[KHOTBAH] ROAD TO HEAVEN, 26 MEI 2019

ROAD  TO  HEAVEN

Urutan peristiwa yang tercatat dalam Alkitab adalah: Dosa pertama ditaman Eden, Adam dan Hawa diusir, manusia dikuasai dosa, kebinasaan, Tuhan mencari, mengutus hakim/nabi/rasul/hambaNya, Tuhan Yesus lahir, mencari yang hilang (Luk 19:10), kerajaan Allah diperkenalkan, Yesus disalib dan dikuburkan, bangkit dari maut, naik kesorga dalam kemuliaan dan Roh Kudus dicurahkan dan akan datang pada kali yang kedua.

 

Karya Kristus dalam dunia ini:

  1.          Datang dalam kesederhanaan.

Tuhan Yesus adalah Anak Allah yang Mahatinggi, namun mau mengosongkan diriNya, dan menjadi sama dengan manusia (be Zero)

Fil 2:6 “yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan”

Apakah maknanya bagi kita?

  1. Kita yang hina dipermuliakan.

Fil 3:21 “yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya”

Dengan kematian dan kebangkitanNya, maka hidup kita diubahkan dengan tubuh kemuliaan.

Pelajaran tentang kemuliaan:

– Tubuh kemuliaan bukan merupakan urusan dengan daging kita, sebab yang utama adalah hidup kerohanian yang berubah. Sebab daging dan darah tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah (I kor 15:50).

– Tubuh kemuliaan bukan terjadi pada saat sekarang ini, sebab kita sedang menunggu waktu pengangkatan terjadi dan pada saat itulah tubuh kita akan diubah menjadi tubuh kemuliaan.

I Kor 15:51 “Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

I Tes 4:16 “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit”

  1. Kita yang miskin menjadi kaya

II Kor 8:9 “Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya”

Kaya dalam hal apa? Maksudnya adalah bukan sekedar kaya akan harta. Seperti kisah Ishak dan Ismael.

Bagaimanakah dengan keadaan mereka?

+ Ishak diberkati dan jadi sangat kaya (Kej 26:13)

– Ismael juga diberkati dan melahirkan 12 raja (Kej 17:20)

Tetapi:

+ Ishaklah yang menjadi anak perjanjian

– Ismael tetap disebut sebagai anak perempuan budak (Gal 4:24)

Juga kisah antara Yakub dan Esau:

+ Yakub mendapat hak kesulungan tetapi dia pergi tanpa membawa harta apapun.

– Esau yang mewarisi harta ayahnya, tapi bukan hak kesulungan. Dan akhirnya Yakublah yang menjadi bangsa Israel (Pangeran Allah) pilihan Allah, sebagai orang yang dapat langsung berhubungan dengan Allah.

Jadi apa pelajaran dari contoh diatas?

B.1. Tuhan mau kita memiliki kekayaan yaitu:

– Kaya dalam iman (Yak 2:5)

– Kaya dalam kebajikan (I Tim 6:18)

– Memperkaya banyak orang (II Kor 6:10)

– Dapat dipercaya (Luk 16:11)

– Dalam pengampunan (Mat 18:22)

B.2. Jangan cemburu pada orang fasik (Maz 73:1-28)

– Keadaan orang fasik gemuk dan segar (ayat 1-12)

– Penyesalan atas diri sendiri (ayat 13-16)

– Pengalaman dengan Tuhan sehingga membuatnya berubah (ayat 17)

– Keadaan orng fasik yaitu mengalami kebinasaan (ayat 18-19)

– inilah orang yang kaya dalam Tuhan (ayat 23-24)

Jadi kekayaan yang dikehendaki oleh Tuhan adalah:

– Memiliki kedewasaan rohani

– Mengenal Tuhan secara pribadi

– Ketaatan melakukan firman Tuhan

– Menjadi berkat bagi sesama

  1.          Kita yang bersalah dibenarkan

Rom 5:18 “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup”

Hal ini berarti bahwa kita akan terus diproses terus menerus untuk memberikan pembenaran bagi kita.

  1.          Mendemonstrasikan kebangkitanNya

(Mat 12:40) “Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.

(Kisah 1:3b) ” Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah”

 

 

Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th