[Khotbah] Merdeka dari Ketakutan, Minggu 15 April 2018
MERDEKA DARI KETAKUTAN
Yesaya 41:13
“Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”
Semua orang pernah takut dan pasti akan mengalami ketakutan sebab hal itu adalah sesuatu yang manusiawi, namun disaat kita takut, Tuhan berkata agar kita jangan takut.
Saat ditaman Getsemani, Tuhan Yesus pun mengalami ketakutan sebab Dia tahu bahwa waktunya telah tiba bagi Dia untuk disalibkan. Alkitab menuliskan bahwa saat Tuhan Yesus ketakutan, maka peluhNya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah (Luk 22:44)
Ketakutan ternyata juga dialami Yesus dalam kemanusiaanNya.
Karena Dia pernah mengalami ketakutan, maka dia mau mengingatkan pada kita bahwa jangan kita takut, karena Dia pernah juga merasakan ketakutan seperti kita. Tuhan mau agar kita hidup bebas dari ketakutan.
Kita sangat mudah dikuasai ketakutan, tapi untuk merdeka dari ketakutan, itu tidak akan mudah. Namun jika kita mengenal siapa Tuhan kita, maka kita pasti tidak akan takut. Orang yang mengenal Dia, akan percaya sungguh-sungguh pada Tuhan, sehingga tidak ada ketakutan lagi dalam hidupnya.
Yang diinginkan oleh Tuhan adalah takut akan Tuhan, yaitu kepercayaan pada Tuhan dan pengenalan akan Tuhan.
Apa yang menyebabkan kita ketakutan? Karena masalah, sakit penyakit, kekurangan, pergumulan dll.
Yesaya 66:1a Beginilah firman TUHAN: Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku?
Jika kita percaya pada Tuhan, maka kita tidak akan takut.
Mengapa banyak orang yang hidup dalam ketakutan? Karena banyak orang yang tidak mau datang pada Dia
Keluaran 3:14 Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”
Tuhan memanggil Musa untuk membebaskan bangsa Israel dari tanah perbudakan. Arti kata “Aku adalah Aku” artinya bahwa Allah ada dimasa lalu, masa sekarang dan akan datang, sehingga ini berarti bahwa kita tidak usah takut dengan apapun juga dalam hidup kita.
Apa yang Dia akan lakukan bagi kita?
1. Memberikan belas kasihanNya pada kita
Tuhan mau untuk memulihkan kehidupan kita, menyelesaikan semua permasalahan kita, menolong dan memberikan jalan keluar bagi setiap masalah hidup ini. Saat kita mengalami pergumulan, mintalah belas kasihanNya.
2. Menolong kita
Tuhan berjanji untuk memberikan pertolonganNya. Tuhan akan memberikan pertolonganNya yang tanpa batas, Dia mampu dan mau melakukan banyak hal yang tidak masuk akal, percayalah bahwa mujisat yang tidak masuk akal pasti terjadi bagi kita.
3. Mengikat janji dengan kita
Jika manusia yang berjanji maka sering diingkari. Namun jika Tuhan yang berjanji, maka Dia akan melakukanNya sebab Dia mengikatkan diriNya dengan janji. Bilangan 23:19 “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya”
4. Menyelesaikan masalah kita.
Tuhan mau untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi. Mungkin hari ini kita sedang mengalami masalah dalam kesehatan, hubungan dalam keluarga, masalah keuangan, pekerjaan, bisnis, studi dll. Percayalah pada Tuhan karena Dia mau dan mampu menyelesaikan masalah kita.
Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”
Kata “harap” dalam bahasa Yunani adalah “el pid zo” artinya percaya pada Tuhan satu kali lagi, berharap pada Tuhan satu kali lagi, menantikan Tuhan satu kali lagi. Hal ini berarti bahwa kita tidak punya alasan lagi untuk ketakutan menghadapi hidup ini, karena Dia adalah sumber pertolongan kita…..amin.
Oleh Pdt Harry Rumerung
