[Khotbah] PRINSIP DALAM MELAYANI TUHAN, 22 September 2019

PRINSIP DALAM MELAYANI TUHAN
Lukas 10:38-42

“Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya”

Melalui firman Tuhan ini kita dapat belajar tentang prinsip dalam melayani Tuhan Yesus yaitu:
1. Prinsip pelayanan Marta
Ada beberapa hal yang dilakukan oleh Marta antara lain:
A. Marta lah yang membuka pintu untuk menerima Yesus (ayat 38)
Banyak orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan, namun hanya membuka pintu hatinya dan tidak mau membuka pintu rumahnya untuk Tuhan. (Kisah 10:1-2) Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.
Kornelius membuka pintu rumahnya untuk Tuhan (ayat 24) “Dan pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius sedang menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul.
Seperti Marta dan Kornelius yang membuka pintu rumahnya untuk Tuhan Yesus, demikian juga dengan kita. Cool adalah sarana dimana kita dapat membuka pintu rumah kita untuk Tuhan, saudara, teman agar firman Tuhan dapat diberitakan. Akibatnya bagi Kornelius adalah terjadi pertobatan, baptisan, keselamatan dan kepenuhan Roh Kudus.
B. Marta sibuk melayani (ayat 40)
Kesibukan Marta menunjukkan tentang kesungguhan hati dan sepenuh hati menerima Tuhan Yesus dan melayani Tuhan Yesus dan sesama.
Jangan jadi pengangguran dalam rumah Tuhan, mari kita melakukan banyak hal untuk melayani Tuhan dan sesama.
C. Marta mengorbankan sesuatu sampai menyusahkan dirinya (ayat 41)
Hal ini memperlihatkan bagaimana sikap Marta yang melakukan banyak perkara bahkan rela berkorban sampai menyusahkan dirinya sendiri.
Seringkali pelayanan pada Tuhan dan sesama harus dengan membayar harga dan mengirbankan banyak hal.
2. Prinsip pelayanan Maria
A. Duduk dekat kaki Tuhan (ayat 39)
Hal ini berarti bahwa Maria layak dihadapan Tuhan (Lukas 10:39).
(Ulangan 33:3) Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus–di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu.
Kita harus dilayakkan sebelum melayani Tuhan Yesus.
B. Datang pada Tuhan (ayat 39)
Artinya bahwa Maria memenuhi panggilan imannya.
Hanya orang yang butuh Tuhan yang duduk didekat kaki Tuhan.
Seperti ishak yang memanggil Yakub (Kej 27:26) “Berkatalah Ishak, ayahnya, kepadanya: “Datanglah dekat-dekat dan ciumlah aku, anakku.”
Saat kita datang pada Tuhan Yesus maka akan ada berkat yang diberikan.
Seperti Elia memanggil Israel datang mendekat. “Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: “Datanglah dekat kepadaku!” Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu” (I Raja 18:30)
C. Terus mendengarkan perkataanNya (ayat 39)
Maria terus mendengar apa yang dikatakan Tuhan Yesus, hal ini menunjukkan sikap hati Maria yang:
– Memiliki kerinduan yang besar
– Tidak pernah puas, selalu ingin lebih lagi “Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku” (Ams 8:34)
– Supaya iman jadi kuat, dengan jalan mendengarkan firman Tuhan. Kita harus penuh dengan firman Tuhan.
D. Memilih bagian yang terbaik (ayat 42)
3. Prinsip pelayanan Lazarus
(Yoh 12:9-11)
A. Pelayanan yang berdampak (ayat 9)
B. Kesaksian yang mengandung resiko (ayat 10)
C. Memenangkan jiwa (ayat 11)
D. Mempermuliakan nama Tuhan
Bagaimanakah sikap kita dalam melayani Tuhan Yesus?
A. Bukan untuk kepentingan diri sendiri
B. Bukan untuk kesenangan atau hobbi
C. Tidak untuk menghitung untung ruginya
D. Fokus pada nama Tuhan Yesus
E. Menyenangkan hati Tuhan Yesus
F. Bertujuan untuk pengembangan pekerjaan Tuhan…..amin
Oleh. Pdt Honny Supit Sirapanji M.Th