[Khotbah] PERJALANAN BANGSA ISRAEL (3), 20 Oktober 2019

PERJALANAN BANGSA ISRAEL (3)
Bilangan 14:27

“Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut-sungutkan orang Israel kepada-Ku telah Kudengar”
Perjalanan orang Israel sejak mereka keluar dari tanah Mesir adalah Rameses (Bil 33:3), Sukot (Bil 33:5), Etam (Bil 33:6), Pi-Hahirot (Bil 33:7), Mara (Bil 33:8), Elim (Bil 33:9), Alus (Bil 33:12), Rafidim (Bil 33:13), Kibrot Taawa (Bil 33:16), Hazerot (Bil 33:17), Ritma (Bil 33:18-37), Zalmona (Bil 33:41)
Perjalanan orang Israel dimulai pada saat Yakub dan anak cucunya masuk ke Mesir dan tinggal di Gosyen. Setelah Yusuf mati maka akhirnya orang Israel diperbudak selama 430 tahun di Mesir. Saat mereka ditindas, maka mereka berseru-seru pada Tuhan, dan Tuhan membebaskan mereka melalui 10 tulah. Akhirnya mereka keluar dari Mesir dan berjalan dipadang gurun dituntun oleh Tuhan dengan tanda-tanda heran dan mujisat. Akhirnya mereka sampai diperbatasan tanah perjanjian dan kemudian mengutus 12 pengintai untuk mengintai tanah perjanjian.
Setelah pulang dari pengintaian, orang Israel lebih percaya pada perkataan 10 pengintai daripada Yosua dan Kaleb, sehingga mereka memberontak pada Tuhan dan Musa. Orang Israel tidak percaya pada Tuhan dan bersungut-sungut dihadapan Tuhan.
Akibatnya adalah “Di padang gurun ini bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku” (Bil 14:29)
Pelajaran dari perjalanan bangsa Israel ini adalah:
1. Yang dipanggil belum tentu dipilih
2. Yang mengalami mujisat belum tentu masuk sorga
3. Keselamatan tidak ditentukan oleh apa yang diperbuat dimasa
lalu,tapi apa yang diperbuat hari ini.
Good starting but bad ending artinya memulai sesuatu dengan baik namun mengakhirinya dengan buruk. Hal ini artinya bahwa sebuah awal tidak menentukan sebuah akhir yang baik.
Matius 24:46 “Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
Lukas 12:37 “Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka”
II Petrus 3:14 “Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia”
Mengapa ada orang kristen bisa mengawali imannya dengan baik, namun tidak dapat menyelesaikan sampai akhirnya, sehingga mengalami kebinasaan?
1. Sebab merasa telah menjadi umat pilihan
Karena merasa telah menjadi umat pilihan, maka sering melakukan perbuatan yang jahat dimata Tuhan. Beberapa ayat-ayat firman Tuhan yang dipakai untuk membenarkan perbuatan jahat mereka yaitu:
Roma 8:1 “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus”
Ayat ini sering dipakai untuk membenarkan perbuatan yang jahat, karena merasa bahwa sudah ada dalam Kristus.
Yohanes 3:18 “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah”
Yohanes 5:24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup”
Persoalannya adalah perjalanan hidup masih berlanjut dan belum berhenti sampai disini.
Ayat Alkitab yang mengajar tentang bagaimana sikap hidup yang benar bagi orang percaya antara lain :
II Kor 13:11 “usahakan lah dirimu sempurna”
Rom 11:17 “Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah”
Pelajaran dari ayat ini adalah :
– Pokok Zaitun adalah Kristus dan Dialah pemilik sehingga kita tidak
menjadi sombong karena semua yang ada pada kita adalah milik Tuhan.
– Getah adalah kehidupan dari Roh Kudus artinya Tuhanlah sumber
kehidupan bagi kita.
– Cabang Zaitun adalah Israel secara daging, namun mereka dipatahkan
karena memberontak. Orang Israel telah menolak keselamatan dalam
Tuhan Yesus, sehingga mereka juga ditolak Allah.
– Tunas liar adalah kita yang percaya pada Tuhan Yesus yaitu Israel secara rohani, namun kita juga akan dipatahkan jika kita sombong, dengan cara memandang rendah akan keselamatan yang Tuhan Yesus sudah berikan bagi kita.
2. Merasa berarti dan diperlukan Tuhan

A. Bagi orang Israel, mereka berkata “kan kita adalah bangsa pilihan Tuhan dan bangsa satu satunya”
Kel 32:10 “Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar.”
Rom 11:21a “cabang-cabang asli”
Mat 3:9 “Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!”

B. Bagi orang percaya, mereka berkata “kan kita sudah selamat”
Rom 11:21b “Ia juga tidak akan menyayangkan kamu”
Rom 11:22 “Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga”
Jadi bagaimana kita bisa hidup berarti dihadapanNya? Yaitu dengan cara hidup sesuai dengan firman Tuhan, menyenangkan hati Tuhan dengn pujian dan penyembahan bagiNya…..amin
Oleh Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th.