949 tahun berlalu Bait Allah itu dimusnahkan.

Apakah yang harus dilakukan di Bait Allah?

– Membawa korban persembahan (Maz 66:13)

– Membayar nazar (janji pada Tuhan)

– Mendengar,merenungkanan melakukan firman Tuhan

– Tertanam dan mengalami kehidupan (Maz 92:14) “(92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita”

(Rom 11:17) “turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah”. Orang yang tertanam di Bait Allah, akan bertumbuh dan menerima berkat Tuhan.

Bertunas artinya akan muncul sesuatu yang baru dalam kehidupan kita, yaitu hal-hal rohani berupa karunia-karunia rohani dan karunia lima jawatan dalam gereja Tuhan…..amin.

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th