[COOL] Hati Yang Taat, Rabu 13 Maret 2019
HATI YANG TAAT
Ref: Yehezkiel 36:26-27
PENDAHULUAN
Ayat referensi di atas adalah ayat kunci khususnya dalam kita menjalani tahun ini. Sesuai ayat emas tersebut ada kata hati ditulis tiga kali, sehingga kita bisa memahami bahwa Tuhan akan banyak berurusan dengan hati kita. Tahun Kelahiran Yang Baru berawal dari hati yang baru. Hati yang baru berbicara tentang hati yang taat. Tanda orang yang memiliki hati yang baru adalah memiliki ketaatan.
URAIAN
Bagaimana supaya kita bisa hidup dalam ketaatan?
- Kita harus mau dibentuk untuk dapat mengalami perubahan.
- Dalam terjemahan lain, “hati yang taat” dituliskan dalam arti “hati yang lembut”.
- Ini menggambarkan hati yang mudah dibentuk. Tidak berkeras hati (Rom.2:5).
- Kita harus penuh dengan Roh Kudus.
- Taat (=basar; kulit khatan) = Sunat hati.
- Sunat artinya ada bagian yang dibuang / dipotong dan itu sakit. Bagian tersebut berbicara tentang kedagingan.
- Tuhan mau kita tinggalkan kedagingan dan hidup dalam Roh (Gal.5:22-23).
- Orang yang mau hidup taat, perlu kuasa Roh Kudus, karena hidup dalam kedagingan tidak dapat membuat kita taat pada Tuhan.
- Kita harus andalkan iman pada Tuhan.
- Teladani ketaatan Abraham (Ibr.11:8). Dia adalah Bapa Orang Percaya.
- Karena imannya pada Tuhanlah yang membuat ia bisa taat.
SHARING
Umum: “Berdasarkan uraian di atas, ceritakan / diskusikan salah satu atau seluruh hal tersebut menurut pengalaman hidup saudara.”
Khusus: “Kesulitan apa yang kita alami untuk bisa taat pada Tuhan? Bagaimana cara mengatasinya?”
PENUTUP
Tahun Kelahiran Yang Baru mengandung berkat bagi orang yang hatinya mau taat. Bagi yang melakukan “sunat hati”, maka ia akan masuk dalam BaitNya (Yeh.44:9) dan di dalam Bait Tuhan ada berkat dan kebaikan demi kebaikan (Mzm.65:5).
