[KHOTBAH] DOA DAN PUASA, 16 Juni 2019

DOA DAN PUASA

 

Sebagai orang percaya, kita harus berdoa dan berpuasa, karena itu baik buat orang percaya. Doa dan puasa bukan hanya menahan nafsu makan dan keinginan untuk minum, tapi doa puasa adalah menguasai diri kita dan menekan keinginan daging kita supaya dapat lebih fokus kepada Tuhan. Banyak hal yang membuat kita tidak fokus pada Tuhan seperti kesibukan, masalah, rutinitas dll sehingga kita harus mengambil doa puasa.

Saat kita berdoa puasa, kita harus memfokuskan diri pada Tuhan, bukan pada keadaan sekeliling kita. Dengan berdoa dan puasa, kita sedang mengundang kuasa dan hadirat Tuhan turun atas hidup kita. Oleh karena itu kita harus memiliki rasa haus dan lapar akan Tuhan sehingga Dia akan datang dengan kuasa kemuliaanNya.

Orang kristen yang memiliki kehidupan doa puasa yang semakin meningkat, akan mengalami mujisat Tuhan yang luarbiasa namun bagi orang yang doa puasanya semakin menurun, akan mengakibatkan kemunduran dalam kehidupan jasmani dan rohani.

Ada beberapa jenis doa puasa:

– Puasa setengah hari

– Puasa 1  hari

– Puasa 3 hari

– Puasa 21 hari

– Puasa 40 hari

– Puasa 50 hari

Apa akibat doa dan puasa?

  1.          Mengalami terobosan dalam hidup kita

(Matius 17:14-21) “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa”

Dalam hidup ini, ada roh-roh jahat yang hanya dapat diusir dengan doa puasa. Bukan hanya itu saja, namun ada masalah dan pergumulan hidup yang dapat diselesaikan hanya dengan doa puasa. Doa puasa akan mendatangkan terobosan dalam hidup kita. Oleh karena itu kita harus membayar harga untuk mengalami pemulihan, pembebasan, pertolongan, terobosan Tuhan lewat doa puasa.

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil bagi yang percaya dan berdoa puasa.

  1.          Mengalahkan serangan setan dalam hidup kita

(II Taw 20:1-27) “Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa”

Saat kerajaan Yehuda dikepung dan diserang oleh musuh, maka Yosafat raja Yehuda menyerukan untuk berpuasa dan berdoa pada Allah.

Dan saat mereka berdoa dan berpuasa, maka orang Yehuda mendapat jawaban dari Tuhan dan mendapatkan strategi untuk melawan dan mengalahkan musuh mereka.

Doa puasa adalah alat yang dari Tuhan untuk dipakai oleh kita untuk mengalahkan serangan setan dan roh jahat.

Kita dapat mengalahkan segala intimidasi roh jahat dengan doa puasa.

Saat kita berdoa puasa maka Tuhan akan memberikan pencerahan pada kita tentang apa yang harus kita lakukan.

  1.          Mendatangkan hujan pertobatan

(Kisah rasul 2:42) “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa”

Setelah peristiwa Pentakosta, maka banyak terjadi penganiayaan kepada orang percaya, namun mereka bertekun dan sehati serta berdoa dan berpuasa. Akibat doa dan puasa, maka Saulus seorang pembunuh dan penganiaya jemaat dijamah oleh Tuhan sehingga dia bertobat dan akhirnya dipakai oleh Tuhan. Karena doa dan puasa maka banyak orang Yahudi yang  percaya kepada Tuhan Yesus. Karena doa dan puasa maka Injil diberitakan diseluruh dunia dengan penuh kuasa.

Jika kita ingin mengalami penuaian jiwa-jiwa, marilah kita berdoa dan berpuasa sehingga pertobatan terjadi bagi orang yang belum percaya.

Bagaimana cara untuk bisa berdoa puasa?

-Minta pada Tuhan supaya kita dapat kemampuan untuk menyangkal diri dan fokus pada Tuhan dalam doa puasa.

-Memuji dan menyembah Tuhan

-Doa sepanjang hari

-Membaca, merenungkan dan mendeklarasikan firman Tuhan

-Saat buka puasa minum sedikit air, makan yang makanan yang tidak keras  dan setelah itu makan seperti biasa.

-Miliki keyakinan yang kokoh untuk bisa berpuasa…..amin

 

Oleh Ev Telly Tjanggulung