[Khotbah] New Heart, Minggu 10 Februari 2019
THE NEW HEART
Yehezkiel 36:26-27
Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat
Tahun 2019 adalah tahun kelahiran yang baru dan janji Tuhan bagi kita bahwa Dia akan melakukan dan memberikan sesuatu yang baru, terobosan baru, mujisat baru,hal-hal baru dalam hidup kita.
Hal itu adalah bagian Tuhan yang akan Dia lakukan bagi kita, dan bagian yang harus kita lakukan dihadapan Tuhan yaitu kita harus mengganti hati yang lama dengan hati yang baru.
Tuhan ingin melakukan dan memberikan banyak hal yang baru dalam hidup kita asalkan wadahnya yaitu hati kita diganti dengan hati yang baru, seperti kirbat baru yang siap menerima dan menampung anggur yang baru. (Mark 2:22) “Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.”
Ada beberapa hal yang menjadi ukuran bahwa kita telah memiliki hati yang baru antara lain:
- HATI YANG MURNI/SUCI (I Timotius 1:5)
“Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas”
Hati yang baru adalah hati yang suci murni, tidak ada kejahatan dan hal yang buruk dalam hati kita.Saat Paulus ada didepan sidang mahkamah agama dan orang banyak, dia berkata bahwa “aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia”.
Orang yang memiliki hati yang murni dapat dilihat oleh orang lain dan dapat menjadi saksi Kristus, bahkan disaat yang tidak baik sekalipun.
Akibat jika kita memiliki hati yang murni dan suci dihadapan Tuhan yaitu kita boleh naik kegunung kudusNya Allah (Maz 24:3-4) artinya bahwa kita diijinkan Tuhan untuk masuk kehadiratNya dan berjumpa secara pribadi dengan Tuhan. Bahkan kita akan melihat Allah dan bertemu Tuhan muka dengan muka (Mat 5:8).
- RENDAH HATI (Kisah Rasul 20:19)
“dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan”
Paulus memberikan teladan tentang kerendahan hati saat melayani Tuhan, oleh karena itu kita juga harus hidup penuh dengan kerendahan hati. Firman Tuhan banyak memberikan nasihat tentang hidup dalam kerendahan hati, dan jangan sombong. Rendah hati artinya tidak sombong, arogan, egois, suka menang sendiri, suka meremdahkan orang lain dll.
Orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan hidup sejahtera dan berkelimpahan (Maz 37:11). Orang rendah hati juga akan menerima keselamatan dari Tuhan (Maz 149:4)
- HATI YANG TULUS (Ibrani 10:22)
“Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh”
Tulus artinya jujur, ikhlas, lurus. Dalam Alkitab dikisahkan Yusuf suami Maria yang memiliki hati yang tulus, sehingga dia tidak mau mencemarkan nama isterinya (Mat 1:19). Juga Daud yang menggembalakan umat Israel dengan ketulusan hati dan kecakapan tangan (Maz 78:72).
Tuhan mau agar kita memiliki hati yang tulus dan janji Tuhan bahwa Dia akan menjadi perisai dan perlindungan bagi kita (Maz 7:11). Tuhan juga akan memberikan masa depan yang cerah bagi orang yang tulus hati ( Maz 37:37).
- HATI YANG TAAT/LEMBUT (Roma 6:17)
“Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu”
Hati yang taat adalah hati yang mau dibentuk, hati yang tidak memberontak pada Tuhan dan pada otoritas kita. Bahkan saat kita mengalami sesuatu yang buruk, kita tetap bersyukur dan tidak menyalahkan Tuhan (Maz 44:18-20).
Orang Israel saat dipadang gurun seringkali memberontak pada Tuhan dan pada Musa, sehingga mereka akhirnya tidak masuk ketanah perjanjian.
Orang yang hatinya taat pasti akan menerima balasan dari Tuhan (Ams 13:13) dan Tuhan akan meninggikan/mempromosikan kita (Fil 2:8-9).
- HATI YANG MELEKAT PADA TUHAN (Mazmur 91:14)
“Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku”
Kata “melekat” dalam bhs Inggris dipakai kata “has loved” yaitu hati yang mencintai Tuhan. Hati yang melekat pada Tuhan adalah hati yang mencintai Tuhan, tinggal dalam Tuhan, tidak pernah lepas dari Tuhan seperti ranting yang melekat pada pokok anggur (Yoh 15:4-6).
Orang yang hatinya melekat pada Tuhan akan diluputkan dari mara bahaya (Maz 91:14) dan pasti akan berbuah banyak bagi Tuhan (Yoh 15:6).
Oleh karena itu jika hari ini kita masih memiliki hati yang lama yang penuh dengan dendam, kemarahan, kepahitan, iri hati, pemberontakan, kekerasan hati, kejahatan, mari datanglah dan mintalah pada Tuhan Yesus untuk mengubah dan mengganti hati yang lama dengan hati yang baru. Karena jika kita memiliki hati yang baru, maka kita akan menerima hal-hal yang baru dari Tuhan di tahun ini…..amin.
Oleh : Pdt. Aris Andrijanto SE,MA
