[KHOTBAH] AMANAT AGUNG, 11 agustus 2019
AMANAT AGUNG
Sebelum Tuhan Yesus naik kesorga, maka Dia memberikan sebuah perintah yang sangat penting bagi orang percaya, yang disebut dengan Amanat Agung. Dalam Alkitab dituliskan tentang Amanat Agung yaitu:
- Matius 28:19-20
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Tuhan Yesus memberikan Amanat Agung untuk memberitakan Injil Kerajaan Sorga.
Untuk mengemban Amanat Agung Tuhan Yesus maka kita harus menjadi murid Tuhan. Seorang murid harus meneladani gurunya. Tuhan Yesus telah mmeberikan teladan dengan cara pergi memberitakan Injil dan hal ini merupakan tindakan proaktif. Dalam Lukas 6:40 “Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya”
Setelah kita menjadi murid Tuhan, maka kita harus proaktiv untuk meneladankan diri kita pada orang lain.
Janji Tuhan bahwa Dia akan menyertai kita sampai kepada akhir zaman, dan itu adalah jaminan Tuhan atas segala sesuatu bagi kita yang percaya.
- Markus 16:15
“Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”
Tuhan Yesus mau agar kita menceritakan, memberitakan tentang Injil Keselamatan kepada semua orang.
Jadi mempraktekkan Amanat Agung adalah:
- Proaktiv meneladankan karakter Kristus
- Ceritakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat
Jika kita merasa belum mampu menjadi teladan, maka pelajarilah nasihat Paulus bagi Timotius dalam I Tim 4:12 “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu”
Dalam Aliktab ada beberapa orang yang dipakai Tuhan untuk memberitakan Injil yaitu:
- Zakheus (Luk 19:1-4)
“Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya”
Zakheus adalah orang yang jahat, seorang kepala pemungut cukai, seorang pemeras yang sangat dibenci oleh rakyat.
Apa yang dilakukan oleh Zakhesus?
– Berusaha melihat
– Berlari mendahului
– Memanjat pohon Ara
Zakheus bertekun dan pantang menyerah untuk melihat dan berjumpa dengan Tuhan Yesus.
- Perempuan Samaria (Yoh 4:5-7)
“Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.”
Perempuan Samaria ini adalah orang yang hina dan dikucilkan oleh semua orang.
Perempuan itu bertanya tentang “siapa penyembah Tuhan yang benar” (ayat 20-21)
Tuhan Yesus menjawab bahwa bukan sekedar masalah arah atau tempat….tapi seorang harus penuh dengan Roh Kudus dan mengalami pembenaran (ayat 23-24)
Kerinduan perempuan Samaria ini untuk menjadi penyembah yang benar.
Akibatnya perjumpaannya dengan Tuhan Yesus maka seluruh kota Sikhar menjadi percaya pada Yesus karena perkataan perempuan Samaria itu.
- Petrus dan Yohanes (Kisah 4:1-4)
“Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki”
Petrus dan Yohanes adalah orang biasa yang bodoh dan tidak berpendidikan.
Siapakah mereka?
– Nelayan (Mat 4:18-22)
– Orang biasa yang tidak terpelajar (ayat 13-14)
– Pelaku mujisat yang tidak dapat disangkal (ayat 16)
Mereka menyelesaikan Amanat Agung dalam kepenuhan dan pengurapan Roh kudus.
Kita harus menyelesaikan Amanat Agung dengan pengurapan Roh Kudus (Kisah 1:8) “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Untuk menyelesaikan Amanat Agung diperlukan pengurapan dan kuasa Roh Kudus atas hidup kita.
Marilah kita melakukan Amanat Agung Tuhan Yesus, sehingga semua orang dibumi ini mendengar, percaya dan menyembah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat….amin
Oleh Pdt Philipus Yuwono M.Th
