[COOL] JADI GARAM DUNIA, Selasa 14 Mei 2019
JADI GARAM DUNIA
Ref: Matius 5:13-16
PENDAHULUAN
Sebagai orang-orang percaya, kita harus ”tampil beda” dengan orang-orang dunia. Tampil beda ini bermakna menampilkan perbuatan baik sehingga orang-orang akan memuliakan Allah. Sebagai ”garam dunia”, kita harus dapat mempengaruhi / berdampak / menjadi berkat bagi dunia. Jika garam tidak lagi asin, untuk apakah lagi gunanya selain dibuang. Tidak ada gunanya kita banyak harta atau berkedudukan / pangkat tinggi atau berstatus pelayan Tuhan, jika sudah tidak lagi menjadi ”asin”.
URAIAN
Langkah-langkah menjadi garam dunia:
1. Sadari bahwa kita adalah manusia ciptaan baru (2Kor.5:17).
Manusia baru akan berkata selayaknya manusia baru, bertindak sesuai manusia baru, dan berpikir sebagaimanusia baru; sehingga setiap hari kita akan terus dibarui dan menjadi semakin serupa dengan gambarNya.
2. Miliki sikap takut akan Allah (Ayb.1:8).
Allah melihat sampai ke dalam hati. Banyak orang yang di mata sesama manusia nampaknya benar, jujur, takut Allah, dan menjauhi kejahatan; tapi apakah mereka memang demikian di mata Allah? Orang yang takut akan Allah pasti hidupnya menjauhi segala dosa dan pasti hidupnya benar di hadapan Allah.
3. Perhatikan dan lakukan perintah Allah (1Yoh.5:2).
Kita terbiasa untuk melakukan apa yang bisa kita lakukan, namun yang sesuai kehendak Allah adalah jika kita melakukan apa yang Tuhan perintahkan, sekalipun perintahNya tidak masuk akal / berat (contohnya Abraham saat diminta mempersembahkan anak satu-satunya). Kita harus mengerti bahwa Tuhan tidak pernah merencanakan yang jahat buat anak-anakNya. Bukti jika kita mengasihi Tuhan adalah ketika kita melakukan segala perintahNya.
SHARING
Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut menurut pengalaman hidup saudara.”
Khusus: “Sudahkan kita jadi garam (dan terang dunia)? Hal-hal apa yang selama ini sudah saudara lakukan sebagai ‘garam & terang dunia’?”
PENUTUP
Jangan sampai saat Tuhan Yesus datang kelak, Dia berkata seperti ini kepada kita:Engkau tidak beri Aku makan saat Aku lapar, engkau tidak beri Aku minum saat Akuhaus, dan engkau tidak beri Aku pakaian saat Aku telanjang. Jadi garam dan terangdunia itu artinya memperhatikan orang-orang yang lemah dan miskin. Jadi garam danterang dunia itu artinya jadi saksi Tuhan.
