[KHOTBAH] THE POWER OF PENTECOST, 09 Juni 2019

THE POWER OF PENTECOST

Kisah para Rasul 2:1-13

“Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing”

Dalam Alkitab, dituliskan bahwa setelah sepuluh hari Tuhan Yesus naik kesorga, maka terjadi pencurahan Roh kudus diloteng atas Yerusalem. Dan hari ini kita juga sedang merayakan hari Pentakosta.

Ada beberapa hal yang akan kita pelajari tentang Pentakosta yaitu:

  1. Pentakosta berasal dari bahasa Ibrani yaitu “Pen-tay-kos-tay” yang artinya hari ke lima puluh. Yaitu hari kelima puluh sejak kebangkitan Tuhan Yesus Kristus atau juga disebut hari raya Paskah.
  2. Dalam Perjanjian Lama

– Hari raya menuai (Kel 23:16) “Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang”

– Hari raya buah Bungaran

Yeh 44:30 buah sulung untuk imam

Kol 1:15 “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan”

Tuhan Yesus adalah yang sulung oleh karena itu harus dikorbankan.

– Hari raya tujuh minggu (Kel 34:22)

– Hari raya penuaian gandum

– Hari raya korban sajian atau korban sukarela (Imamat 23:15-16 ; Ulangan 16:10)

– The fiftieth day yaitu hari kelima puluh sejak mereka keluar dari Mesir.

Banyak hal yang mereka alami saat mereka keluar dari Mesir yaitu:

– Dituntun oleh tiang awan dan tiang api (Kel 13:21)

– Dikejar Firaun (Kel 14:11)

– Berjalan melewati laut Teberau (Kel 14:22)

– Air pahit di Mara berubah jadi manis (Kel 15:2)

– Berkat burung puyuh (Kel 16:12)

– Manna diberikan bagi mereka (Kel 16:31)

– Di Rafidim, Tuhan memberi mereka minum

– Berperang melawan orang Amalek (Kel 17:13)

  1. Dalam Perjanjian Baru

Peristiwa diloteng atas Yerusalem yaitu:

  1. Berkumpul 120 murid

– Padahal seharusnya ada 500 orang yang menyaksikan kebangkitan Tuhan Yesus (I Kor 15:6)

– 380 orang  tidak hadir…entah kemana mereka.

– Petrus berkotbah dan 3000 orang menjadi percaya dan dibaptis, mengapa ? sebab ada 120 orang berdoa dan mengalami pencurahan Roh Kudus dalam hidup mereka

– Siapakah yang mendapat upah dari Tuhan? Bukan hanya Petrus, tapi 119 orang juga.

  1. Roh kudus turun

– Terdengarlah suara seperti tiupan angin keras, yaitu manifestasi Roh Kudus.

– Tampaklah lidah-lidah api yang hinggap diatas kepala mereka

  1. Penuhlah mereka dengan Roh Kudus

Ini yang disebut juga dengan baptisan Roh Kudus.

  1. Mereka mulai berkata kata dalam bahasa lain seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka. Tanda awal baptisan Roh Kudus adalah dengan berkata-kata dalam bahasa roh.

Namun bahasa roh itu dimengerti oleh orang Yahudi dari bangsa bangsa lain (Kisah 2:7-8) “Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: “Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?

Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita”

Baptisan Roh Kudus seperti ini juga terjadi pada Kornelius dan orang-orang yang berada dirumahnya (Kisah 10:44-46 ; Kisah 19:5-7) “Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang, dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga”

  1. Lambang Roh Kudus adalah:

– Merpati berarti ketulusan hati, penuh dengan belas kasihan.

– Minyak berarti pengurapan yang baru

– Angin yang tidak kelihatan namun dampaknya sangat dahsyat

– Hujan berarti berkat, kesejukan dan kehidupan

– Air berarti yang mengalir dan memberi kehidupan, memberi kelegaan

– Api itu membakar dan menghanguskan segala yang jahat dari hidup kita

  1. Baptisan Roh Kudus

Apa dampak baptisan Roh Kudus?

Perubahan perilaku, seperti jemaat mula-mula (Kisah 2:42-47) mereka dulu ketakutan, tapi sekarang mereka berani dan mati-matian dengan Tuhan. Pola hidup mereka berubah dengan cara bertekun dalam pengajaran firman Tuhan. Mereka giat dalam persekutuan doa sehingga banyak mujisat terjadi karena mereka bersatu hati (unity), mereka murah hati dengan membagikan apa yang ada pada mereka,  berkumpul di rumah Tuhan dan sesama, suka memuji Tuhan, disukai banyak orang, dan memenangkan jiwa. Dampak kegerakan Roh Kudus yang luar biasa adalah Injil keselamatan diberitakan sampai keujung bumi dan banyak orang yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus….amin

Oleh :  Pdt. Honny Supit Sirapanji M.Th.