[Khotbah] Super Family (2) , Minggu 22 Juli 2018

S U P E R   F A M I L Y (2)

Kejadian 25:19-26

“Dan Ishak berumur empat puluh tahun, ketika Ribka, anak Betuel, orang Aram dari Padan-Aram, saudara perempuan Laban orang Aram itu, diambilnya menjadi isterinya”

 

Ishak mengambil Ribka menjadi isterinya pada saat dia berumur 40 tahun. Namun setelah mereka menikah, ternyata Ribka mandul selama 20 tahun, dan Ishak berdoa kepada Tuhan sehingga Tuhan menjawab doa Ishak dan akhirnya Ribka mengandung dan melahirkan dua orang anak kembar yaitu Esau dan Yakub. Hal ini seperti yang terjadi pada Yabes yang hidup dalam kesakitan, namun dia berdoa kepada Tuhan dan Tuhan mendengar dan menjawab doanya.

Setelah keluarga Ishak mendapatkan Esau dan Yakub maka ada beberapa hal yang tidak rohani yang terjadi dalam keluarga Ishak yaitu :

– Adanya pilih kasih karena Ribka lebih mengasihi Yakub sedangkan Ishak lebih mengasihi Esau.

– Keduanya tumbuh dengan karakter yang buruk

– Komunikasi mereka sangat buruk

– Hubungan mereka sangat jauh karena saat Esau lapar dan minta makan, Yakub memberikannya namun dengan meminta imbalan yaitu hak kesulungan Esau (Kej 25:30-31). Hal ini membuat Esau merasa ditipu oleh Yakub sehingga Esau mau membunuhnya (Kej 25:41)

Keluarga adalah anugerah Tuhan, karena keluarga adalah tempat untuk membangun Kerajaan imamat sesuai firman Tuhan.

Hal-hal besar yang dapat dilakukan dalam keluarga seperti :

– Tempat lahirnya iman kristen, membangun iman kita bersama dengan keluarga kita.

– Firman Tuhan dibagikan dan dilakukan antar sesama anggota keluarga.

– Etika kristen dipraktekkan.

– Nilai-nilai kerajaan Allah menjadi pedoman keluarga kita.

– Perjuangan hidup karena masalah dan pergumulan hidup.

Dalam kisah ini kita akan belajar tentang anak-anak Ishak yaitu Esau.

Karakter Esau yang dapat kita pelajari yaitu:

  1.         Single Figther (Kej 25:27)

Esau adalah seorang anak yang mandiri, yang suka berada dipadang dan sulit bekerja sama dengan orang lain.

Dalam sebuah keluarga, kita harus memiliki hubungan antar anggota keluarga, jangan menjadi orang yang merasa diri mampu dan tidak membutuhkan orang lain. Seorang anak kecil dapat berbicara karena mereka mendengar dari orang yang ada dalam rumah. Seseorang dapat mengerjakan sesuatu karena mereka belajar di rumah maupun dilingkungannya. Seseorang bisa bertahan hidup karena ada orang lain yang menjadi penolong bagi kita.

Oleh karena itu janganlah menjadi seorang “single fighter”. Di GBI Menorah, kita mempunyai “Cool” (Community of Love) yaitu sebuah komunitas rohani yang akan menjadi berkat bagi orang lain. Cool ini akan berganti nama menjadi “Home” (House of Menorah) yaitu sebuah komunitas dalam sebuah rumah, dimana para anggotanya dapat saling memperhatikan.

Ada 7 hal yang harus dilakukan dalam sebuah keluarga yaitu:

– Utamakan hal rohani yaitu hubungan kita dengan Tuhan sehingga kita

akan menjadi keluarga yang takut akan Tuhan, yang mampu menghadapi

semua badai dan masalah hidup ini.

– Bekerjalah dan  jangan menjadi pemalas,  sebab Alkitab berkata bahwa

orang yang tidak bekerja jangan makan.

– Berbicaralah, bangunlah komunikasi dengan cara bercakap-cakap antara

sesama anggota keluarga.

– Bermainlah, saling bergurau sehingga hidup ini tidak membuat kita stres.

– Tutupilah kekurangan/kelemahan sesama anggota keluarga kita.

– Kembangkanlah potensi yang ada.

– Tatalah keindahan dan kenyamanan rumah kita.

  1.         Memandang rendah hak kesulungan (Kej 25:34)

Apakah arti hak kesulungan?

– Hak keimaman dalam keluarga

– Hak otoritas dalam kepemimpinan

– Hak warisan ganda dari orang tua

Esau lebih memilih kenikmatan sesaat daripada berkat kesulungan yang bernilai abadi.

Kita harus berhati-hati dengan kenikmatan sesaat yang akan membawa kita kedalam dosa dan kematian.

  1.         Mengandalkan diri sendiri (Kej 25:32)

Esau berpikir bahwa tanpa hak kesulungan itu, dia mampu untuk menjalani hidup ini dan memperoleh keberhasilan dan berkat Tuhan. Esau berpikir bahwa dia adalah seorang pemburu yang dapat menghidupi dirinya dengan berburu. Hal ini juga yang terjadi pada :

– Anak bungsu yang meminta warisan kepada bapaknya dan meninggalkan

rumah bapanya (Luk 15:13)

– Seorang anak muda yang kaya yang melakukan Taurat tapi dia tidak

yakin akan keselamatannya. Dia kemudian kecewa dan meninggalkan

Tuhan saat diminta untuk menjual hartanya dan membagikannya kepada

orang miskin (Luk 18:23).

– Para pedagang dan penukar uang yang ada di Bait Allah, yang lebih cinta

kepada uang  dari pada kepada Tuhan sehingga mereka disebut

penyamun.Talenta, kekuatan, kepandaian bahkan harta tidak ada guna

nya tanpa Tuhan, dan bergantunglah dan percayalah kepada Tuhan.

  1.         Egois (Kej 27:42)

Esau dendam kepada Yakub karena merasa tertipu, padahal dia sudah berjanji untuk melepaskan hak kesulungannya. Semua itu disebabkan karena akarnya yaitu egois sebab kepentingannya terampas oleh Yakub.

  1.         Esau dalam bhs Inggris “Rough” 

artinya rumput yang tinggi yang tidak berbuah, menusuk dan menyayat. Esau adalah seorang yang tidak memiliki buah dalam hidupnya.

 

Oleh karena itu sebagai orang tua, kita harus mendidik anak-anak kita untuk menjadi orang yang takut akan Tuhan dan mengasihi Tuhan….amin.

 

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th