[COOL] Kuat Mengatasi Kegagalan, Rabu 23 Mei 2018

KUAT MENGATASI KEGAGALAN

Referensi: Efesus 6:10 <1>

PENDAHULUAN

Orang yang kuat adalah orang yang mampu mengatasi kegagalan. Selama kita hidup, tentu kita banyak mengalami tantangan dan kalau tidak berhati-hati, maka kita bisa jatuh dan mengalami kegagalan. Namun, apakah yang akan kita lakukan bilamana mengalami kegagalan? Apakah kita akan semakin terperosok? Ataukah kita akan segera bangkit dari kegagalan itu? Kalau kita memperhatikan tokoh-tokoh besar dalam Alkitab, mereka adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan. Adam pernah gagal, Abraham pernah gagal, Musa pernah gagal, dan Petrus pun pernah gagal, bahkan ia menyangkali Yesus sampai tiga kali. Namun, mereka adalah orang-orang yang tidak terbenam dalam kegagalan. Mereka bangkit dari kekalahannya dan meraih kemenangan yang berasal dari Tuhan.

URAIAN

Agar kita dapat mengatasi kegagalan dan menjadi kuat, lakukanlah hal-hal berikut:

  1. Menyerahkan sepenuhnya hidup kita pada Tuhan.
  • Allah bisa membarui / memperbaiki hidup kita (Yer.18:4) <2>.
  • Allah kita seumpama tukang periuk yang tidak akan membuang bejana yang rusak, melainkan mengolahnya kembali untuk menjadikannya bejana yang baik, sesuai pandangannya.
  • Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.
  • Di Tahun Permulaan Yang Baru, Tuhan sanggup mengubahkan hidup kita menjadi baru sesuai rencanaNya.
  1. Percaya sepenuhnya pada kuasa Tuhan.
  • Percayalah bahwa Dia adalah Allah Imanuel, yang beserta kita selamanya (Mat.28:20b) <3>.
  • Percayalah bahwa Allah bekerja dalam segala situasi hidup kita (termasuk berbagai masalah), untuk mendatangkan hal-hal baik atas kita (Rom.8:28) <4>.
  • Percayalah bahwa Allah sanggup melakukan segala hal dan tidak ada rencanaNya yang gagal (Ayb.42:2) <5>.

SHARING

“Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut berdasarkan pengalaman hidup saudara.”

“Bagaimana umumnya reaksi kita saat mengalami kegagalan? Apa yang kita lakukan di saat seperti itu? Apakah pelajaran yang bisa kita ambil dari kegagalan kita?”

PENUTUP

Tahun 2018 adalah Tahun Permulaan Yang Baru. Kita sedang berada di Musim Yang Baru. Jika kita pernah mengalami kegagalan atau bahkan hari-hari ini kita sedang mengalaminya, janganlah kita tenggelam dalam kekecewaan, namun bangkitlah! Karena kita punya Tuhan yang sanggup membuat sesuatu yang baru. Ada jalan yang baru. Ada berkat yang baru. Karena Dia adalah Pintu di Tahun Permulaan Yang Baru ini (Yes.43:18-19).