[Khotbah] The Year OF New Birth, Minggu 27 Januari 2019
THE YEAR OF NEW BIRTH
Yehezkiel 36:26-27
“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat”
Tahun 2019 adalah “The Year Of New Birth” yaitu tahun kelahiran yang baru. Permulaan yang baru artinya adalah sesuatu yang sudah ada kemudian diperbaharui, tapi kelahiran yang baru adalah sesuatu yang belum pernah terjadi, yang akan Tuhan jadikan buat kita.
Kelahiran baru dan kelahiran yang baru memimiliki perbedaan.
Kelahiran baru adalah pertobatan, kelahiran yang baru adalah berbagai hal yang akan lahir dan muncul dalam kehidupan kita.
I Yoh 5:13 “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal”. Kita harus percaya bahwa kita sudah memiliki hidup kekal.
Tahun ini akan banyak orang yang mengalami kelahiran baru dan menerima keselamatan dan hidup yang kekal. Pastikan diri kita telah menerima hidup kekal.
Ada beberapa hal untuk memastikan bahwa kita telah memiliki hidup kekal/keselamatan yaitu:
- Percaya kepada nama Anak Allah yaitu Tuhan Yesus Kristus
- Menghormati Kristus sebagi Tuhan dan Tuan dalam kehidupan kita dan sungguh berusaha mentaati perintahNya
- Mengasihi Tuhan Yesus dan bukan mengasihi dunia ini, dan kita menang terhadap daya tarik dunia ini
- Sudah bisa dan tekun melakukan kebenaran dan bukan melakukan dosa
- Mengasihi saudara seiman
- Sadar bahwa Roh Kudus berdiam didalam kita, sehingga kita tidak mendukakan Roh Kudus
- Sungguh-sungguh mengikuti teladan Tuhan Yesus dan hidup seperti Tuhan Yesus
- Percaya, menerima dan tinggal dalam Tuhan Yesus Kristus, percaya pada firman Tuhan dan para Rasul dalam Perjanjian Baru
- Sungguh sungguh merindukan dan mengharapkan kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang kedua
Pada saat ini kita hanya akan membahas dipoint ke lima yaitu kita akan memiliki kehidupan kekal jika kita mengasihi saudara seiman.
Untuk itu kita harus menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan (Ams 4:23). Jika kita mengampuni maka hati kita bersih, tapi jika kita tidak mengampuni, maka hati kita kotor.
Tuhan Yesus mau agar kita hidup dalam kasih dan mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Jika kita tidak mengampuni orang yang bersalah pada kita, maka Bapa juga tidak akan mengampuni kesalahan kita (Mat 6:15).
Dalam Alkitab, banyak ayat-ayat firman Tuhan yang memberikan peringatan bagi kita untuk mengasihi dan mengampuni orang yang bersalah pada kita :
– I Yoh 2:9-11 “Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang”
– I Yoh 3:14-15 “Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia”
– I Yoh 4:20 “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya”
Dari ayat-ayat ini, dapat disimpulkan bahwa orang yang membenci saudaranya adalah orang yang yang hidup dalam kegelapan, kesesatan, mata rohaninya buta, hidup dalam maut, pembunuh, pendusta, tidak ada terang, akan mengalami kematian dll
Pesan Tuhan bagi kita ditahun 2019 ini adalah:
- Hidup menurut Firman Tuhan, sebab kita akan menerima damai sejahtera dan hidup berbahagia selama-lamanya (Yes 48:18)
- Banyak berdoa memuji dan menyembah Tuhan siang dan malam
(Kej 5:24) Ini berbicara tentang keintiman dengan Tuhan seperti Henokh yang hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah (Kej 5:24)
Jika kita intim dengan Tuhan, maka kita akan diangkat oleh Tuhan.
- Hanya berharap atau mengandalkan Tuhan bukan kepada manusia
(Maz 37:24) jika kita mengandalkan Tuhan, maka kita akan mendapatkan kekuatan yang baru, dan saat kita jatuh, tidak akan tergeletak sebab Tuhanlah yang menopang tangan kita.
Tuhan mau agar kita taat akan firman Tuhan sehingga kita memperoleh berkat Tuhan yang berlimpah-limpah dengan cara memuliakan TUHAN dengan harta dan dengan hasil pertama dari segala penghasilan kita (Ams 3:9-10).
Jadi kita harus melakukan kehendak Tuhan dijaman sekarang ini.
Diakhir zaman ini yaitu di zaman Pentakosta ketiga, akan muncul generasi Yeremia yaitu sebuah generasi anak anak muda yang sungguh sungguh mencintai Tuhan, yang akan hidup sesuai firman Tuhan dan akan menyatakan firman Tuhan dengan berani, walaupun harus membayar dengan harga yang mahal. Mereka akan dipakai oleh Tuhan dan akan menyatakan kemuliaan Tuhan bagi semua orang…..amin.
Oleh Pdt.Ir. Niko Nyotorahardjo
